Pengantar Tidur

buah hatiku junjungan jiwa

buah hatiku junjungan jiwa

tidurlah tidur ya anak ibu dodoikan ya sayang …… dodoi si dodoi

Petikan sepotong syair dari lagu Melayu Deli lama berjudul Dodoi Si Dodoi ini tak sengaja terdengar dari lapak penjual cd dan dvd di pinggir jalan. Tahu lagunya…? Lagu ini menceritakan kisah ibu yang menidurkan anaknya. Nikmat juga lho kembali mendengar irama mendayu-dayu setelah sekian lama terlupa.

Lagu pengantar tidur atau lullaby dikenal di berbagai negara. Di negara kita lagu pengantar tidur yang paling umum kurasa adalah lagu Nina Bobok. Siapa yang tak tahu lagu ini ? Siapa yang tak pernah menyenandungkan lagu ini untuk anak, keponakan atau adiknya ? Atau mungkin anda ingat pengalaman dininabobokkan oleh ibunda ? Atau ada pengalaman lain…?

Nina Bobok inipun sering kulagukan pada anak-anak bila mereka agak sulit tidur, biasanya sambil menepuk bagian pahanya, “dipok-pok”. Nama Nina diganti dengan nama anak sendiri. Terkadang kalau bosan dengan syairnya , ” kalau tidak bobok digigit nyamuk”, diganti dengan digigit kodok,…he..he….terutama saat anak susah tidur, sementara mama sudah hampir habis suaranya.

Ketika si opung yang menidurkan cucu, lagu lain lagi yang dinyanyikan, lagu berbahasa daerah yang sangat pendek syairnya ‘eaaak…eaaak… si bolang anak na i, maninjal-ninjal inang na i , pahepa ulu amang na i … terus diulang-ulang. Artinya si belang anaknya, si ibu melompat-lompat, si ayah mondar-mandir….. Anehkah..? Ya, si belang itu anak kuda…he..he… Syairnya hanya itu saja, entahlah ini lagu-laguan saja tampaknya.

Nah, kalau si papanya lain pula lagu pengantar tidurnya. Dia menyanyikan lagu Dirut dari Sumatera Selatan. Ananda bukannya tidur, malah makin keras menangisnya. Mungkin perasaan bayi peka juga mendengar irama mendayu dengan syair yang mengabarkan ayahanda akan berangkat ke tempat lain.

Salah satu keponakanku yang sekarang sudah dewasa dahulu punya lagu pengantar tidur yang lsin daripada yang lain. Lagu kesukaannya adalah Garuda Pancasila dan sebelum tidur harus mencium stiker burung Garuda dulu yang ditempelkan di kepala ranjangnya. Ini gara-gara dahulu di TVRI setiap pukul 19.30 diputar lagu Garuda Pancasila.

About these ads

48 gagasan untuk “Pengantar Tidur”

  1. iya lagu nina bobo itu pun saya pake untuk mengantar tidur adik2 saya kalau bosen saya pake lagu nasional pas ketika mereka umur 1 tahun,seperti ibu kita kartini. dan 1 lagi lagi kasih ibu.
    saya pengen denger video di atas cuman ga ada suaranya . speakernya ga ada :)

  2. waduh itu ponakan bunda monda sempat buat saya tertawa kebiasaanya lagu pengantar tidurnya garuda..rancak gitu yah bun..:)
    biasanya kan yang slow2 gitu..
    kinan biasanya saya nyanyikan nina bobo, twinkle2, ….

  3. Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Monda…

    Subhanallah, lagu Dodoi Si Dodoi adalah lagu wajib saya untuk semua anak-anak saya sebelum tidur. Saya akan mendendangkan lagu ini sampai anak saya tidur mbak. Saya cipta sendiri senikatanya yang sesuai dengan sifat dan peribadi mereka. Anak-anak saya sangat suka lagu ini.

    Wah… jarang sekali bapa mahu melakukankan pengantar tidur buat anak-anak.
    itu kirain, bapa mithali lho, mbak. :D

    Salam manis selalu.

