Pengumpan RSS

Phylomemetic: Lagu "Rasa Sayange" Truly Indonesia

Posted on

Reblogged from Indonesia Proud:

Click to visit the original post

Hokky Situngkir masih ingat peristiwa di akhir tahun 80-an itu. Di sebuah pastoral di kampungnya, Sidikalang, Sumatera Utara, dia berdiri di hadapan kakeknya. Bangunan itu sunyi. Di luar, angin kencang sedang bertiup. Sang kakek berhenti menggesek biola.

“Kau dengar suara angin ribut itu?”, tanya sang kakek. Dia menyuruh Hokky menajamkan telinga. Hokky, saat itu masih bocah enam tahun, lalu menyimak desau keras angin.

Read more… 1.161 more words

Artikel di atas adalah berita ditemukannya cara untuk melacak asal usual suatu lagu, dalam hal ini lagu daerah di Indonesia. Ternyata dengan rumus matematika dan fisika bisa diketahui lagu dari satu daerah mempunyai pola yang sama, sehingga bisa dipastikan Rasa Sayang Sayange berasal dari Maluku, Indonesia. Ingin tahu lebih lanjut, silahkan menuju link dimaksud di Indonesia Proud.

»

  1. wuih keren bisa lacak lagu..

    Balas
  2. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Monda…

    Semoga sihat dan ceria di penghujung pekan.
    Baru aktif ngeblog lagi setelah dilanda sibuk yang menyita waktu untuk ke sana sini menyapa teman2 walau blognya tetap terisi.

    Hebat ya mbak, cara untuk memperolehi sesebuah lagu dan cara mengetahui asa muasalnya.

    Masa kecil dulu, lagu rasa sayang he.. itu selalu dinyanyikan untuk menyemangati anak-anak yang sudah lesu belajar. pantun yang mengiringinya juga pantun penuh motivasi.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak. :D

    Balas
  3. wow, matematika itu emang keren yaaa :D
    #fufufufufu

    Balas
  4. whua…
    canggih mba Monda….
    gimana cara me re blog kayak gini sih mba???
    dari wp yah?

    tentang drama korea bisa juga kaaaah?…hihihi…

    Balas
  5. meluncur deh untuk melihat…. salam kenal ya…

    Balas
  6. Selalu ada cerita dibalik lagu ya, mbak…dan terus terang, baca nama kota Sidikalang disini saya langsung inget dengan kopi sidikalang yang terkenal itu :)

    Balas
  7. Segera meluncur ke sana.. Thanks buat infonya ya kak :)

    Balas
  8. ketinggalan postingannya bunda nih, maaf bun baru bisa bw

    Balas
  9. saya bentar aja disini Tante langsung menuju TKP..

    Balas
  10. segera meluncur ke TKP bun.. tapi baru tahu juga ternyata bisa pake rumus matematika gitu yak.. aaahhh seniman nasional kita emang TOP BGT dah :D

    Balas
  11. Wah pengetahuan hebat ya Mbak Mon, DNA lagu bisa diketahui. Pasti butuh latihan keras kayaknya…

    Balas
  12. nice :)
    saya senang mengikuti postingan anda
    postingan yang menarik .

    salam kenal yya dan sempatkan mampir ke
    website kami.

    Balas
  13. i love ur post, keep share^^
    mampir balik ke website kami yaa…
    berbagi pada sesama dengan mengunjungi http://hapeduli.hajarabis.com/

    Balas
  14. bagus artikelnya…mudah2 an gak ada yang sabotase lagi yaaa…:P

    Balas
  15. oalah ternyata bunda lagi memanfaatkan fungsi reblog to.. dhe dulu pernah nyoba reblog bund, tapi kok yaa jadi kayak postingan gitu.. langsung dhe delete aja, dan belum pernah nyoba reblog lagi..

    Balas
  16. “Indonesia kaya dengan budaya, namun kurang tertata”, aku setuju kalimat ini

    Balas
  17. Mantap, Bunda. Bunda telah berhasil menerapkan fasilitas Reblog dari WP.Com. Tapi sayangnya bunda tidak menuliskan apapun di artikel reblog ini. Lebih bagus lagi kalau Bunda menambahkan sedikit isi dari cerita itu. Sip.

    Balas
  18. bangga menjadi warga negara Indonesia yang beragam budaya dan kesenian, moga ini semua dapat terjaga sampai akhir kelak :D

    salam bunda :D

    Balas
  19. keren, ternyata ada juga cara mematahkan ide curi dari negara lain. Memang iya, kalo ngomongnya lagu mirip memang Malaysia mestinya klaim lagu Riau ato Kalimantan yang deket ama mereka ya? Mudah2an nanti juga ada anak muda bangsa yang mencari DNA tari-tarian dan membuktikan kalo tari pendet juga ga mungkin punyanya MAlaysia :)

    Balas
  20. tadinya masih bingung ttg cara reblog.. xixi.

    sudah baca lengkap di sana dan Wow banget..!
    laksana menelisik DNA manusia.
    beginilah yang seharusnya ya kak..
    gak usah uring2an debat kusir tentang kepemilikan
    bicaralah saja dengan ilmu.. dan yg curang akan malu sendiri
    Subhanallah.

    Balas
    • untunglah ada fasilitas reblog, tinggal klik dan langsung ada konfirmasi dari wp.com untuk tanya komentar kita
      jadi selamatlah kita dari copas dan ngambil hak cipta orang lain he..he.. karena pembaca di sini langsung ke link asli

      mantaplah ya…. orang2 jenius ini sampai pada pemikiran tentang pelacakan asal usul lagu…

      Balas
  21. Sama dengan komentar Kak Monda di sana …

    Ini luar biasa …
    mereka meneliti sekuense lagu … dan meneliti probabilitas dengan kesamaan sekuens lagu dari daerah tertentu …

    Ini gabungan dari penguasaan teknologi yang tinggi … kehalusan cita rasa seni … dan Kebanggaan sebagai Anak Bangsa Indonesia …

    Saya suka sekali tulisan itu …
    Terima kasih Kak Monda telah me reblognya …

    Salam saya

    Balas
    • dan saya rasa … cara yang sama … bisa juga untuk meneliti … lagu-lagu jaman sekarang …

      Ini lagu ciptaan siapa …
      karena biasanya juga ada kemiripan penggalan nadanya …

      (lha melebar …)(trainer nggak boleh dikasih kesempatan untuk bicara musik …)(qiqiqiqiqi)

      Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s