Pengumpan RSS

Ayo, buruan cepat turun

Posted on

Nggak sengaja lagi blogwalking aku ketemu blognya seorang expatriate yang tinggal di negara kita. Biasalah selain puja-puji dia juga menemukan kebiasaan kita dan orang Asia umumnya yang mungkin tidak kita sadari.

Katanya, orang Asia suka duluan ambil koper untuk menghemat waktu sewaktu pesawat terbang belum berhenti sempurna. Ayo, nyadar nggak seeehhh, pernah seperti itu nggak?. Kuingat-ingat memang iya , bahkan sebelum tanda “fasten your seatbelt” mati, rata-rata semua pada berebutan berdiri mengambil barang masing-masing.

Kejadian itu cuma di pesawat terbang ya?

Bukannya aku suka mencela bangsa sendiri, tetapi aku coba mengamati di angkutan umum lainnya, untuk membuktikan pengamatan beliau. Kalau mau turun bis kota atau metromini di halte biasanya memang kita harus siap-siap berdiri sebelum halte tujuan, itu biasa. Tetapi kalau turun di halte terakhir atau terminal sama saja kejadiannya seperti di pesawat terbang, padahal kan sudah tidak buru-buru. Semua rebutan mau menjadi yang pertama turun, yang masih tenang duduk di kursinya malahan yang dilihatin orang. Orang yang berlaku tidak seperti kebanyakan orang malah jadi terlihat aneh. Naik busway yang agak lebih tertib ternyata sama . Coba sabar saja sedikit, perbedaan waktunya paling-paling cuma beberapa menit.

Nah, anda termasuk kategori yang mana?

»

  1. yg mau cepet2 ambil tas dr bagasi cabin di pesawat kyknya sifat semua bangsa deh.. ;)

    Balas
  2. Lebih Cepat Lebih Baik….

    Balas
  3. kalo lagi nyadar sih mba, ya nunggu yg lain duluan…tapi kadang juga buru2an…maklum….org indo…^^

    Balas
  4. Memang benar ini kebiasaan orang Indonesia umumnya, Bu. Saya pun begitu. Tapi bukan hanya masalah waktu saja sebenarnya, biasalah, perasaan surprise karena selamat sampai tujuan.

    Salam saya

    Balas
  5. kebiasaan yang sulit dihilangkan yah hehehehe

    Balas
  6. SELAMAT HARI IBU
    JUST 4 MOM

    Balas
  7. salam sobat
    selamat hari ibu..
    saya juga masih ingat saat dulu tinggal di Jakarta,,
    selalu berebut kalu mau naik dan mau turun bis kota,apalagi dulu saya anak sekolah, tambah ngga direwes deh,,karena ongkosnya dulu cuma Rp 50.

    Balas
  8. takut keterusan ke halte berikutnya kali mas.. atau kalau nggak berebut entar takut nggak di bilang hebat..heee budaya yg tidak boleh ditiru mas yaa…

    Balas
  9. selamat HARI IBU.. KASIH DAN CINTANYA SEPANJANG MASA…

    Balas
  10. Selamat Hari Ibu, Mbak Monda.
    Kayaknya saya termasuk yg kalem2 saja,Mbak.
    krn malas berdesak2an, khan sama aja, sampainya juga bareng he…he…..
    salam.

    Balas
  11. Emang udah kebiaasaan kali sifat bangsa dhewe suka buru-buru.
    Salam

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s