Jakarta Macet Total ?

Jakarta  semakin padat dengan kendaraan bermotor dan pada tahun 2014  akan macet total karena pertumbuhan jalan tidak sesuai dengan pertumbuhan kendaraan. Sampai-sampai ada wacana memindahkan ibukota negara atau pemerintahan ke Palangkaraya , seperti usulan Bung Karno jaman dulu.

Ok, Jakarta memang padat karena banyaknya manusia yang beraktifitas di sana.

Penyebab kemacetan bisa jadi karena kenaikan jumlah penduduk dan penyebarannya  tidak merata, banyaknya penglaju atau commuter dari kota satelit  yang bekerja di pusat kota, banyaknya kendaraan pribadi sedangkan kendaraan umum  sedikit  dan tidak nyaman.

Bagaimana cara mengurangi kemacetan? Hi.. hi..biar lah orang-orang pintar yang merumuskan. Tetapi kalau boleh buka suara sih.. pusat bisnis jangan di segitiga emas saja, lalu pegawainya dikasih rumah dekat kantor (mau banget..), atau ditempatkan di kantor cabang yang dekat rumahnya (ini pinter2nya boss aja yang ngatur…) bisa mengurangi jumlah orang dan kendaraan yang lalu lalang bukan?

Sebagai rakyat biasa  para penglaju  bisanya cuma berpikir bagaimana mencapai kantor dengan cepat dan hemat, nyaman  dan nggak cape di jalan.

Nah, untuk mengatasi macet para penglaju bisa menitipkan kendaraannya, kendaraan roda dua atau empat di tempat penitipan kendaraan yang berada di sekitar pintu masuk jalan tol yang dikelola perorangan.

Biaya titipnya murah Rp 3000,-  untuk motor dari pagi sampai sore. Mau dititip lebih lama  atau menginap juga bisa, ada hitung-hitungannya sendirilah. Setelah kendaraan dititip pemilik bisa memilih melanjutkan perjalanan dengan bis kota atau naik mobil omprengan. Ongkos kedua moda ini tidak berbeda jauh, bis 7 ribu, omprengan 10 ribu.

Kendaraan yang dipakai untuk omprengan ini bervariasi ada mobil jadul yang panas atau mobil baru yang berAC. Tujuannyapun bervariasi ke beberapa tempat di pusat kota Jakarta, yang terbanyak ke daerah jalan protokol Sudirman dan Thamrin. Sebuah mobil minibus bisa memuat 11 penumpang, ya sempit-sempitan sedikitlah. Yang penting sampai tepat waktu dan selamat.

Iklan

36 thoughts on “Jakarta Macet Total ?

  1. anna berkata:

    iya…
    makanya saya nggak pernah lama2 di jakarta Mbak..
    kepengen segera balik jogja..
    mungkin karena kebiasa jalan di jogja lancar, macet di Jakarta bener2 bikin saya stress lho mbak..

    aku juga kepengen lama2 di Jogja jeh:D

  2. Ikkyu_san berkata:

    mungkin perlu lebih banyak orang yang kerja di rumah shg tidak menuhi jalan. adikku salah satunya tuh, kerja via internet.

    delivery makanan juga solusi bagus, spy org tidak numplek di jalan waktu makan siang.

    di Tokyo, universitas dan kantor besar sengaja pindah ke pinggir kota, sehingga mhs dan pekerja tidak harus ke pusat kota.

    EM

    banyak hal yg bisa dicontoh dari Jepang yg serba teratur ya mbak, transportasi, tata kota, kesiapan menghadapi bencana, dll

    pengen banget bisa kerja dari rumah ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s