Pengumpan RSS

Museum Kerinci di Negara Tetangga

Posted on

Posting kali ini singkat saja.

Saya hanya ingin meneruskan berita Kompas, 12 April 2011 yang dimuat di Museum Untuk Persatuan dalam Perbedaan  dan juga hari ini  di sinidi  Majalah Arkeologi Online.

Sebuah Museum dibangun di Kuala Lumpur dan akan diresmikan oleh Bupati Kerinci Minggu (17/4)  karena isi museum berasal dari Kabupaten Kerinci, Jambi . Dikatakan  benda-benda yang akan dibawa itu adalah duplikat, aslinya tetap di Kerinci.  Semestinya membuat duplikatpun ada aturannya dikhawatirkan artefak bisa tertukar.

Kita tunggu berita selanjutnya.

»

  1. Ping-balik: Siapa Dia ? « Kisahku

  2. Informasi yang menarik, saya kok nggak baca di koran itu ya…?

    *oh iya, lagi sakit…* ;)

    Balas
  3. aku juga baca beritanya… kasian negera kita. justru negara lain yang diam2 lebih menghargai peninggalan bangsa kita…

    Balas
  4. waduh mbak, kok bs demikian….

    jd ikutan menanti beritanya…

    Balas
  5. Huh bikin sebel nih kelakuan para penjaga warisan budaya bangsa

    Balas
  6. Nah, kok di Negara Tetangga, jelas tidak setuju.. :p

    Balas
  7. Prihatin … kok bisa gitu ya? jangan-jangan bupatinya malah bangga tuh, ngresmikan museum di negeri orang. Berasa jadi orang penting gitu … :(

    Balas
  8. Yang harus dicek pertama, apakah ini sudah mendapatkan persetujuan Menbudpar..

    Balas
  9. saya jadi mikir mbak, apakah bakal ada efek negatifnya buat budaya kita… mestinya kita tak perlu mengizinkan ya

    Balas
  10. ini yang dipublikasi, gimana yang diem-diem ya?

    EM

    Balas
  11. ah, bisa apa orang-orang seperti kita ini bun…palingan menjerit, tak ada gunanya..

    Balas
  12. Bingung komennya deh Mba… Just one question, kok bisa yaaa…?
    How…?!@#*x?!
    Ini bakalan bikin heboh gak ya..? Baik qta tunggu update beritanya..
    Btw Mba Monda, klo aku komen pake hp kok “awaiting moderation” baru bisa tampil komennya yah? Klo pake netbook bisa langsung…

    Balas
  13. kunjungan mlm bun :)
    Wh,kok bisa sih??

    Balas
  14. walah kok bisa gitu ya bun? ayo Indonesia bangun dari tidurmu

    Balas
  15. saya enggak setuju..! piye iki seh maunya orang-orang pintar

    Balas
  16. nah itu dia Bun! takutnya malah “ga sengaja” tertukar mbawa yang asli kesana, takutnya godaan uang mengalahkan integritas sebagai WNI, takutnya.. ahhh.. saya terlalu pesimis sepertinya! :cry:

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s