Bermain Di Selokan

Posted on Oktober 22, 2012

44


Entah pa yang dicari anak-anak lelaki ini, mereka terlihat asyik sekali bermain di dalam selokan  dekat halte bis.  Pengamatanku terpaksa terhenti  karena bis sudah datang.

Kesan pertama melihat mereka kok ya mau main di selokan seperti itu… tetapi lama kelamaan aku sadar anak-anak itu mana mengerti bahaya, kotor, jorok, yang penting hatinya senang. Memang sebagai orang dewasa kita hanya bisa menilai  sesuai  standard kita sekarang. Tapi coba ingat masa kecil, pernah tidak main kotor sampai akhirnya pulang ke rumah dimarahi ibu?

Aku dulu juga senang main kotor, tetapi untungnya orang tuaku tidak memarahi.

Aku pernah masuk ke dalam parit kecil di lapangan golf yang sedang dibangun. Jadi di sana masih banyak lumpur. Tujuan bermain ke sana sebetulnya karena disuruh guru bawa tanah liat  atau lempung untuk pelajaran prakarya di kelas 3 SD. Nantinya tanah liat akan dibentuk menjadi asbak.

Dalamnya selokan itu sebatas betis kami, malah mungkin lebih tepat disebut kubangan. Keasyikan main di dalam air berlumpur aku dan temanku malah melihat ada gerakan ikan. Rupanya di situ ada lele. Dengan sok tau kami berusaha menangkap lele yang terjebak. Susah lho .., lele itu biarpun sudah terperangkap dan terpegang ekornya gerakannya tetap lincah . Dasar anak singkong yang  sok tahu, dikira gampang menangkap lele dengan tangan telanjang he..he… Kata orang teknik menangkap lele itu harus pakai umpan berbau. Alhasil tak ada ikan  yang tertangkap…tapi waktu itu rasanya hati senang sekali meskipun berjalan pulang ke rumah dengan baju basah.

Bagaimana teman…, pernah main dalam selokan atau lumpur ?

About these ads
Posted in: Uncategorized