Sup Sayuran

Terinspirasi dari ceritanya Nique tentang tauge di sini.    (trims ya Nique.., lagi macet ide nih… ) 😛

Dari sekolah anak-anak pernah  mendapat pekerjaan rumah untuk memantau dan mencatat pertumbuhan tauge atau kecambah. Bahan yang disiapkan botol selai bekas atau mangkok yang dasarnya dialasi dengan kapas basah, kemudian ditaburkan biji kacang hijau. Mereka sangat asyik memperhatikan kapan kecambah tumbuh dan mengukur dengan teliti tingginya.  Botol berisi tauge ini kemudian dibawa ke sekolah.

Praktikum ini rupanya membawa keasyikan  tersendiri karena  setelah PR selesai dan dikumpulkan mereka bereksperimen sendiri di rumah, membuat banyak persemaian kecambah. Setelah kecambah makin panjang sampai batangnya melengkung, oleh papanya kecambah  itu lalu ditanam di pot, ditumpangkan begitu saja di pot di sela-sela bungaku.  :D  Dan berhasil tumbuh menjadi pohon kacang hijau dan berbuah. Biji kacang hijau dipanen dan disemai lagi.  Demikian seterusnya proses ini berulang-ulang sampai mereka bosan.

Seperti Nique aku juga geli kalau  makan tauge yang ada ekor panjang,  makanya tak pernah mau makan bakso dicampur tauge, si abang nggak motong ekornya sih. Memotong ekor tauge segenggam memang butuh waktu lama. Di tukang sayur sendiri ada bermacam-macam tauge. Tauge untuk urap yang panjang, sedangkan untuk soto biasanya pakai tauge yang masih kecil sekali dan belum berekor.

Ada lagi pengalaman lucu makan tauge.

Ketika itu  hari pertama dalam perjalanan ke negeri Kincir Angin, rombongan  kami diajak makan siang di sebuah restoran á là Belanda, katanya supaya mengenal masakan orang Belanda asli dan table manner. Hidangan pertama adalah hidangan pembuka  yang  disajikan dalam mangkuk-mangkuk sup kecil. Kamipun mulai mencicipi hidangan ini.  Sendok demi sendok  hanya dapat kuahnya saja yang berwarna kecoklatan,  diaduk-aduk barulah  didapatkan beberapa potong tauge, tak lebih dari sepuluh.

“What is this ? ” tanya seorang teman

” Vegetable Soup ” jawab sang waiter.

Langsung meledak tawa kami. Salah satu   teman yang usil langsung nyeletuk : ” Gila, jauh-jauh  ke Belanda cuma makan tauge 7 lembar, rasanya miskin benar, padahal  di kampung sampai dibuang-buang.”

Iklan

47 thoughts on “Sup Sayuran

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s