Pengumpan RSS

Di Ke Dari

Posted on

Di, ke, dari adalah kata depan. Ada penulisan baku untuk kata ini dalam sebuah kalimat. Kata depan itu harus dipisahkan dari keterangan  tempat yang mengikutinya.

Banyak kerancuan yang terjadi antara kata depan dan imbuhan. Banyak yang menulis kata depan  disambung dengan keterangan tempat.   Yang disambung itu adalah penulisan imbuhan  (awalan, sisipan, akhiran) dituliskan harus menyambung dengan kata kerja.

Bisa melihat bedanya?  Tentu saja makna akan berubah bukan?

di rumah    dengan     dirumahkan

ke samping     dengan  kesampingkan

»

  1. Ahaaaaa…ini juga yang suka saya perhatikan dalam membaca sebuah tulisan, mbak…toss dulu dong! :D

    Balas
  2. jadi kesindir nih Bun.. hehehe *siap2 introspeksi tulisan* :-D

    Balas
  3. Insya Allah, pelan-pelan memperbaiki kebiasaan menulis :D

    Balas
  4. waduh.. ini inget seh.. tapi masih sering salah nulisnya bun.. hehehe

    Balas
  5. Hihihi kayak pelajaran Bahasa Indonesia :D

    Balas
  6. wah, terimakasih penyegaranya, saya sudah mulai untuk lebih baik menggunakan bahasa Indonesia. Walaupun kenyataannya sampai sekarang belum bagus-bagus amat. :)

    Balas
  7. iya ini sering banget dilupakan oleh siswa ketika diajarkan gurunya, saya waktu masih mengajar suka mengulang bagian ini meskipun mereka akan lupa lagi. :D

    Balas
  8. saya sering salah tulis.. jadi inget masa sekolah.. sering keluar tuh soalnya di ujian :D

    Balas
  9. duh…saya masing sering salah2….harus lebih teliti lagi ah.. :)

    Balas
  10. yang paling sering kulihat adalah tulisan “di jual”. jadi kadang suka iseng mikir: jual itu tempatnya di mana ya? :p

    Balas
  11. asyik merefsreh ilmu ya bun, kadang bingung juga saya :)

    Balas
  12. jurus sakti waktu sekolah dulu, guru bhs indonesia saya ngingetinnya kaya gini bun:
    “Kalau punya istri, meskipun di mall, ya jangan digandeng, di kamar juga ga boleh digandeng, tetap harus dilepaskan” :D :D

    ampuh juga, jadi mudah malahan untuk menerapkannya. :D

    Balas
  13. Wah.. lumayan ada yang mengingatkan kembali tentang ejaan Bahasa Indonesia ini. Masalahnya sudah berapa tahun ya lewat..sejak terakhir kali menerima pelajaran Bahasa Indonesia terakhir kali (ngeles.. jadi punya alasan kalau salah he he). Thanks Mbak

    Balas
  14. Kapan-kapan pengen juga nulis postingan serupa yang komplit gitu…salam :)

    Balas
  15. Saya tiap hari selalu di rumah kalau malam… tapi pernah suatu waktu dulu dirumahkan :D

    Balas
    • Kalau DV kebetulan berkunjung ke Bogor, mampirlah ke rumah saya. Di sini banyak makanan yang dijajakan di pinggir jalan dalam bentuk lapak-lapak yang berderet panjang. Memang sangat potensial membuka bisnis kuliner di kota ini sebab banyak pengunjung yang berdatangan dari Jakarta. Ada yang singgah untuk mencari kesejukan. Ada pula yang berkunjung untuk menyewa ruko yang kebetulan dikontrakkan. Dulu saya pernah tinggal di kontrakan yang dekat dengan ruko-ruko tempat di mana banyak mobil diparkir di parkiran. Salam :)

      Balas
  16. “Plak …”
    heheheh …

    Jujur ini merupakan catatan tersendiri bagi saya …
    saya suka kebalik-balik penulisan dan penggunaannya …

    Salam saya Kak

    Balas
  17. Ini dia, banyak kesalahan seperti ini yang bisa masuk ke posting-an “Kesalahan Ejaan” saya… :D

    Balas
  18. betul mbak..saya juga sering salah tulis :)

    Balas
  19. Betul mbak Monda.

    Ke luar dan keluar itu beda :D

    Balas
  20. serasa belajar bahasa Indonesia yang baik dan benar~ :oops:

    Balas
  21. Terimakasih Eda diingatkan (benar disambung ya), belajar sepanjang hayat nih. Salam

    Balas
  22. Sebagai blogger, kayaknya kita mesti sering2 buka EYD yah Mbak Mon, biar nulis blog gak salah-salah eja :)

    Balas
  23. kekeliruan yang banyak terjadi bahkan di lingkungan akademik sekalipun

    Balas
  24. Saya acung dua jempol karena Bunda peduli dengan EYD dan tata penulisan bahasa kita. Memang antara preposisi dan prefiks sering kali simpang siur.

    Khususnya prefiks ‘di’ dan ‘ke’. Yang benar itu ‘ke sana’ atau ‘kesana’? ‘di sini’ atau ‘disini’? ‘ke mana’ atau ‘kemana’?

    Salut buat Bunda Monda :)

    Balas
  25. dirumahkan dan di rumah ‘kan? hehehe

    Balas
  26. Serupa tapi tak sama :D .

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s