Libur telah usai

Liburan sekolah telah berakhir, waktunya kembali ke dunia nyata, kembali bekerja keras karena Senin depan awal masuk tahun ajaran baru.  Semua bahan perlengkapan sekolah harus dicek lagi, baju seragam, sepatu, alat tulis, atau ada baju yang perlu diperbaiki, atau sepatu yang sudah kekecilan.

Pada saat seperti ini bertambah lagi tugas ibu-ibu yang masih punya anak sekolah di SD.  Buku-buku tulis  baru harus disampul  dengan kertas coklat dan sampul plastik, buku cetak disampul dengan plastik bening.  Pekerjaan ini sudah harus  mulai dicicil beberapa hari sebelumnya karena buku tulis cukup banyak, supaya di hari pertama sekolah nanti tinggal menyampul  buku cetaknya saja yang biasanya baru mulai dibagikan di hari pertama sekolah.

Buku-buku cetak lama dari kelas terdahulu dikeluarkan, diperiksa satu persatu, buku-buku pelajaran yang akan dipakai untuk ujian nasional disimpan, dan buku-buku lainnya dimasukkan kotak, mungkin nanti akan ada yang membutuhkan.

Buku tulis lama disortir,  yang sudah penuh  diserahkan ke pemulung untuk didaur ulang.  Halaman buku  yang belum ditulisi  kulepaskan dan dikumpulkan jadi satu. Jika diambil dari tengah buku lembaran itu bisa disatukan lagi ditambahi cover buku yang masih baik lalu  dibawa ke tukang fotokopi untuk  distapler  atau bisa juga dijahit dengan benang tebal di bagian tengah kertas  sehingga akan didapat buku baru. Sayang sekali halaman kosong itu jika dibiarkan begitu saja, karena mengingat banyaknya batang pohon yang telah ditebang untuk membuat kertas. Cara kecil ini mudah-mudahan dapat ikut melestarikan lingkungan hidup.

Jika tidak bisa disatukan karena kertas bukan berasal dari bagian tengah buku,  maka helaian itu dibagi dua dan distapler tengahnya  dibentuk  menjadi buku kecil seukuran saku, lumayan untuk mencatat pengeluaran harian, atau catatan belanja ibu rumah tangga.

Tahun ajaran baru  sekarang jatuh pada bulan Juli. Tetapi dahulu tahun ajaran baru dimulai pada bulan Januari. Perubahan ini terjadi di tahun 1978 .  Seharusnya kenaikan kelas pada bulan Desember 1978, tetapi tiba-tiba diperpanjang menjadi bulan Juli 1979, alhasil tahunpelajaran menjadi 3 semester atau satu setengah tahun.

Alasan kementerian pendidikan waktu itu kalau tidak salah untuk menyamakan pendidikan Indonesia dengan sistim internasional. Untuk mengisi waktu yang setengah tahun itu diserahkan ke masing-masing sekolah.  Di sekolahku karena kurikulum untuk tahun itu sebenarnya telah selesai kami boleh memilih pelajaran tambahan seperti administrasi, tata buku, hitung dagang, dan Arab Melayu serta berbagai ekstra kurikuler seperti PMR (Palang Merah Remaja), olahraga, pramuka dan bina musika (lumayan bisa muncul di TVRI lokal 2 kali). Semester itu berlangsung lebih santai dan jam belajar lebih longgar.

Iklan

32 thoughts on “Libur telah usai

  1. niQue berkata:

    kok cepet usai liburannya kak?
    si abang baru masuk lg nti tanggal 11 juli lho?

    eh kreatif juga itu kertas daur ulangnya
    nyontek aaah 😀

  2. Mechta berkata:

    Waah..ternyata ‘ritual’ di awal tahun ajaran baru ternya cukup rumit ya… dan saluut dengan usaha mbak Monda utk selalu komit dg pelestarian lingkungan 😀

  3. BunDit berkata:

    Perubahan tahun ajaran mulai th 1978 to bun, baru tau nih. Ah…gak sabar menyiapkan pernak-pernik anak sekolah ehehhehe 😀

  4. lozz akbar berkata:

    senang bisa punya Tante yang segala aspek kehidupannya dibenturkan dengan peduli lingkungan. sayang jauh, andai dekat pasti saya mau nyuci gudan buat ambilin buku0buk bekas di situ. adik-adik saya juga punya kegiatan pencinta alam, ngumpulin kertas bekas di sini. dan untuk buku tulis yang masih bisa dipakai kadang dirangkai kembali menjadi buku, kemudian disumbangkan kepada siswa yang tidak mampu

    salam lestari tante Monda….

