Bisa dibilang Jakarta adalah kota museum, berbagai jenis museum ada di ibukota ini. Museum bukan hanya sekedar tempat menyimpan benda-benda tua, tetapi darinya kita bisa mengenal dan memahami sejarah bangsa. Bukan hanya kegemilangan tetapi juga sejarah buruk suatu bangsa. Tahun 2010 ini adalah tahun kunjungan museum, tetapi rasanya gaung ini masih belum terdengar jelas, semoga buku ini kelak bisa meningkatkan kecintaan terhadap museum.
Museum di Jakarta terdiri dari museum dengan berbagai macam jenis dan objek yang ditampilkan. Museum-museum ini dikelola oleh berbagai pihak, seperti Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, instansi pemerintah, swasta, dan kelompok atau perorangan.
Seluruh museum ini harga tiketnya sangat terjangkau bagi masyarakat dan sebetulnya menyimpan potensi yang sangat besar. Selain sebagai sarana edukasi, museum bila dikelola dengan baik akan menarik peminat wisata sejarah.
Buku berjudul lengkap Panduan Sang Petualang, 47 Museum Jakarta diterbitkan Gramedia tahun ini dan dikarang oleh Edi Dimyati. Pengarang sengaja mendatangi semua museum-museum ini, bukan hanya museum yang sudah tenar, tetapi museum yang jarang diberitakan seperti Museum Reksa Artha di Cilandak yang menyimpan mesin-mesin pencetak uang di masa lalu.
Ia membagi kategori museum berdasarkan jenis, yaitu seni, ekonomi, etnografi, flora & fauna, IPTEK, militer, olahraga, religi dan sejarah. Tiap museum dilengkapi dengan info alamat, jam buka, dan harga tiket. Ada pula museum yang untuk memasukinya harus dengan perjanjian seperti museum Harry Darsono.
Kerjasama dengan beberapa fotografer lain membuat buku ini dipenuhi dengan foto-foto yang indah. Bagi pencinta sejarah pengarang melengkapi dengan beberapa komunitas pencinta museum.

Ping-balik: Museum Bank « Kisahku
Ping-balik: Museum Bahari « Kisahku
Saya sudah beli buku ini, karena saya memang suka mengunjungi museum, tapi belum sempat saya baca. Kebetulan, tanggal 3 Agustus besok saya mau ke Jakarta, pengin nyempetin jalan-jalan ah …
wah, bu Tuti sudah punya juga, bagus kan bu
mudah2an ada kesempatan jalan bareng bu Tuti
wah, buat saya..
buku semacam itu penting.
knapa? setiap saya jalan2, museum selalu jadi tempat yang saya kunjungi. seperti pas jalan2 ke makassar dan kendari.
sama dong mbak anna,
anak2 aja ngeluh,
mama sih ke museum terus,
Buku ini akan sangat bermanfaat bagi mereka2 yang akan pergi ke jakarta dan mencari tempat2 yang penuh dengan histori. paling tidak buku menjadi semacam panduan wajib yang akan sangat membantu untuk mengenal jakarta lebih dekat melalui museum2nya.
bagi warga jakarta sendiri sepertiku juga penting lho,
krn banyak museum yang baru kutahu keberadaannya dari buku ini
saya termasuk jarang mengunjungi museum lho.
Di Jarta hanya mengunjungi museum Purna Bhakti Pertiwi saja.Itupun karena mengacarakan peserta seminar dari mancanegara.
Terima kasih infonya bu dokter.
salam hangat dari BlogCamp
ayo pak de cerita museum di surabaya saja dulu
udah 5 bulan di jakarta, tapi blon pernah dateng ke satu museum di jakarta sekalipun >.<
hohoho……..
jalan-jalan dulu deh mbak ismi,
cari yang dekat dari rumah dulu
mungkin hampir di setiap kota ada museum, namun yang bener2 di perhatikan oleh pemerintah sendiri hanya beberapa, sehingga masyarakatpun sedikit yang mau mengenang hal2 yang ada di museum
memang tidak semuanya bagus dan terawat ya, rata-rata masih mengandalkan subsidi pemerintah,
lha harga tiketnya saja murah banget masih sekitar seribu rupiah lho
Akhirnya saya tahu dari sini ke 47 museum itu berada
salam…
wah banyak yo museum di jakarta..
yang semogalah dengan adanya buku ni museum2 akan semakin banyak yang mengunjungi. gak ghanya yang terkenal aja tp juga yang gak terkenal juga terkunjungi
harapannya begitu supaya museum semakin banyak pengunjungnya
sampe sekarangpun lom kesampean pengen ke museum di jkt
mudah2an ada kesempatan berkunjung ke museum,
waah..ternyata byk juga musium di jakarta ya..
iya banyak banget ya,
trims ya sudah berkunjung
Hehe… mudah2an bakalan ke Jakarta lagi dan mengunjungi museum2 yang ada disana. Yang dulu saya paling senangi adalah saat berkunjung ke museum (lupa namanya) yang di dekat taman mini, yang berisi barang2 hadiah dari negara lain
krn baru aja ambil cuti jadinya nggak bisa cuti lagi buat nemanin akin jalan2, maaf ya kin
Eh iya, tahun ini kan tahun kunjungan ke musium ya?
Hehehe… belum sempat jalan-jalan niy…
Tapi baca bukunya aja udah bisa mewakili belum ya?
datangi sekalian aja deh mbak, he..he..
