Pilih Kudapan Sendiri

Di pasaran banyak sekali ditemukan aneka makanan kecil yang berbungkus warna-warni yang sangat menarik perhatian anak. Ditambah lagi di televisipun ditayangkan iklan makanan dengan bintang cilik yang lucu-lucu. Maka, tak heran ketika anak-anak merengek minta dibelikan aneka kudapan tersebut.

Tentu saja orang tua jadi kewalahan kalau harus selalu mengikuti permintaan anak karena kalau terlalu banyak makan kudapan ditakutkan waktu makan utamanya jadi berantakan, malah anak jadi tak mau makan nasi sama sekali. Apalagi jajan terus bisa membuat kantong bolong. Orang tua sepertiku harus bisa memilah dan memilih makanan yang baik dan bermanfaat bagi anak. Maka, kami, saya dan papanya, mengajarkan prinsip makanan sehat adalah makanan yang bersih dan segar.

Makanan dalam kemasan kami bahas kandungannya, apa saja yang ada di dalamnya. Meskipun masih ada kontroversi mengenai MSG, karena ada sebagian yang mengatakan berbahaya bagi kesehatan dan ada pula yang menyebutkan tak ada masalah, maka kami memilih menyikapinya dengan mengurangi konsumsi makanan berMSG. Kami beritahukan di mana bisa membaca kandungannya, yang biasanya di bagian belakang kemasan.

Alhamdulillah dengan cara ini, anak-anak bisa memilih makanannya sendiri. Ketika berbelanja ke supermarket mereka kubebaskan mengambil sendiri, tetapi anak-anak konfirmasi terlebih dulu, ternyata kedua putriku itu taat dengan arahan orang tua. Sesekali kami perkenankan juga keduanya memakan kudapan dari bingkisan ulang tahun, sekedar asal tahu saja.

Artikel ini saya ikutkan dalam acara yang diadakan oleh Rumah Mauna, bertema “Anakku sayang”.

Iklan

33 thoughts on “Pilih Kudapan Sendiri

  1. bintangtimur berkata:

    Iya mbak, makanan ber-MSG juga biasanya bikin kita haus berlebihan, apalagi kalo makanan ringan atau mie instan…wuih, bisa-bisa bikin sakit tenggorokan.
    Harga ke dokternya, nggak sebanding dengan makanannya, hehe 😀

  2. Lyliana Thia berkata:

    Iya Bun.. Dulu vania suka makan keripik kentang asin, istilahnya dia utk yg ber-msg, tp semenjak suka gatal2 aku kasih tau sj kalau keripik yg dibungkus bnyk pengawetnya dan bisa bikin alergi, akibatnya tidur pun tak tenang krn gatal2.. Alhamdulillah masalah makanan jg taat dia.. Skrg kami bikin keripik kentang sendiri Bun.. Lumayan.. Dgn garam rasanya gak jauh beda sama yg kemasan, hehehe.

    Semoga sukses kontesnya, Bun

  3. Nchie berkata:

    WAh di keluargaku selalu bikin kudapan sendiri..
    Pada doyan ngemil sih bun,tapi badannya teuteup ga gede2 hhe..

    Pengen nyobain kudapannya Bundaa..

  4. Imelda berkata:

    Anak-anakku juga memilih sendiri kudapannya. Tapi kuberi batas harga cuma boleh sampai berapa hahaha. Jadi kalau lihat yang lebih mahal dari batas, ya tidak beli. Kalau kepengen banget baru minta pendapat mamanya. Kalau kupikir memang sesekali tidak apa, ya aku belikan. Biasanya di sini kudapan dipaket bersama mainan sih. Jadi yang mereka mau sebetulnya mainannya, bukan kudapannya 😀

  5. Orin berkata:

    Hebat deh putri2nya BunMon nurut bgt begitu, coz biasanya kan ketagihan Bun, kalo udh tau enak pgn makan pgn makan lagi, ga peduli sehat atw tidak 😦

  6. Necky berkata:

    BUnda…tipe anak2 saya khan kritis2. Kalau dilarang ini itu mereka ga langsung terima tuh. Akhirnya saya ceramah dulu deh sebelum akhirnya mereka mengerti juga. Sambil belajar mana2 makanan yg sebaiknya kita hindari dan ga usah dibeli lagi karena kebetulan perut anak2 ga kuat sama yg namanya pengawet.
    Pernah suatu kali mereka ga mau dikasih tahu, akhirnya saya bilangin konsekuensinya yakni sakit perut. Dan ternyata benar adanya, dan sejak saat itu mereka tidak pernah menyentuh makanan tersebut.

  7. Sofyan berkata:

    Eh ternyata kandungan MSG itu masih kontraversi toh,,tapi memang benar Tante, ponakan saya saja suka beli jajanan yang berwarna, gak tau itu ber MSg atau tidak

  8. Allisa Yustica Krones berkata:

    Setuju, kak, aku juga sebisa mungkin mengurangi makanan yang mengandung MSG. Di rumah pun untuk masak-masak gak pernah pake bumbu yang ada MSG-nya, aku pilih MSG alami aja dari kaldu ayam yang dibikin sendiri :D.

    Kalo untuk jajanan, karena Raja masih kecil, jadi masih gampang diatur. Dia juga masih oke-oke aja makan kue bikinan mamaknya, walopun gak seenak jajanan di warung 😀

  9. ~Amela~ berkata:

    sekarang mama mel lagi hobi bikin kue sendiri.. jadi kudapannya berupa berbagai macam cake dan cookies…

    sayangnya saya lagi ga di rumah,. cuma kebagian cerita doang dari adek2nya mel

  10. mauna berkata:

    iya mbak. Fathan juga kenal permen karena dikasi tetangga kalo pas maen. sejak itu jadi suka rewel kalo ga diturutin. Tapi diusahain trs karena lingkungan teman2nya selalu neteng permen.

  11. dinneno berkata:

    interaksi antara anak dan orang tua dalam memilih makanan sangat penting, jangan sampai anak tidak mau makan karena dia kurang suka dengan makanan yang dimasak 😀

  12. krismariana berkata:

    mbak monda, waktu kecil aku juga dibebaskan memilih jajanan. waktu sudah bisa naik sepeda, aku boleh pergi sendiri ke toko kue untuk beli jajan. senang sih. aku tidak memperhatikan apakah waktu itu jajanan yg pakai msg sudah banyak atau belum. tapi sekarang sih, aku mengurangi mengonsumsi msg.

  13. kettyhusnia berkata:

    wah sama mbak …aku juga suka gitu ke anak2..terutama jika keadaan jatah dapur menipis..aku biarkan anak2 tahu dan mengerti bahwa mengolah sesuatu membutuhkan biaya yang tidak sedikit..jadi keinginan jajan di luar makanan wajib, dapat ditahan oleh mereka..
    sukses kontesnya Mbak Mon..:)

  14. LJ berkata:

    Anak-anak klo paham apa yang dilarang dan kenapa dilarang, biasanya selalu konsisten ya kak.. kitanya yang kadang melonggarkan aturan. 😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s