  4. jaman saya kecil dulu bukan lagu nina bobok, tetapi dongeng pengatar tidur, dulu seringnya saya malah penasaran dan tidak lekas tidur, sampai cape yang mendongeng. biasanya nenek saya yang suka mendongeng, hehehe

  5. aku dulu gak pernah BuMon, nyanyiian anak2 utk bobo…
    biasanya malah baca buku cerita …
    jadi, dongeng sebelum tidur itu tiap hari dibacakan utk pengantar tidur… :)

    hedeh, itu ponakan yg mencium sticker Garuda…bener2 cinta tanah air ya BuMon …
    baru tau sekali ini , ada yg kayak gituh … :)
    salam

    1. anak2 udah gedean baru dibacain buku bun,
      lucunya kalau main bonekaan mereka menirukan gayaku mendongeng

      aku di tengah, dua anak itu di kiri kanan, nah bonekanya juga digituin, ananda lalu pura2. pegang buku, padahal belum kenal huruf

  6. Kalo aku suka nyanyiin lagu nina bobok ke Raja tapi syairnya diganti begini, “raja bobok..ooo raja bobok..anak mama sayang, cepatlah bobok” :D

    Duh, keren banget itu kalo lagu pengantar tidurnya Garuda Pancasila..nasionalis banget yah :D

  7. baru denger lagu pengantar tidur pakai lagu garuda pancasila….hehe

    kalau aq sih dulu standar lah lagu nina bobo tapi aku ganti jadi rafi bobo

  8. Garuda Pancasila kan lagu nya Mars gitu mba…
    bukannya ngantuk malahan jadi semangat lagi…hihihi…

    Fathir keren dong…
    kalo mau bobo disenandungkan lagu soundtrack nya drama korea Secret Garden ama mama nya…hihihi…

  9. he he mungkin si kecil gak mau gara-gara syair , ” kalau tidak bobok digigit nyamuk” kan dia mikir bunda nyamukkan kan lebih senang ngigit pas kita sedang asyik ngedengkur.

  10. Garuda Pancasila? Ampun, aneh banget, ga sekalian aja Rayuan Pulau Kelapa Bu, xixixi… saya dulu ga pernah dininabobokan karena berdua adik, jadi biasanya maen sebelum tidur lalu tertidur sendiri kalo yang satu udah kecapean duluan ato tertidur mendengar yang satunya bercerita… Hehehe…

    1. anak manis, he..he…jam 8 udah tidur,
      Kami kena jam malam abis Dunia Dalam Berita

      lagu lullaby buat anak laki ada lho, Belaian Sayang, ciptaan Bing Slamet, baru teringat setelah baca komen Mechta,
      bunyinya : ” tidurlah si buyung, anakku sayang

  11. benar2 unik keponakan yg suka garuda pancasila sebagai lagu lullaby itu :)
    kalau dulu saat kecil bapak ibu suka menyanyikan Belaian Sayang bagi kami…

  12. Lagu Dirut-nya keren Kak.. Suka sekali mendengarkannya..
    Kalau lagu mengantar tidur, saya tiru dari Papa. Entah beliau karang sendiri atau tidak, yang jelas, syair berbahasa Minang itu seringkali beliau senandungkan kalau sedang menidurkan kami dulu dan terus beliau pakai ketika menidurkan cucu-cucunya.. Dulu, waktu anak-anak masih balita, saya suka juga pakai lagu tersebut..

    Kira-kira syairnya begini:

    Wah ewah, ciek kayah
    bajalan di tangah sawah
    taragak pai ka makkah
    basomo jo amak ayah..

    Begitu seterusnya sampai beberapa bait dengan akhiran “ah”
    Kadang-kadang, saya suka karang-karang sendiri juga.. :D

  13. lagu dirut mendayu bikin nelangsa… ayah nak bejalan..

    #alamak! itu yg cium stiker garuda.. skrg pasti selalu cinta tanah air, xixi. :P

  14. Iya bun, dulu aku suka dengar mamaku mendendangkan lagu nina bobo buat para adik:-)

    Zaman punya anak aku juga suka berdendang buat mereka, salawat badar, heheee…*pengantar tidur bukan ya bun:-)

  15. Saya termasuk yang tak pernah menyayi waktu menidurkan Eny dan Sandy karena merteka lebih suka dibacakan cerita dari Majalah Bobo jeng.

    Lagu2 wajib seperti itu seharusnya juga ditayangkan oleh Stasiun swasta setiap mengakhiri berita ya jeng.

    Salam hangat dari Surabaya

  16. hehehe klo saya, suka ngarang lagu sendiri Kak
    doah didong – begitu kira2 istilahnya … dan jangan suruh ulang kalimat yang pertama, karena dijamin beda hiihhiih … ajaibnya par aponakan ya tidur aja tuh :D

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s