Jamur Merang dan Tiram

“Mama, aku disuruh bawa jamur merang dan tiram ke sekolah untuk pelajaran biologi ” kata si sulung.

“OK, besok pulang kerja Mama mampir deh ke Giant”

Pagi  keesokan harinya iseng-iseng mampir ke pasar yang selalu dilewati dalam perjalanan kerja. Tak ada  tiram.

Akhirnya tetap seperti rencana semula, sepulang kerja mampir dulu di supermarket itu. Di bagian seafood tak terlihat tiram. Wah, kacau nih musti cari ke mana pikirku, ya sudah cari jamurnya saja dulu.

Sampai di bagian sayur mayur , berjejer barisan jamur,  jamur merang ada di etalase  dan tarrrraaaa…… di sebelahnya bertengger dengan manisnya jamur tiram. Ya…., jangan-jangan mamanya jaka sembung nggak nyambung nih….

Segera kutelpon ke rumah, dan benar memang yang diminta itu jamur tiram. Kutegaskan berkali-kali jamur tiram apa tiram kak..? Si kakak sampai  sebel kalik ya…:P

Aku tahunya cuma jamur merang  dan jamur kuping, ada lagi pernah lihat jamur  shiitake, champignon, tapi jamur tiram baru tahu. Ha..ha….., maklum di rumah nggak ada yang doyan jamur makanya nggak tahu perkembangan dunia jamur (mama sudah seperti katak dalam tempurung …..) :D

Info dari Wikipedia begini : Jamur tiram (Pleurotus ostreatus) adalah jamur pangan dari kelompok Basidiomycota dan termasuk kelas Homobasidiomycetes dengan ciri-ciri umum tubuh buah berwarna putih hingga krem dan tudungnya berbentuk setengah lingkaran mirip cangkang tiram dengan bagian tengah agak cekung. Jamur tiram  sering dikenal dengan sebutan King Oyster Mushroom.

Foto jamur tiram ini dari Wikipedia.  Jamur tiram  bisa menurunkan kolesterol, sebagai antibakteri dan antitumor.   Kabar baiknya untuk yang mau berdiet  jamur tiram dipercaya mampu  membantu penurunan berat badan karena berserat tinggi dan membantu pencernaan.

Iklan

41 thoughts on “Jamur Merang dan Tiram

  1. Prima berkata:

    Bundaaa…. salah nyarinya… wkakakakka

    coba di kampus IPB, tinggal melenggang ke Warung Tumis jamur, pasti dikasih dah merang dan tiram kalo cuma sebiji dua biji mah… ^^

  2. Nchie berkata:

    Malem Bunda Monda..
    aku ga tau rasanya jamur..
    soalnya mamaku dulu ga pernah masakin hehhe..
    jadi sekarang geli aja lihatnya,ga tau..kenapa..hehhe..

    salam..

  3. bundadontworry berkata:

    jamur tiram memang enak, utk di tumis atau dipepes ,Mbak Monda 🙂
    ternyata bagus juga ya utk menurunkan kolesterol? siiip….sip…harus sering2 nih masak jamur tiram ini……. 🙂
    salam

  4. muslimmuda berkata:

    Dulu aku pernah ngikut acara pelatihan memasak jamur crispy. Banyak sekali kebaikan jamur kerang, antara lain kolesterol rendah. (Tapi kalau dimasak pake minyak goreng, ujung2nya dapet juga ya kolesterolnya? :D)

  5. Ann berkata:

    Karena aku terbiasa membaca menu makanan dalam bahasa Inggris, jadi kalau bahan makanan yang ditulis dalam bahasa Indonesia malah jadi bingung 🙂

  6. bintangtimur berkata:

    Risa, anak saya, penggemar aneka jenis jamur mbak…mulai dibikin timlo, sup, tumis sampe pepes, semua disantap habis 😀
    Ssst, saya juga kurang paham nama bermacam-macam jamur, jadi kalo beli, tinggal diambil dan ditimbang aja, namanya sih sebenernya nggak tau… 😉

  7. arman berkata:

    wah king oyster mushroom itu enaaak bu!!
    kita suka banget masak pake king oyster mushroom. hehehe. tapi disini rada beda bentuknya. batangnya gemuk2 kalo disini.

  8. zee berkata:

    Biasanya diolah seperti apa ya. Rebus, tumisan, or sop jamur barangkali ya.
    Aku sih gak begitu suka jamur, aneh rasanya.

    • monda berkata:

      Pedagang mi ayam sekarang udah banyak yg pakai jamur untuk tambahan, karena daging ayam kan mahal ya. Enak juga kok he..he..

  9. Ikkyu_san berkata:

    Barusan cari di wikipedia ternyata Jarum Tiram (aku sih sering liat jamur ini tapi tidak tahu namanya tiram) dalam bahasa Jepangnya di sebut Hiratake. Enak ini, dibakar biasa kasih garam/lada juga enak… yummy apalagi kalau dikasih mayoneise

    EM

  10. Mechta berkata:

    Apa jamur tiram itu yg tumbuhnya di bawah pohon2 besar, mbak? *jadi ingat waktu kecil, pulang sekolah suka nyari jamur seperti di foto itu, yg tumbuh dibawah pohon2 besar…entah apa namanya..hehe…*

      • ais ariani berkata:

        hehehehehhehe.. aku gak tahu jenis jenis jamur BuMon, tapi jamur tiram pernah denger. biasanya liat nya di supermarket gede gitu.
        pernah mau beli, tapi gak tahu cara ngolahnya. hahahahhaa…
        tapi mas aim sepertinya sudah cukup ahli yah?
        nyonteek menu nya ahh…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s