Sebelum Bertindak

Lagi iseng memperhatikan aneka  papan  atau spanduk yang terpasang di sekitar obyek wisata. Sebelum bertindak yang bisa mendatangkan teguran, simak dulu isi pesannya.

Ayat suci Al Quran yang mengingatkan untuk menjaga kelestarian lingkungan, di Puncak Lawang, titik pandang ke arah danau Maninjau

Puncak Lawang yang sunyi sepi mungkin oleh sebagian orang dijadikan tempat mojok sehingga timbullah papan peringatan ini, klik untuk memperjelas.

Puncak Lawang

Papan peringatan yang ada di tepi danau Singkarak.  Di   Sumater Barat banyak orang yang memelihara anjing pemburu yang  bisa membantu melacak keberadaan hama babi hutan.  Hewan ini banyak juga yang dilepas begitu saja.

di danau Singkarak

Spanduk berbahasa Minangkabau ini ada di terminal keberangkatan bandar udara internasional Minangkabau, Padang.  Maaf, kurang fokus  karena terburu-buru porter sudah mendorong trolley ke counter check in.  Arti tulisan di spanduk yang himbauannya sangat halus ini kira-kira demikian : “saudara sekalian, jika meletakkan mobil sembarangan bandara menjadi tak cantik, ibarat mencoreng arang di muka sendiri”.

di Bandara Internasional Minangkabau

About these ads

59 thoughts on “Sebelum Bertindak

  1. Papan peringatan memang perlu jeng. Semoga lama-lama kita bisa mentaati larangan/perintah/himbauan/ajakan yang baik.

    Mosok orang Indonesia harus dikasih papan peringatan ” Ngebut~Benjut !!”, rasanya gak elok. Kan kita katanya bangsa yang ramah tamah dan berbudi luhur.

    Salam hangat dari Surabaya

  2. Di Jogja juga banyak yang keren-keren papan pengumumannya Kak. Salah satu contohnya, papan pengumuman di sebuah gang. Kira-kira bunyinya begini: “Jangan ngebut, ibuku baru sholat”.

    Oya, kemarin, di Kepahiang, saya menemukan papan pengumuman di SPBU yang tak kalah kerennya. Kira-kira bunyinya begini: “Sambil menunggu, lebih baik baca istighfar”… :D

  3. Mbaaaak, yang pertama kali membuat saya tertarik masuk museum itu ajakan mbak Monda lo…hehehe, jadilah pas mas Budi ngajakin kesana, saya langsung meng-iya-kan…makasih ya udah dikasih wawasan :D

  4. Makin dituntut kreativitas menyampaikan pesan dalam papan peringatan ya agar mendapat perhatian, selain utamanya menyuburkan kesadaran. Salut mbak tuk perhatian detailnya.

  5. jarwadi berkata:

    kenapa ya ada larangan memandikan anjing. apa dikhawatirkan anjing mengotori lingkungan?

    saya sendiri sangat tidak suka dengan anjing :)

    • mungkin aja…,
      karena di danau ini kan ada usaha pelestarian ikan, dan airnya juga dipakai untuk PLTA, mungkin juga penduduk ambil airnya dari sini juga

  6. Peringatan yang biasannya saya temukan di tempat umum bahasanya kan standar ya mbak, tapi di daerah ini semua peringatan itu disesuaikan dengan kondisi yang mungkin terjadi…bayangkan, sampai ada kata-kata dilarang memandikan anjing segala :D

  7. LJ berkata:

    pengumuman dipasang untuk diabaikan, kak.. hehhe,
    aku ngaku jarang baca pengumuman.. bahkan pengumuman yg aku bikin sendiri di kamar mandi, agar yang keluar kamar mandi hendaknya mematikan keran. justru yg sering melanggar adalah diriku sendiri.. ckckck. :P

    orang minang itu kelewat cuek kali kak,
    sehingga peringatan segala bentuk dan rupa terpasang dimana2
    tapi teteuuppp… egp dah.
    di jam gadang kudu pake pengeras suara setiap 15 menit itu diingatkan “…agar membuang sampah pada tempatnya.. krn kebersihan itu adalah tanggung jawab kita beeerrrrsama…!!!” :P :P

  8. Ada banyak pilihan kalimat untuk menyampaikan pesan, tinggal bagaimana kita menyampaikannya.
    Sayang disayang, papan himbauan maupun peringatan bertebaran dimana-mana, tapi kesadaran masyarakat yang masih memprihatinkan

  9. Ya ampun, yang “Dilarang memandikan anjing” lucu banget… :D

    Jadi inget, di salah satu goa di Pangandaran pernah ada plang “Dilarang membuang celana dalam di sini” :mrgreen:

    Salam kenal, kaka :)

  10. Yang paling banyak keisengan coret-mencoret .. apalagi di batu alami .. peringatanpun banyak yang tidak diindahkan :(
    Entah peringatan yang satunya itu diindahkan enggak ya … he he

  11. wah, kayaknya bolak balik ke Soeta blom nemu tulisan seperti itu deh.
    kreatif juga petugas2 di bandara Padang ya Kak

    btw kenapa itu gak boleh memandikan anjing di danau kak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s