Belajar Memotret

Posted on Maret 3, 2012

67


Keinginan punya kamera digital yang canggih sudah lama kutimbang-timbang, tetapi setiap kali niat itu diurungkan lagi. Selain masih menabung, takutnya kamera itu nanti tak terpakai karena hanya keinginan semu saja.

Di I-radio suatu pagi ada pembicaraan mengenai kamera digital dengan seorang fotografer dari harian terkenal. Menarik juga mengikuti tips dan pengalamannya seputar dunia potret memotret. Dia juga menyorot banyak orang yang latah membeli kamera, tetapi akhirnya hanya disimpan  saja di rumah. Tapi ada yang membuatku keder, katanya kamera digital itu  dipakai atau hanya disimpan saja usianya sama, hanya 6 tahun, sesudah itu kamera sebaiknya diganti karena sudah tak optimal lagi. Betulkah ? Aduh, rasanya kok singkat sekali masa pakainya, belum lagi hilang lelahnya menabung, sudah harus menabung lagi untuk beli penggantinya he..he…

Dia menyarankan sebaiknya latihan memotret saja dulu setiap hari. Tak harus dengan kamera bagus,pakai saja kamera telepon genggam.Jika memang sudah mantap, barulah beli kamera yang baik agar tak mubazir.  Dan inilah latihanku, foto-foto yang diambil di perjalanan rutin saat  berangkat dan pulang kerja. Masih asal-asalan.

Kedua foto ini diambil pada hari yang sama di jalan tol. Foto kiri ketika kami berpapasan dengan sebuah kendaraan militer dan foto di sebelahnya balon udara yang entah dipakai untuk apa, tak ada keterangan.

Di hari yang lain, dari Museum Mandiri  tampak langit  berwarna hitam karena asap yang timbul dari terbakarnya sebuah pabrik plastik yang berjarak cukup jauh dari Kota Tua.  Dan foto kedua penjual gas keliling  kini menggantikan tukang minyak tanah keliling yang dulu selalu terdengar lengkingan khasnya ” minyaaaaaak”.

About these ads
Posted in: Foto, Foto Berita