Bangunan Hancur Di Kota Tua

Kawasan Koa Tua Jakarta tak hanya memiliki  gedung-gedung berarsitektur indah saja. Di kawasan ini  tercatat sejarah kota Jakarta.  Bangunan tua yang rusak dan hampir rubuhpun banyak terselip di berbagai bagian  kota,  saksi  sejarah hancur akibat kurang kepedulian untuk menjaganya.

Di Latar Belakang , Bangunan Rusak Dekat Museum Wayang

Bangunan Tak Terawat di Kota Tua

Semak Menutupi Bangunan Rusak

Berdasarkan data UPT  Kota Tua tahun 2008,  ada 824 bangunan tua yang terbagi di 5 zona, 59 termasuk dalam kategori  BCB (benda cagar budaya) ,  Pemprov DKI memiliki  5 , 26 BCB  milik BUMN, terawat 12, tidak terawat 14, 21 BCB milik swasta 16 terawat, 5 tidak terawat, serta 7 BCB milik individu (4 terawat , 3 tidak terawat) – Sumber : Kompas, 20 Maret 2011.

UPT Kota Tua hanya dapat menghimbau  pemilik untuk memperbaiki bangunan miliknya, karena instansi ini tak berwenang memperbaiki  bangunan milik orang lain.

Iklan

55 thoughts on “Bangunan Hancur Di Kota Tua

  1. putrajoyo berkata:

    Ia tp yg sebelah batavia cafe sekarag sudah keren.. Soalnya sudah sirenovasi… Saya sndiri pekerjanya hohoho….. Tukang kuli bangunan

  2. Necky berkata:

    sayang banget ya bu….apalagi kalau jalan dari kota toea ke pelabuhan sunda kelapa buanyakkkkkk banget yang terlantar….padahal kalau di luar negeri …udah jadi ‘modal’ untuk revenue pendapatan daerah mereka

  3. Prima berkata:

    ih iya, aku pernah tuh bund, yang di daerah orang jual makanan,sebelah batavia cafe kayanya, sampe horor keliatannya, wkakakakaka… padahal coba di rawat… pasti keren!

  4. krismariana berkata:

    aku pernah sekali lewat di daerah kota tua. banyak kulihat bangunan yang rusak. rasanya sayang sekali ya dibiarkan seperti itu. kalau sang pemilik tidak mau merawat mestinya diambil alih oleh pemerintah saja. diperbaiki seperti kondisi semula jadi bisa untuk menarik wisatawan lebih banyak lagi.

  5. usagi berkata:

    Aku suka kota tua bunda
    Seru buat foto-foto
    Dulu pernah kesana,, sekedar narsis-narsian gak jelas :d
    Tapi emang sayang banget
    Gak terawat bangunannyaa 🙂

    • monda berkata:

      di belakangnya stasiun busway Kota mbak,
      masuk aja ke penyebrangan bawah tanah dan keluar di Museum Bank Mandiri, terus aja jalan ke utara dan sesudah Museum Bank Indonesia nyebrang ke kanan, ada batu bulat2 lewat situ aja mbak, lalu ketemu lapangan terbuka
      di tengah kan ada Museum Fatahillah, di kirinya Museum Wayang dan di kanan lapangannya ada Museum Keramik

      have a nice long week end mbak, btw hari Senin semua museum tutup ya

  6. @zizydmk berkata:

    Padaha peraturannya sudah jelas, bangunan tua adalah cagar budaya. Tapi sepertinya tidak jadi prioritas untuk saat ini ya. Entah kenapa.

    • monda berkata:

      untuk Kota tua sudah ada kelompok pencintanya yang termasuk orang2 top negri ini, mudah2an ada solusi buat bangunan milik pribadi atau swasta itu, milik pepmprov dan BUMN sudah terawat cukup baik

  7. nh18 berkata:

    Semoga pemiliknya mau merapikannya …

    kalau kesulitan mungkin mereka bisa menggandeng pihak lain … dengan cara bagi hasil misalnya …
    dan tidak boleh merubah bentuk aslinya …

    maybe

    salam saya Kak

  8. bundadontworry berkata:

    yah sayang banget ya Mbak, kalau memang pemiliknya gak mampu atau gak mau merawat, sebaiknya diserahkan saja pd pemerintah, agar bangunan2 tua ini terawat rapih, khan bisa juga jadi tujuan wisata
    salam

  9. niee berkata:

    seharusnya di rawat dengan baik yak ini, coz mencontoh negara lain malah mereka mengunggulkan daerah tua seperti itu..

    • monda berkata:

      yuk kunjungi Dida banyak lokasi bersejarah yang masih terawat di sana,
      semakin banyak pengunjung tentu lama kelamaan ada upaya perbaikan

  10. Orin berkata:

    Sayang sekali ya Bun..walaupun in the bright side, bagus jg ada bangunan tua tak terawat seperti itu, bagus untuk difoto hihihi *kabuuur*

    • monda berkata:

      iya obyek tua2 itu banyak yang suka jadi lokasi prewedding foto lho,
      bangunan tua boleh aja dibiarkan tetap dengan kerusakannya asal terpelihara, jadi ingat sepotong dinding bekas gereja di Macau malah jadi ikon negri itu

  11. Agung Rangga berkata:

    sayang sekali, bangunan bersejarah seperti itu mulai tak lagi diperhatikan oleh pemerintah… 😥

    • monda berkata:

      iya padahal kalau dirapihkan saja pasti semakin diminati pengunjung,
      tak harus jadi museum
      bisa saja dijadikan restoran atau bangunan komersial lainnya

  12. yuni cute berkata:

    Keren Mbak Monda..
    Semoga bangunan tua di Surabaya juga tetep dilestarikan. karena kalau lewat daerah bangunan tua suasana hati rasanya gimanaa gitu…

  13. Ayahnya Ranggasetya berkata:

    aku malah bersyukur bangunan-bangunan tua itu masih ada di Jakarta. Kukira sudah dirobohkan semua, hehe…

    melihat bangunan itu, jadi teringat film masa-masa peodal dulu ya, Bu…

  14. DV berkata:

    Kalo di Australia sini, bangunan tua seperti itu wajib dipelihara… kalau tidak akan di take over negara dan dipelihara olehnya.

    Ini semua pasti gara2 modernisasi! Orang berpikir membangun yang baru PASTI lebih bagus ketimbang mempertahankan yang lama.

    Ciri pemikiran orang yang belum maju 🙂

    • monda berkata:

      bagus ya ada aturan seperti itu, mestinya diusulkan aja ya di sini, aturan gedung atau tanah yang telah terlantar bertahun2 dikuasai negara, jadi nggak tunggu2an seperti ini

  15. Imelda berkata:

    padahal aku pengen tuh masuk justru di bangunan yang bener2 tua begitu. Seperti foto terakhir itu kesannya kan serem hehehe

    Rupanya masih ada pemiliknya ya?

    EM

    • monda berkata:

      pemiliknya diketahui, bahkan plang namanya masih ada di bangunan itu, dan sudah berkali2 disurati,
      mungkin kendala finansial ya mbak, pasti butuh biaya besar untuk memperbaiki

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s