Pengumpan RSS

Batik Fisika – Batik Fraktal

Posted on

Komentar Lozz Akbar di artikel Batikkan Harimu – Batik Sepanjang Masa menjadi semacam trigger untukku . Ini komentarnya.

Si uncle ini kasih pekerjaan rumah buatku ,… he..he.. , terima kasih sudah kasih ide ya, meskipun tak pernah berkecimpung langsung di perbatikan, tetapi dari bacaan dan tontonan di berbagai media kucoba meringkas dan membagi sekalian. Kalau mau lebih jelas proses pembuatan batik tulis tanya ke orang yang lebih tepat, Ari Tunsa yang sedari kecil terbiasa melihat proses membatik di Pekalongan atau mbak Entik saja yang pernah mendapat pelatihan membatik , karena yang kutahu hanya sedikit sekali hasil berjalan-jalan ke Museum Tekstil di jl KS Tubun Jakarta Pusat.

Batik buatan tangan tetapi hasilnya seperti buatan pabrik seperti yang ditanyakan uncle Lozz  kurasa tergantung pola atau gambarnya, karena bahan yang masih polos itu  harus dipola terlebih dulu baru kemudian dilapisi malam. Jika  penggambarnya jago membuat motif yang simetris pastilah hasilnya akan sangat apik.

Tetapi kini ada perkembangan baru. Beberapa orang muda pintar melihat kemungkinan motif  tradisional ini bisa dikombinasikan dengan ilmu fisika,  yaitu fraktal. Konsep fraktal seperti apa akupun masih mengira-ngira, lebuh baik tanya pak Mars,  tetapi intinya dengan hitungan matematis yang dikomputerisasi bisa dibuat motif batik yang sangat simetris, motif dapat dibuat dengan cepat dan mudah diperbanyak. Proses selanjutnya adalah sama seperti membuat batik tulis. Dengan cara fraktal ini  membatik bisa juga  dilakukan di media kayu dan akrilik, tetapi tidak memakai canting, melainkan laser.

batik fraktal

Batik Inovatif yang dihasilkan secara komputasional melalui pseudo-algoritma Batik dengan pola klowongan dan beberapa isen dari variasi pada basis data Batik Jambi dan Jawa Pesisiran.

batik fraktal.

Batik Fraktal yang dihasilkan dengan konstruksi klowongan dengan zooming (pembesaran) pada bentuk pola Fraktal Phoenix (dari set Fraktal Julia) dan kemudian harmonisasi isen-isen dengan Fraktal Himpunan Mandelbrot.

Sumber gambar batik dari : http://www.budaya-indonesia.org/iaci/Batik_Fraktal_IACI

Ingin lebih  jelas mengenai batik fraktal silahkan ke link ini juga

http://fraktal.bandungfe.net/index.html

»

  1. Luar biasa inovasi anak negeri ini… ^_^
    Bisa2nya kepikiran membuat motif batik dgn dasar ilmu fisika..
    Sepertinya otak kiri dan kanan dipakai bersamaan saat membuat batik fraktal ini ya Bun.. :-D

    Balas
  2. Keren batik inovatifnya..
    Penasaran deh pengen bisa membatik..

    Balas
  3. Hoh? ngebatik pake rumus algoritma, Orin skip dulu aj keknya Bun qiqiqiqi

    Balas
  4. Batik fraktal, kalo gak salah saya pernah lihat di iklan tv, iklan prosesor ya…
    Sebuah inovasi anak bangsa ya, Mbak :)

    Balas
  5. Saya merasa batik fraktal lebih enak dipandang. :)

    Balas
  6. berarti motif batik yang bisa dirumuskan secara matematis gitu ya bunda. Wah bisa berkreasi dengan banyak variasi dong kalau begitu. Hanya dengan mengubah angka sedikit saja maka akan mendapatkan corak yang lain.

    Balas
  7. wah wah… ada batik dnegan rumus algoritma berarti? aduh tiba2 pusing nih aku :D

    Balas
  8. Ini motif2 yang masih jarang kulihat, dan memang belum pernah dengar istilah batik fraktal juga Bun…

    Balas
  9. wahh baru tau kalo ada batik fraktal…wihh makin canggih aja yachhh…motifnya jd makin banyak dan beragam….

    Balas
  10. gak heran kalau batik tulis itu harganya mahal ya BuMon,
    karena untuk membuatnya butuh ketekunan, kesabaran dan telaten juga ya …… :)
    hebat euy BuMon bisa bercerita ttg perbatikan seperti tulisan diatas ini , bunda baru tau ttg batik fraktal :)
    makasih ya BuMon dah berbagi, jasi nambah deh wawasan ttg batik :)
    salam

    Balas
  11. Ilmu baru buat saya nih, baru denger juga istilah batik fraktal ini…ternyata motifnya sangat unik ya mbak!

    Balas
  12. bahkan, saya pernah lihat di tv, kalau sekarang motif batik juga bisa dibuat dengan bantuan software komputer loh bun. :D
    tapi, bakal kehilangan khasnya juga sih. :(

    Balas
  13. Saya selalu kagum dengan oirang yang menggambar batik…secara saya gak bisa menggambar..

