Minta Mangganya Dong

Meskipun tanpa gambar cerita ini bukan hoax ya:P, karena kejadiannya mendekati waktu magrib, hasil foto dengan hape yang kelihatan hanya lampu mobil-mobil di luar sana, bukan sang obyek.

Diuduk di depan dengan supir angkot mataku terumbuk pada hiasan gantung di kaca spionnya. Di situ ada   mangga digantung dengan plakban hitam. Tampilannya  persis mangga asli, karena penasaran kupegang-pegang juga dan agak dipencet sedikit, iseng ...:D

"Dari pagi sudah 10 ibu yang minta, nggak saya kasih. Itu mangga beneran bu. Orang rumah yang minta"  ujar si supir tanpa ditanya.

"Istrinya ngidam pak?"

"Nggak, anak saya masih kecil, baru 9 bulan. Kemarin lewat rumah orang, istri saya lihat mangganya berbuah lebat. Dia bilang kepengen. Pas tadi pagi kebetulan sewanya (=penumpang) yang punya mangga itu. Saya minta aja satu, kok ya dikasih".

Sukaaa dehh dengan sikap pak supir. Orang yang sering dianggap kasar bisa romantis juga ya.

Iklan

37 thoughts on “Minta Mangganya Dong

  1. dwiewulan berkata:

    momen kecil yg suka terlewat untuk diabadikan… inspiratif utk ku…

    pa kabar mba.. masih inget saya?? hehe.. dah lama ngilang soalnya ni … :)..ingin nyambung silaturahim lagi… 😉

  2. nh18 berkata:

    Yang romantis sejati itu justru yang seperti ini …
    Bukan yang niru-niru pelem sono ituh …
    (kendel lait lah … mawar lah … suprais lah …)(kadang kala ndak cocok sama kita)

    Ini Top bener … genuine …

    Salam saya Kak

  3. bintangtimur berkata:

    Manisnya sikap pak supir, ternyata anak bisa meluluhkan hati laki-laki juga ya mbak 😉

    Eh, kalo nggak ada gambar di posting sama dengan hoax, semua tulisan saya pasti bakal masuk kategori hoax lo, hehehe, abis nggak pernah ada gambarnya sih… 😛

    • monda berkata:

      ha..ha… yakin kok tulisan mbak Irma bukan hoax, justru karena mbak jaraaaang banget pakai gambar jadi nggak ditanya2 lagi,

      nah di sini karena sering bergambar, sekalinya kosong ada aja yang nanya, he..he…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s