Middlesex by Jeffrey Eugenides

Beberapa hari ini di siaran berita televisi nasional beredar sebuah kisah cinta yang berujung ke pengadilan. Masalahnya ibu si wanita melaporkan  pemalsuan jenis kelamin menantu.  Dahulu sang menantu dikenal sebagai wanita tetapi kini dia berubah jadi pria.

Problem seperti ini pernah kubaca di sebuah buku berjudul Middlesex karya Jeffrey Eugenides yang diterbitkan oleh Serambi. Kucari buku ini setelah dibahas di Oprah Winfrey Show. Untunglah ternyata buku ini sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Middlesex terbit 2002 dan mendapatkan hadiah Pulitzer, diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia tahun 2007.

Kisah ini berlatar belakang budaya keturunan Yunani di Amerika. Secara kilas balik digambarkan terjadi perkawinan incest dari sepasang kakak adik dalam pengungsian.  Sang anak kemudian menikah dengan keluarga dekatnya pula. Jadilah si cucu Calliope Stephanides  mengalami kelainan, berkelamin ganda atau hermaphrodith. Calliope atau Cal, nama laki-lakinya diketahui memiliki kelainan setelah berumur 14 tahun dengan tidak disengaja saat ia mengalami kecelakaan dan dirawat di UGD.

Aku terlahir dua kali : pertama, sebagai seorang bayi perempuan, di Detroit 1960, lalu sekali lagi sebagai remaja laki-laki di sebuah ruang gawat darurat di Pensylvania, 1974. Demikian pembukaan dari buku ini.

Hasil pemeriksaan menunjukkan ia memiliki kromosom XY yang dimiliki pria umumnya, sedangkan kromosom wanita adalah XX. Karena telah dibesarkan sebagai anak perempuan akibat alat kelamin yang tidak berkembang sempurna dokter semula ingin melakukan operasi kelamin baginya dan menjadikannya sebagai wanita. Tetapi ia memilih jadi lelaki dan lari dari rumah, walaupun ia mengakui nyaman sewaktu masih sebagai wanita dan kadang2 merasa terasing di lingkungan pria. Setelah bertemu beberapa orang yang memiliki kelainan yang sama ia bisa menerima keadaan.

Cerita ini lebih dari setengahnya menceritakan budaya Yunani dan jejak sejarah keluarga yang berasal dari sebuah kampung terpencil di gunung di Bythinios, jadi sudah lazim terjadi perkawinan antar keluarga dekat, dan kelainan pada kromosom ke lima seperti Calliope sudah beberapa kali terjadi, kelainan ini diperkirakan bersifat tersembunyi selama 9 generasi dan mulai timbul di keluarga itu sejak tahun 1700an.

Mungkin kejadian di awal paragraf di atas berbeda dengan isi buku ini, karena dikabarkan si tokoh itu memiliki kromosom XXY dan disebut dengan sindrom Klinefelter.

66 respons untuk ‘Middlesex by Jeffrey Eugenides

  1. achoey berkata:

    Bu, kadang kita sedih melihat ada yang sampai nekat2nya menikah atau berhubungan dengan sesama jenis. Padahal ini jelas dilarang dalam agama.

    Moga kita semua terhindar.

  2. kikakirana berkata:

    Jadi sebenernya gimana ya???
    hmm… jadi bingung dech >_<
    klineferter… membingungkan…

    eh bukannya akhirnya itu si X itu sudah terbukti jadi perempuan? kalo nggak salah itu berita terakhirnya…
    Qk baca di yahoo

    HIDUP!!! ^_^

  3. tutinonka berkata:

    Kisah berubahnya sekse (jenis kelamin) ini sebenarnya bukan yang pertama terjadi di Indonesia. Saya pernah membaca di majalah, beberapa tahun yang lalu, seorang bekas atlet perempuan berubah menjadi laki-laki. Ia yang semula memiliki suami, kemudian menikah dengan seorang perempuan. Entah bagaimana kondisi (maaf) genitalnya dulu, sehingga bisa berubah demikian.