  5. Orin berkata:

    Oooh….Orin baru tahu Bun tahun ajaran mulai Juli itu sejarahnya begitu. Dulu pas mau masuk SD, sempat ga boleh karena dianggap belum cukup umur (karena Orin lahir di bulan Oktober, jadi 6 tahun aja belum resmi), tapi untungnya udah bisa baca jadi akhirnya boleh sekolah hihihihi…

  6. nh18 berkata:

    Mengenai cerita yang satu setengah tahun itu …
    saya juga mengalaminya Kak …

    Dan terus terang saja … pelajaran terasa diulur-ulur … di eret-eret …

    Saya pernah menulis juga tentang itu disini

    Salam saya Kak …
    Selamat beraktifitas kembali

  7. bundadontworry berkata:

    biasanya kalau habis liburan panjang begitu, anak2 mulai agak susah utk kembali bangun pagi, krn terlalu lama bangun siang ya Mbak Monda.

    untung bunda dulu gak kebagian tambahan 6 bln itu, keburu tamat (* beruntung*) 🙂
    salam

  8. ossy berkata:

    ooh gitu ceritanya ya tahun ajaran baru jadi bulan juli? dari dulu bertanya2 kenapa ga dari januari aja, kok nanggung amat..
    dalam waktu bbrp tahun ke depan aku jg akan seperti mbak monda, nyiapin keperluan sekolah anak.. hehe, seperti dulu alm. ibuku ikut sibuk klo mau mulai sekolah

  9. julianusginting berkata:

    kalo liburan telah usai mulai sekolah lg mulai pelajaran baru…mestinya anak2 pada semangat ya…dengan kurikulum baru..hehe..:)

  10. Kaka Akin berkata:

    Kalo ibu saya suka mengumpulkan sisa2 halaman kosong pada buku saya dan saudara2 saya, untuk dijadikan buku nota bon orang2 yang ngutang di warung ibu saya 😀

  11. edratna berkata:

    Menjadi ibu memang tak pernah berhenti sibuk ya…anak mau liburan, ibu memikirkan liburan apa yang menyenangkan namun bermanfaat….libur selesai ikut sibuk mempersiapkan mulai sekolah..saat anak ujian, ikut deg2an dan nggak doyan makan. Menjadi ibu memang tak pernah berhenti, bahkan sampai anak-anak besar

  12. yani berkata:

    wah mba, aku baru tau kalo dahulu kala ajaran baru tu Januari.. btw, mo dibantuin nyampulin buku? aku kangen rutinitas itu.. semenjak kuliah ngga pernah nyampulin buku lagi, hehe.. dulu sukanya nyampulin buku pake kertas kado 😀 kalo buku tugas, baru pakai sampul “resmi” yg warna coklat itu loh, hihi

    • monda berkata:

      boleh yan, buku cetaknya kakak aja udah 12,
      buku adek baru besok dibagikan
      seminggu ini kalau nggak bw harap maklum, lagi nyampul ya he..he..

  13. Asop berkata:

    Bagus lah, liburan sekolah usai, Bandung akan kembali lengang seperti biasa. 😡
    Menyebalkan, sebagai penduduk Bandung (meskipun sementara), saya ga suka melihat begitu macetnya Bandung ketika musim liburan. Bis-bis dari berbagai kota datang tumpek-blek di pinggir jalan. Anak2 muda entah SMP ato SMA pada berburu pakaian untuk dibawa pulang. Duh… musim liburan itu sampe penduduk Bandung sendiri ga berani keluar rumah… saking macetnya dan ga mau capek di jalan. 👿

    • monda berkata:

      sebel ya sop, bandung jadi padat
      kl ke bandung aku juga menghindari hari libur panjang, nggak tahan macet,
      musti cari solusi tuh biar bandung nyaman lagi,

      tp aku mulai kehilangan indahnya rumah2 tua yg kini mulai banyak berubah menjadi FO dan tempat usaha lainnya

      bagusnya bandung kan di gedung2 tuanya itu

  14. bintangtimur berkata:

    Ide menyatukan lembar-lembar kertas jadi buku itu keren banget, mbak 🙂
    Memanfaatkan apa yang masih bisa dipakai adalah kewajiban kita ibu rumah tangga…ehm, sayang sekali tips ini saya baca saat anak saya udah kuliah!
    Posting ini mengingatkan saya ke beberapa tahun lalu, saat masih nyiapin ini itu buat Risa yang masih SD atau SMP. Di waktu SMA dan kuliah, dia sudah cukup dewasa untuk mengatur semuanya sendiri…duh, jadi kangen dengan masa-masa itu, mbak…

    • monda berkata:

      menyatukan lembaran buku tulis itu dulu diajarin di prakarya sekolah dgncara menjahit pakai benang dan disampul dengan kain, bukunya jadi keren deh mbak

      kangen nyampul mbak? aku udah kecapean nih, bantuin dong

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s