    Salam,,
    Keluarga Harestya

    Balas
  14. Terobaosan yang dilakukan Batik fraktal luar biasa…saya pernah liat presentasi salah satu pimpinannya di tedx…semoga batik tetap menjadi salah satu icon indonesia yang slalu diminati banyak orang….

    Balas
  15. Teep gak ngerti proses membantik mbak.. salut aja deh dengan pebatik.. hahaha

    Balas
  16. Iya, salut banget nih sama pembatik tulis..bisaaa gitu dengan sabar bikinnya, kalo saya sih ragu bakal bisa, tapi penasaran juga pengen nyoba :D

    Balas
  17. wah seni membatik dan ragam polanya..ada teknik tekniknya..nggak asal yah..ditempat kelahiran saya juga dekat dengan seni batik membatik….Batik Dari TUlungagung Jawa timur…ada kerabat yang sampai sekarang masih menekuni batik tulis …halus..
    dulu saya nggak ngerti dimana seni dan indahnya ..tapi semakin kesini jadi semakin ngeh berkat cerita ibu saya

    Balas
  18. wah…aku kok dipasang di sini, hihi..
    mbatik itu seni, tak bisa dengan emosi harus tenang jiwa raga bun, hehe.. coba kalo datang ke kampung saya, terlebih di tempat segerombol ibu-ibu yang sedang mbatik, pasti suasananya beda, tenang…rilek..hening dah pokoknya, hehe..
    itu lah kenapa batik tangan lebih mahal, karena buatnya susah dan sedikit lama
    salam

    Balas
    • sengaja Ari pasang badan di sini he..he…, biar bantuin jawab :D

      buat batik butuh konsentrasi tinggi ya Ri, meleng dikit bisa kena wajan dan malam panas ya, nggak kebayang deh ibu2 itu tahan duduk bersimpuh berjam2, bunda baru duduk 15 menit aja udah sibuk geser2

      Balas
  19. saya juga sampai skarang masih dibuat penasaran sama mereka2 yg jago mbatik,,,
    hasil tangan kaya gitu kok bisa seperti cetakan pake mesin gitu lho…. luar biasa pokoknya para pembatik..

    Balas
  20. keren banget mba…salut ama para pengrajin
    asli saya sih ga bisa ngebatik.. makanya rajin beli batiknya aja :)

    Balas
  21. Waaah keren.. :D
    suka gambar yang pertama :)

    Balas
  22. teman saya pernah ikut membatik bun di museum batik ks tubun itu. hebat ya yg bisa membatik

    Balas
  23. Yang seperti ini pastinya sebagai bentuk inovasi dan kepedulian pada batik Indonesia yang patut kita apresiasi.

    Balas
  24. awalnya saya lihat juga di tipi, karena penasaran sayapun browsing yang ternyata mereka benar-benar kreatif memadukan teknologi dengan kreatifitas tradisional

    Balas
    • betul pak Ies, perubahan apapun untuk kemajuan perlu didukung ya, tinggal masyarakat aja pilih mau pakai yang mana, makin banyak pilihan kan makin menyenangkan

      Balas
  25. oalah ngrepoti saya nih.. ehm jadi ada sendiri ya pelukis pola batiknya, saya pikir langsung pakai canting.. duh kah saya ini kok gak kepikiran sih tante hehe.. menurut saya secanggih apa pun teknologi perbatikan sekarang, yang mempunyai nilai tinggi justru batik yang dibuat dengan cara manual alias tangan..

    Tante Monda, matur nuwun ya sudah membuat saya tidur nyenyak malam ini enggak mikiri batik lagi. Kapan-kapan request lagi ya hehe

    Balas
    • keliatannnya yang buatan mesin itu memang masih rada kaku ya he..he…, atau karena kita belum biasa?
      nggak ngerepoti kok …, paling cuma mondar-mandir buat link aja :P

      Balas
  26. aih, rumit juga buat aku yang awam ini..
    pantas saja harus ada sekolah tinggi tekstil, karena memang harus dipelajari lebih dalam, dari mulai sejarah sampe tekhnologinya.

    Balas
  27. Di tempatku banyak juga mbak orang yang kerjaan nya tukang stamp. Dulu saya kurang ngeh dengan profesi ini meskipun banyak di iklankan di jalan2 kota Denpasar. Begitu tahu, saat ada kerjaan istri yang berhubungan dengan sablon, ternyata tukang stamp itu kerjaan nya menstempal (mencetak) sablonan model batik dengan stempel (tjap). Istilahnya batik tjap yang memang membutuhkn ketrampilan sendiri agar tiap gambarnya bisa nyambung tanpa cela :lol:

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    Balas
    • oh gitu ya .. jadi ada stempelan batik di sana?
      waktu karyawisata ke Jogja saya juga coba menstempel batik di kertas,
      susah…supaya pas sambungan motifnya, stempelnya itu kan kecil, paling2 segede buku tulis, pasti ribet untuk ngecap sehelai kain

      Balas
  28. pernah liat di tv nih cara pembuatan batik fraktal, harganya juga lumayan.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s