Satu Bait Ranah Minang

20120714-060240.jpg

Ranah Minang nan elok alamnya dipadu  dengan rumah bagonjong, yaitu  rumah dengan atap yang melengkung seperti tanduk kerbau, sungguh suatu pemadangan menakjubkan.  Lihat lingkungan sekitarnya,ada gunung  gagah, awan berbentuk  indah, sawah dengan berbagai warna padi dan jika jeli bisa  terlihat  sedikit air danau Maninjau. Selain  indah alamnya,  budaya Minangkabau kaya pepatah atau peribahasa, salah satunya kuketahui dari komentar Uni Evi di tulisan tentang saga.

Nan kuriak kundi
Nan merah sago
Nan baik budi
Nan elok baso

Artinya :

yang bermotif itu kundi (biji saga),

yang berwarna merah saga,
yang baik itu budi,

yang indah itu bahasa (sopan santun atau tata krama), kira-kira begitu terjemahan dari eMak Ladang Jiwa, yang mungkin bermakna agar dalam pergaulan kita bisa menjaga tata krama.

Peribahasa ini kutemukan menghiasi bagian atas rumah bagonjong di kelok 44, jalan dari Bukittinggi ke arah danau Maninjau.  Ini oleh-oleh untuk Uni Evi, terima kasih telah memperkaya wawasan budaya uni sayang…

20120714-061119.jpg

About these ads

51 gagasan untuk “Satu Bait Ranah Minang”

  1. Satu bait ranah Minang dipadu pelangi Julinya LJ menggerakkan banyak rencana perjalanan menuju Bukik nih. Foto indah … yang menonjolkan rumah bagonjong nan megah jadi bagian kecil dari alam raya.

  2. Jadi kangen pulang kampung nih Kak… :)

    Indonesia memang kaya budaya dan keindahan alamnya serta falsafah hidupnya, ya Kak. Patut kita lestarikan agar tetap bisa dinikmati sampai kapan pun

    1. di sana banyak pemandangan seperti ini, Rumah dengan hamparan Sawah di sekelilingnya, dipagari deretan pohon kelapa …, cantiklah..

        1. iyaaa…coba ada kakak Inon … pasti seruuu…
          ini saking banyaknya yang mau diceritain bunda sampai bingung mau mulai dari mana he..he…

  3. sebagian oleh2 dari ranah minang ya mbak… nunggu oleh2 lainnya ah.. ohya, sempat ngintip foto2 cantik di FB… pengeeen…

  4. aku ga ngerti samsek bahasa minang …
    btw rumah itu tampaknya kosong yah ga ada yg nunggu. Cita2ku banget itu…punya rumah deket gunung di tengah sawah dan kebun. damai bangeeet!

  5. Wah terima kasih banget oleh2nya Mb Mon. Gak bermaksud ria, kampungku cantik banget ya hehe…Duh jd terobati kangen di sekitar maninjau..ngambil foto monyet2 kelok 44 juga kah? Mereka teman2ku hehe…

    1. nah tuh Mbak EM juga terpesona…
      aku sendiri ini kunjungan kedua mbak…, setelah tahun 80an, tapi tetap rasanya seperti baru pertama kali

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s