Selamat Berjuang Teman

Posted on April 18, 2012

61


Dulu sekali pernah terhanyut dengan drama seri Korea yang mengharu biru di televisi. Kuingat film Korea pertama yang kutonton itu dibintangi si cantik Song Hye Gyo, judul filmnya kalau tidak salah Endless Love, film yang bercerita tentang anak yang tertukar sejak lahir.
Sejak itu mulai tertarik dengan kisah-kisah cinta dari negeri ginseng ini. Sutradara, penulis skenario mungkin punya ramuan khusus yang membuat emosi penonton teraduk-aduk. Mata bisa membengkak ikut menangis. Menonton serial drama Korea itu tak bisa berhenti, pintar sekali cara mereka memotong film sehingga orang penasaran, akibatnya berlanjut lagi memutar jilid berikutnya. Cobalah tanya pada Bibi Titi Teliti Di sini mengapa dia bisa sekian lama rela dipengaruhi.

Virus drama Korea ini kurasa tak baik bagiku jika terus diikuti. Pekerjaanku menuntut kondisi prima, bahaya kalau terkantuk-kantuk merawat orang. Bunda tak bisa dijatuhkan dengan demam Korea, sekarang ananda yang mulai suka dengan drama seri remaja Korea, band dan makanannya. He..he.. kacau juga ya.

Dari sekian banyak teman blogger yang punya ciri khas, masing-masing dengan kelebihannya, dua di antaranya punya kemampuan membuat artikel dengan gaya bahasa dan gaya menulis tersendiri ditambah lagi jago membalas komen secara gila-gilaan. Mereka berdua sedang berjuang mati-matian di ajang pertempuran masing-masing.

Bibi Titi Teliti yang kukenal sudah lebih dua tahun punya kemampuan menulis artikel panjang dengan gaya menulis “istri tiri” yang mengisahkan kehidupan sehari-hari. Bahasanya sangat kocak dan kadang agak sedikit lebay, he..he…. Selain si Bibi yang sedang berjuang meraih tiket untuk jalan-jalan ke Korea, ada  teman muda satu lagi, si “tebak ini siapa” Una di sini.

Una, gadis muda menggemaskan yang belum setahun kukenal punya banyak ide menarik untuk dituliskan. Gaya  bahasanya penuh candaan dengan sedikit campuran bahasa Jawa. Bisa buat film strip atau istilahnya Una, plush stories. Isi tulisan lainnyapun menunjukkan dia ini punya otak cemerlang dengan wawasan luas, dia tak hanya menulis tentang sesuatu yang populer di mata remaja. Coba baca pendapatnya tentang keroncong, dan lihat bagaimana dia membuat kunjungannya ke Museum Madame Tussauds HongKong lain dari yang lain.

Una Vida Escrita de la Una terpilih sebagai salah satu finalis The Bobs. Kalau anda suka dengan gayanya Una, yuk ikut memberikan suara buat Una.

About these ads
Posted in: hiburan