Tambah lagi pengenalanku tetang satu jenis alat musik tradisi yang terbuat dari bambu, selain angklung dan kolintang. Namanya Karinding.
Pertama kali dengar nama ini dari blognya Teh Dey yang cerita kesukaan putranya Fauzan memainkan Karinding, dan akupun menerima alat musik ini dari ibunya Fauzan ini sewaktu Kopdar Bandung. Karinding, alat musik yang terbuat dari pelepah kawung(enau) atau bambu. Dahulu alat ini dipakai untuk mengusir hama di sawah karena bunyinya itu sangat mengganggu bagi hewan-hewan tersebut. Cara memainkan karinding diletakkan ke mulut lalu dipukul-pukul ujungnya atau disentir dengan tali. (Cukup susah juga ternyata, aku belum berhasil membuyikannya). Getaran itu yang menghasilkan bunyi dengan desibel rendah, suara inilah yang membuat hama pergi. Bahkan Karinding juga bisa dipakai untuk memikat wanita pujaan hati.
Kini alat pengusir hama ini berubah menjadi alat musik . Di Bandung Karinding ini naik daun di kalangan anak muda sejak 2008. Karinding tradisi hanya bisa menghasilkan satu nada. Bahkan telah diciptakan juga Karinding versi baru , Karinding Kipas , yang bisa menghasilkan beberapa nada berbeda. Untuk ditampilkan sebagai alat musik Karindng disandingkan dengan berbagai instrumen tradisonal maupun modern.
Kainding sempat dikhawtirkan puah dan tak banyak lagi pengrajin yang membuatnya. Salah satu yang masih membuat Karinding adalah Abah Olot.
Ternyata Karinding tak hanya dikenal di tanah Sunda, tetapi juga di seluruh dunia. Konon alat ini sudah berumur 600 tahun. Di Jawa Tengah, alat musik ini bernama Rinding, di Bali disebut Genggong, Tung jika di Kalimantan. Berbeda pula sebutan di negara lain, di dunia internasional disebut dengan harpa mulut (mouth harp).
sumber : mahanagari, batujajar

Ajarin donk mbak cara membuat alat musik karinding
kalau buat sendiri mah saya belum tau caranya he.he..
buat ngusir hama berubah jadi nyanyian yang menghipnotis wanita ya mbak,..seru juga nih..
ga cuma gitar aja yang bisa meluluhlantakkan pujaan hati
di tempat saya namanya RInding Mbak, saya justru sudah sangat lama ndak nemukan alat itu di sekitar saya. Pernah ada kejadian waktu kecil, secara nggak sengaja ada teman di kampung pake rinding dan ketika dihentak terlalu keras hingga bagian yang bergetar terputus dan mengenai lidah dan berdarah. Sejak saat itu saya ndak berani lagi main rinding. Padahal kalo cara kita memainkan dengan benar, aman-aman kok
Musiknya bagus…terasa ada mistisnya.
Saya belum pernah melihat pertunjukan ini…padahal di Bandung ada ya….
Alat musik yang unik
Apakah alat ini bisa mengeluarkan nada yang berbeda bila ukurannya berbeda ya, Mbak?
musti ada variasi bentuk kayaknya Kin baru bisa keluar nada berbeda
Oalah namanya karinding nih.. saya dulu nyebutnya peng-peng soale bunyinya gitu hehe
bener nih Tante bisa untuk memikat pujaan hati? mintakan satu dong sama bu Dey
pesenannya mau yang kilat khusus atau biasa, uncle…?
jadi tambah lagi deh ilmu alat musik tradisional di Indonesia