Wah banyak juga ya??? baru beberapa yang dikunjungi… Insya Allah bila ada rejeki kudu ke jakarta mampir lagi nieh… Bukunya dulu deh dibeli…
mudah2an segera terwujud jalan2 ke jakarta nih,
kabar2i ya henny dan mas budi
duh, aku baru tau kalau jumlah museum di jakarta segitu banyaknya.
(*padahal dr kecil dah tinggal di jakarta*)
cuma pernah mengunjungi beberapa aja, itu juga dulu sewaktu karya wisata dr sekolah dan jalan2 sama temen2 sewaktu masih SMP.
kayaknya buku ini kudu dibeli
salam
berarti udah lama banget bunda nggak ke museum ya
Wahh asyik..bisa dibeli di Gramedia ya? Saat anak-anak kecil saya suka mengajak ke museum di seputar Jakarta, tapi belum semuanya.
Kalau dikelola dengan baik, bersih, pasti banyak yang suka….adik saya paling suka diajak ke kota Tua..setelah lelah berkeliling, makan di Batavia restoran….asyik dan makanannya sedaaap..bahkan nyaris sebagian besar yang makan disana adalah bule, makanan yang disajikan makanan khas Indonesia.
belum pernah makan di batavia bu,
apa pertemuan berikutnya di sana aja ? asyiik
..
wah karena saya suka sejarah pasti asik punya koleksi Buku ini, pengen bikin trip Museum tapi sayangnya Djekartah jauh..
saya juga tertarik pengen liat foto-fotonya..
..
salam Bu Monda
..
*senyum*
..
kalau nanti main ke jakarta kan bisa dipakai Ta
HHmmm …
ini buku yang sangat penting nih …
panduan untuk ngantar tamu …
kalau kedatangan tamu bule …
Thanks Kak …
setuju banget
setuju banget pak trainerrrr
salam saya
idem mbak lely
semoga dg adanya buku ini makin banyak yg tertarik untuk ke museum ya mbak..
semoga museum tambah rame ya
ah, bahkan tak satupun museum yg pernah kukunjungi…. kapan ya?
mulai dari sekarang aja mampirnya
Ide yang kreatif mbak, ada buku yang isinya tentang bermacam-macam museum di Jakarta. Tapi yang lebih menarik sih posting mbak Monda, yang membuat saya penasaran dengan buku tentang museum ini…
ayo mbak, ntar kalo ke jakarta mampirin museum2 ini ya
wah mestinya ngajak akin nih jalan2 ke museum2 ,sepertinya dia akan tertarik tuh melihat2 museum2 di jakarta
kok akinnya nggak diajak dot?
btw, kemarin aku liat petunjuk arah ke museum basuki abdullah nggak jauh dari masdikun,
sebenarnya pengen mampir, tp krn harus balik puskes atau mungkin sore gitu udah tutup ya, mungkin lain kali
udah pernah ke sana dot?
Didot…
Sebelumnya saya nggak kenal Akin..
Andai saya tahu sebelumnya (lha saya pikir Akin cowok)…
Saya akan mengajaknya melihat museum di Merdeka Barat, terus ke kota Tua….itu bisa sampai malam…
Gpp…lain kali…..
cuti sy baru aja diambil bu, jadi nggak bisa nemanin akin deh
pastinya itu menarik perlu jg dibaca, menambah wawasan dan pengetahuan tentunya, btw emang beneran ga sih kalo jkt punya 47 museum atau itu hanya judul doang?
beneran, jumlahnya segitu,
47 itu termasuk museum2 yg di TMII,
kurasa bisa lebih dari itu, museum Adam Malik nggak ada di buku,
masih ada nggak ya museum itu
Buku yang menyenangkan.
sebenarnya Jakarta juga kota yang menyenangkan
seandainya aku bisa keliling musium itu satu persatu
yuk bundo, janjian biar kuantar keliling2
tampaknya emang bukunya bagus tuh…
salam kenal ^_^
salam kenal kembali kinan,
wahhh
jadi pingin liad bukunya
cuman liad n baca
tapi gak bveli
hhehe
boleh aja kalik ya, biarpun cuma liat2
yg penting museumnya didatangi,
he..he..ikutan promosiin
waaah Mb…dari Sampul halaman nya saja sudah merona,pasti didalamnya juga seru tu kek warna sampulnya
Tapi sayangnnya heny blom pernah ke museum yang ad dijakarta Ntu…kalo yang dibengkulu dekat ma kots-kotsan
henny di bengkulu ya?
apa kabar bengkulu sekarang?
aku pernah di sana 3 tahun
Iya Mb….Heny dibengkulu…Kuliah….dekt kok Museum Padang harapan ma kotsan
Mb lama toh dibengkulu?????????
Main lagi dunk
kepengen sih ke sana lagi ,
apalagi makan pangsit Tris di gubernuran
hen, kostnya kok jauh dari kampus2 ya?
Heny ksn kuliahnya di PDSD km 6,5 Mb…di dekat Man Model,belakang STIA
adi deket Mb
hayu maiiiiiiiiiiiiin,ntar maen kekotsan heny
dulu juga tinggal di padang harapan rumah saudara,
krn udah lama banget jadi nggak ingat di sana ada kampus,
atau bangunan baru?
tampaknya bukunya menarik, saya suka melihat interior atau eksterior yang unik2….
fotonya keren2 mas,
boleh deh disamperin muesum2 ini,
ary apa kabar, salam ya