Jerigen BBM

Dua hari lalu sepulang kerja seperti biasa aku naik angkutan umum, aku duduk di bangku paling depan di dekat supir. Angkutan umum ini di Jakarta disebut mikrolet, berupa mobil minibus yang dimodifikasi.

Mikrolet memasuki SPBU untuk mengisi bahan bakarnya. Pak supir tidak turun dari mikrolet, tetapi dia menunduk dan meraih ke bawah dashboard. Di situ ada sebuah jerigen plastik besar. Dia memesan 10 liter dan petugas pompa bensin menyerahkan selangnya dan di jerigen itulah BBM dimasukkan oleh pak  supir. Jerigen itu ternyata terhubung dengan sebuah selang hitam kecil. Ada masalah apa dengan tangki BBM di mobil itu?

Aku langsung  bergidik, bagaimana kalau ada penumpang atau bahkan supirnya sendiri merokok, lalu api rokok memercik ke situ? Mengerikan, lain kali harus lebih hati-hati  memilih angkot, mungkin harus lihat juga ke bagian depan karena ternyata jerigennya juga bisa terlihat dari luar, aku yang salah tidak melihat dengan baik.

Iklan

25 thoughts on “Jerigen BBM

  1. Sondha Siregar berkata:

    ngerinya… harus ati2 ya milih angkot.. tapi apa sempat kita sebelum naik ke angkot meriksa dulu apakah bbmnya dalam jerigen atau dimana? rasanya ini tugas Dinas Perhubungan yang mempunyai otoritas mengeluarkan izin trayek.. Mungkin ada baiknya Monda membuat surat pembaca dengan mencantumkan trayek dan plat nomor angkot di Surat Pembaca Media Cetak seperti Kompas. Mudah2an ada respon dari pemerintah.

  2. edratna berkata:

    Wahh serem juga…

    Kalau saya pernah naik kancil (sejenis bajaj), pas bensin habis, dia mengeluarkan botol dari bawah kursinya…..waduhh….bayangkan jika meledak saat bajaj berjalan apalagi jika pas Jakarta cuaca lagi panas-panasnya.

    Pak Kancil cuma bilang…”Soalnya tak ada tandanya bu, jadi saya selalu bawa persediaan sebotol.”

  3. Allisa Yustica Krones berkata:

    Tau gak kak, di sini saya pernah dapetin ada angkot yang naro bbm-nya dalam tabung semacam tabung gas gitu trus ditaro di bagian belakang bawah. Saya taunya karena pas lagi di mobil dan tu angkot ada di depan, dan tabung itu jelaass banget keliatannya. Serem deh…hiiyyyy….serem!

  4. Alris berkata:

    Di angkot pinggiran kota sering saya liat jerigen berfungsi sebagai tanki bbm. Memang sangat berbahaya. Rajin aja ngingatin sopirnya supaya jangan ngerokok…

  5. niee berkata:

    Ya ampun.. kok bisa gitu ada cara mengisi bbm seperti itu.. lagian pihak spbunya juga santai aja.. gak ngomong atau memperingatkan apaapa? hmm….

  6. DV berkata:

    Wah serem… kalo di sini udah langsung dipenjara itu, Bu 🙂
    Eh jadi inget waktu kuliah, pernah nakal nyoba nyleneh, naik motor pegangan jerigen trus dikasi selang dihubungin ke mesin motor karena tank bensinnya sedang dicat 😀

  7. Orin berkata:

    Iya Bun, banyak metromini dg tangki BBN berupa jerigen spt itu, dulu Orin pernah beneran duduk deket si jerigen itu, dan lgsg turun lg coz serem 😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s