Weekly Photo Challenge : Worn

Jaket merah sebetulnya bisa dipergunakan untuk tema worn minggu ini, tetapi pastilah akan bosan melihat yang itu lagi itu lagi saja.

Keluargaku mungkin memang termasuk tipe penyimpan.  Banyak benda yang masih  dimiliki meskipun sudah berumur. Bayangkan saja, ibuku masih mempunyai tea set yang berasal dari kado pernikahannya, dan kondisi set cangkir itu memang masih sangat baik, karena memang  beliau sengaja menyimpannya sebagai pajangan karena bentuk kaki cangkirnya unik.

Selain itu ada contoh lagi, ada lungsuran dari sepupuku, sebuah  meja bayi yang dilengkapi dengan laci-laci penyimpan pakaian dan  tatakan sorong untuk menempatkan ember  bayi. Benda ini masih ada di rumahku, dan sekarang dipakai sebagai penyimpan berkas.

Dan parfum di bawah ini juga sudah berumur sangat lama. Kuperoleh parfum ini sebagai oleh-oleh perjalanan papaku. Lihat, labelnya saja sudah menguning. Memang aku suka sekali dengan aromanya maka memakainya juga dihemat.  Setelah papa berpulang tahun 90an, semakin jarang parfum ini kugunakan, hanya sesekali membuka tutupnya dan mencium aromanya.  Wanginya masih seperti parfum baru, tak hilang sedikitpun.  Kurasa parfum ini tak akan kuhabiskan, kenang-kenangan dari almarhum.

Dan ini foto sepatu buluk yang tak jadi kuikutkan di kontesnya Arman, kontes sepatu buluk berhadiah sepatu baru,  seperti diceritakan di Jaket Merah. Sepatu ini memang sudah robek, namanya juga buluk, tapi untuk dipakai bekerja di dalam ruangan itu nyaman sekali, karena kulitnya lembut dan sepatu terasa ringan.

Foto sepatu ini diambil setahun lalu dan kini tak ada lagi, sepatu ini akhirnya tak dapat bertahan juga  karena robekannya semakin besar.

27 thoughts on “Weekly Photo Challenge : Worn

  1. Kakaakin berkata:

    Hmm.. kalo sepatu robek, rata2 sepatu saya pada robek, Mbak… Kecuali sepatu karet itu.
    Mungkin kerja sepatu saya terlalu berat, selain sering terkena hujan dan banjir, juga terlalu lelah karena menerima beban berat badan saya setiap hari…😀

  2. anna berkata:

    saya termasuk orang yang nggak terlalu suka parfum mbak..
    alhamdulillah .. kebetulan keringat saya juga gak bau.. heheheh

    soal sepatu..
    saya pun juga suka sepatu yang teplek begitu mbak
    gak terlalu sering pake high heels. cuman kalo emang perlu aja.
    tiap harinya pake flat shoes.. yang penting nyaman

  3. Lyliana Thia berkata:

    Jadi terharu baca cerita ttg parfum itu… Pasti membawa kenangan2 indah akan almarhum Papa…

    Ohya,… Mba Monda hati2 klo foto kaki disitu, jgn sampe terinjak tuh ntar highspeed nya jalan sndiri, hehehe…

  4. Ann berkata:

    Kalau sesuatu yang nyaman dipakai meskipun sudah bulukan tetap sayang buat dibuang.
    Kak Monda ikutan photo challenge juga ya?

  5. rayafr berkata:

    Hihihi…jadi keingetan …sepatu jebolku dulu masih dipakai terus-terusan sampe benar-benar jebol…karena sepatu baru belum begitu nyaman🙂

    *Barang lama membawa kenangan tersendiri🙂, aku juga tipe penyimpan mba…tapi betul memang harus dilihat fungsinya dulu

  6. bundadontworry berkata:

    kadang2 memang kalau mau buang sepatu yg udah enak banget dipake nya , sayang ya Mbak Monda 🙂
    ttg minyak wangi itu, semoga aja gak habis krn menguap , apalagi itu kenangan dr Papa tercinta
    salam

  7. bintangtimur berkata:

    Saya juga type penyimpan mbak, kadang-kadang sampe malu sama suami…hehe, barang-barang yang seharusnya udah dikeluarkan dari rumah, tetep aja menumpuk di banyak pojokan…hehehe😛

  8. arman berkata:

    ngomongin parfum, saya juga jarang banget pake parfum. jadi parfum yang saya bawa dari jakarta pas pindah kemari th 2007, masih ada sampe sekarang. masih setengah botol lebih. gak tau kapan bakal abis nya ya.😛

    lama2 abis sendiri kali ya karena menguap… hahaha

  9. Ikkyu_san berkata:

    waaah sepatunya hampir jebol tuh hehehe. Tapi aku juga begitu kok mbak… ini musti buang sepatu kok sayaaang banget. Tapi utnuk dipakai di luar sudah sangat tidak mungkin, bisa-bisa copot solnya waktu dipakai jalan hehehe

    EM

  10. lidya berkata:

    kadang barang lama menyimpan kenangan ya bun. disini ada kemeja suami sudah lusuhdan tidak bisa dipakai tapi ga boleh dikemana-manain itu kenang2an dari alm bapaknya

    • monda berkata:

      betul mbak, baju2 alm bapak mertua juga masih ada,
      barang yang disimpan itu memang yang masih bisa difungsikan, jadi nggak menuh2in rumah ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s