Negeri Lima Menara

Buku ini kudapat berkat rekomendasi dan pinjaman dari kakak ipar.
Novel ini sangat inspiratif. Bercerita mengenai dunia pendidikan di pondok pesantren.
Di sini diterapkan prinsip “guru ikhlas mengajar dan murid ikhlas diajar”
Di pondok dikenalkan motto  “Man jadda wajada” (siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil)
Banyak kata-kata bijak yang memotivasi, di antaranya kutipan dari halaman 108 : ” Jadi pilihlah suasana hati kalian, dalam situasi paling kacau sekalipun. Karena kalianlah master dan penguasa hati kalian. Dan hati yang selalu bisa dikuasai pemiliknya, adalah hati orang sukses”

Setelah sekian lama tidak ada novel dengan latar belakang Minangkabau, akhirnya muncul buku ini yang terinspirasi dari kisah nyata si pengarang A.Fuadi. Ada kerinduan khusus yang akhirnya tersalurkan di sini, mengenang karya para pengarang besar di jaman Balai Pustaka yang sarat dengan latar budaya Minang. Banyak kata yang sudah jarang ditemui di karya masa kini muncul lagi di sini seperti “terang-terang tanah” yang menggambarkan kayanya bahasa Indonesia.

Kisah ini menceritakan kehidupan santri di pondok pesantren di pelosok Jawa Timur.. Enam orang santri dari berbagai daerah bertemu dan bersahabat di sini. Mereka dikenal dengan julukan sahibul menara, karena sering berkumpul di kaki menara masjid untuk bercengkerama dan menabur mimpi melanjutkan belajar berkeliling dunia.
Tokoh utama Alif Fikri dari Minang yang dengan setengah hati masuk ke pondok ini karena Amaknya ingin pelajar terbaik masuk pondok dan bukan hanya karena pondok adalah pilihan kedua. Tapi akhirnya dia sadar, pendidikan di pondok dilakukan 24 jam di semua tempat yang mengharuskan berbahasa Arab dan Inggris setiap saat mampu membentuknya jadi orang yang percaya diri.
Humor dan keharuanpun bisa ditemui di sini, seperti waktu tokoh Baso yang ngotot ingin hafal Al Quran agar almarhum orangtuanya mendapat kemuliaan di akhirat harus putus sekolah  untuk merawat neneknya.

Di akhir cerita kekuatan mimpi mampu mengantar sahibul menara melanjutkan sekolah di luar negeri, termasuk Baso.

3 thoughts on “Negeri Lima Menara

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s