    Jalan hidup manusia kadang-kadang memang unik dan tak terduga …

  4. Mamah Aline berkata:

    ini baru saya dengar mba monda… , terakhir di Tv ada anak laki2 di jakarta yang namanya cecep juga berkelamin ganda

  5. lyna riyanto berkata:

    saya kenal seseorang yg mengalami nasib seperti ini
    secara fisik luar dia baik2 saja,lebih ke laki2 dari fisiknya.
    keluarga besar kami menerima keadaannya dengan lapang dada. sudah dilakukan operasi 2 kali dan harus menjalani operasi lanjutan menunggu dia lebih dewasa

    semoga dia menjadi orang yg sukses kelak

  6. monda berkata:

    bukan hanya perkawinan dgn keluarga dekat yg bisa menyebabkan macam2 kelainan, memang sebaiknya dicek dulu ya kesehatan sebelum menikah
    bibit,bobot,bebet biar bgmnpun tetap penting

  7. anna berkata:

    yaa mungkin karena masih sedarah, jadinya ada kelainan ketika punya keturunan.

    sepertinya episode oprah yang itu saya nonton mbak. tentang beberapa orang juga yang punya ‘dobel’ identitas.

    wah, emamng pada akhirnya kita harus banyak bersyukur ya..terlahir dengan normal. 🙂

    • monda berkata:

      ya topik ini menyadarkanku masih banyak masalah di luar sana
      sebaik dan seburuk apapun kita memang harus selalu bersyukur ya

  8. bundadontworry berkata:

    wah, ini pengetahuan baru utk bunda, Mbak.
    memang perkawinan yg terbaik sepeti yg diatur dlm Islam, jadi tdk mengacak2 nasab ya ,krn Islam sangat mementingkan nasab ini.
    terimaksih utk infonya Mbak Monda.

    nb: rumah dgn cat baru ya Mbak?
    cantik sekali 🙂

  9. Kakaakin berkata:

    Pengen juga ah, baca bukunya. Nekat juga tuh orang2 yang nikah dengan keluarga dekat 😦

    Semoga ada penyelesaian yang jelas tentang kasus yang ‘itu’ ya, Mbak 🙂

  10. dreesc berkata:

    udah baca buku ini…. menurut dree bukunya bagus…. dree juga baca buku ini setelah dree liat di Oprah…. dree suka buku yang bisa nambah wawasan baru…. lam nal…

  11. edratna berkata:

    Monda, makanya di beberapa keluarga sangat ketat mengatur pernikahan yang dilarang….tak boleh menikah antar sepupu dekat….dari sisi gen kawatirnya gen yang lemah akan muncul.

    Wahh perlu cari bukunya nih…makasih ya infonya

      • monda berkata:

        udah tamat seri harlequinnya bu?
        kmrn aku juga udah tergoda mau beli, krn 3 buka kan bonus 1, tp apa daya anak2 beli bukunya cukup banyak juga, budget buku hampir lewat he..he..

  12. Ifan Jayadi berkata:

    Memprihatinkan sekali. Malahan saya dengar si ibu yang anaknya menikah dengan laki2 (yg ternyata perempuan = sebut aja si X) menuding bahwa X tersebut sebenarnya hanya mengingkan harta si anak. Nggak tahu ya benar apa salah

  13. delia4ever berkata:

    wahhh kok lia baru tau ya…:(
    membaca nya jadi ingat perkawinan satu marga yang malah berakibat lain….pernah baca dulu sekali…

    makasih banyak ^_^

  14. MU2' berkata:

    Bukan berarti saya tidak menghormati orang tua, tapi kenapa sering kali orang tua harus mengorbankan kebahagian anak demi mempertahankan egonya. seperti dalam kisah jane dan alter…

    Salam 😀

  15. bintangtimur berkata:

    Baru baca disini mbak, tentang buku yang mendapat hadiah pulitzer itu, Middlesex…
    Kelainan yang tidak diinginkan tentunya, tetapi kalau sudah dilahirkan demikian semua harus diterima dan dijalani dengan ikhlas 🙂

  16. uphiet berkata:

    bukunya menarik, harus segera berburu nih. Kok saya baru tau kalau ada yang memiliki kromosom XXY, nah trus itu bagaimana? 🙂
    Salam kenal..

  17. nh18 berkata:

    HHmmm …
    Ini pengetahuan baru bagi saya …

    cerita mengenai perkawinan dekat yang ditengarai bisa menyebabkan hal ini …

    salam saya Kak

  18. nakjaDimande berkata:

    1. kok aku ngga tau kisah pemalsuan jenis kelamin itu ya mbak. payah niyh..

    2. novel yg menarik, makanya pengaturan pernikahan dalam Islam udah yang paling bagus bagi seluruh umat manusia ya Mbak.. [komen yg berusaha nyambung, maksa]

    • monda berkata:

      bundo bisa cari infonya dgn kata kunci sindrom klinefelter, sori ya aku nggak melengkapi linknya,
      ntar pembahasannya jadi terlalu panjang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s