Pengalaman Pertama Sebagai Peserta Kuis Televisi

Selalu ada kali pertama unuk semua hal, demikian pernah kutulis di Yang Pertama. Kali ini cerita lain lagi.

Akhirnya dipanggil juga setelah  berpuluh  kali menjawab pertanyaan lewat sms. Cara itu adalah sebagai syarat untuk melamar jadi peserta kuis televisi. Akhirnya aku dipanggil per telepon oleh seseorang dari production house. Sangat kaget pastinya, tak menyangka sama sekali. Akhirnya rasa penasaranku selama ini akan terbayar.  Karena selama masih jadi penonton akan selalu gemas bila melihat peserta tidak bisa menjawab. Bagaimana kalau aku sebagai peserta kuis televisi apakah akan aman saja?

Si penelepon langsung mengajukan 10 buah pertanyaan yang harus segera dijawab.  Salah satunya yang sangat kuingat ketika ditanya tentang burung langka dari Bali. Kujawab Jalak Bali. Jawabanku ini disalahkan, karena menurutnya yang betul adalah Curik Bali. Padahal itu Curik Bali adalah  sinonim buat Jalak Bali. 

Walau demikian aku dinyatakan lulus. Aku pun  diundang untuk  mengikuti wawancara keesokan harinya  di  Kebon Jeruk. Di lokasi itu ada studio rekaman  milik RCTI. Iya, aku jadi peserta kuis Who Wants To Be A Millionaire Indonesia yang diputar di RCTI.

Karena sangat mendadak, tentu saja aku gelagapan. Pokoknya heboh tak karu-karuan.  Aku  tak punya foto berwarna, maka sibuk cari studio foto yang buka pagi. Wawancara beres, ternyata saat rekaman harus  pakai baju warna gelap, harus beli  dulu karena  tak pernah punya baju warna gelap sebelumnya. Eh, ada masalah lagi ketika menunggu waktu rekaman di hari berikutnya, ternyata sepatuku terkelupas mungkin terlalu lama disimpan. Lemas rasanya. Akhirnya berdua suami kami cari plaza dan beli sepatu dulu.

Persiapan sudah ribet begitu, ternyata aku tak sempat merasakan kursi panas. Dari kelompokku hanya satu orang yang sempat maju.  Mangkel setengah mati, sampai sebel sama si peserta  yang jawabnya ngeyel dan  memperlama waktu he..he…  Sebagai peserta  kami  mendapat merchandise dan uang transport.

Karena masih penasaran kembali  aku rajin sms . Singkat kata  aku dipanggil lagi kira-kira setahun kemudian. Kali ini waktu antara wawancara dan rekaman agak lama, jadi masih bisa mempersiapkan diri lagi seperti baca catatanku, baca buku pintar, dan  latihan memencet bel,  agar jari-jari lancar. Pakaian dan sepatupun kubawa dua pasang agar tak terjadi hal memalukan lagi.  Kali ini rekamannya di Karno’s Studio,  studio milik Rano Karno, di Cibubur.

Alhamdulillah, kali ini aku bisa  tampil di urutan pertama.  Saking senangnya rupanya aku lompat kegirangan, sehingga  pembawa  acara, Tantowi Yahya, takjub, ha.. ha…

Satu demi satu pertanyaan bisa kujawab, sampai ke pertanyaan ke 32 juta.  Ditanyakan tokoh kartun ciptaan  Scott Raymond Adams. Pertanyaan ini keluar karena sewaktu wawancara aku menjawab tak suka kartun. Seharusnya tak usah jujur ya ha..ha…, memang aku lebih suka novel daripada kartun. Karena kartun itu kan cepat selesai bacanya. Walau begitu sebetulnya aku tetap menikmati. Karena  aku suka Smurf, Tintin, Asterix atau Lucky Luke.

Bantuan sudah kupakai dua, hanya tinggal ask the audience.  Di antara 4 jawaban dari penonton tu tak ada jawaban dominan. Pusiiiing. Nama pengarang dan  tokoh di pilihan berganda tak ada yang kukenal satupun. Belakangan kartun ini muncul di Kompas, yaitu Dilbert. Akupun tak berani hitung kancing main cap cip cup belalang kuncup. Akhirnya kupilih mundur, dan cukup puas dengan hadiah 16 juta rupiah saja. Yang penting hilang sudah rasa penasaran.

Acara ini direkam Maret 2006, tetapi baru tampil di tv Mei 2006, itupun tak kutonton karena  tanpa pemberitahuan dan ketika itu lagi di kondangan. Untung adikku sempat merekam sebagian. Kalau tak sempat nonton, parah pastinya, bisa-bisa  penasaran lagi.

Oh ya, kisah ini mau dianggap hoax juga boleh, ha..ha… karena tak ada dokumentasi foto di studio ataupun dengan pembawa acara. Atau paling tidak foto dengan ibudanya Rano Karno, padahal aku dan suami bercerita lama dengan beliau ha.. ha…  Mungkin karena tak ada juga peserta atau penonton lain yang sibuk foto-foto. Mungkin karena belum ada Facebook.  Memang aku masih menyimpan  selembar form pernyataan pemenang, tapi tak sempat harus discan dulu, karena besok sudah tanggal 9, dan acara sudah akan ditutup. Jadi, boleh percaya, tidakpun tak apa ha..ha..

Tulisan ini disertakan pada My First Giveaway: Pengalaman Pertama yang diadakan oleh Sitti Rasuna Wibawa.

67 respons untuk ‘Pengalaman Pertama Sebagai Peserta Kuis Televisi

  1. Aircraft berkata:

    Acara kuis Who Wants To Be A Millionaire memang cukup menarik. Bisa menambah wawasan penonton. Saya jarang melewatkan acara kuis ini. Selamat ya bu, bisa ikutan acara kuis yang bergengsi itu.

  2. Ejawantah's Blog berkata:

    Ternyata pemgalaman kursi panas tersebut masih dalam ingatan yang sulit dilupakan ya Bun. Sayang saya baru ngeblog setahuan inii. Bila waktu itu sudah kenal mungkin bisa bikin tambah heboh lagi. He……x9

    Sukses selalau
    Salam
    Ejawantah’s Blog

  3. chocoVanilla berkata:

    Waaa, BuMon gigih sekali, salute… 🙂
    Keren, BuMon, andai waktu itu saya nonton pasti aku jadi suporter yang heboh hahahaha….

    (lho padahal acara rekaman yak 😀 )

  4. nh18 berkata:

    Do not worry Kak …
    Saya percaya …
    Kak Monda pasti tidak akan berbohong untuk hal ini …

    Dan yang jelas … kesempatan tampil di WWTBAM … itu sangat langka … bikin orang penasaran …

    Masalah tampil di kuis televisi … ?
    saya juga punya cerita nih …
    ah jadi terinspirasi untuk membuat postingan ini nih

    Salam saya Kak

  5. Mas Jier berkata:

    Kalo waktu itu sudah kenal bu monda pasti saya semangatin dari rumah hehehe walaupun cuma lihat siaran ulangnya.
    Saya percaya kok bun cerita ini bukan hoax.

  6. mandor berkata:

    ternyata sudah pernah menduduki kursi panas itu. Padahal kalau mau berusaha, saya juga bisa menjawab pertanyaan yang diberikan di atas kursi panas itu. Namun apa daya … saya tidak pernah SMS untuk itu hihihihi

  7. niee berkata:

    Waaahh keren mbak bs dapet 16 juta.. ternyata bs beneran ikut jadi peserta ya mbak.. Aku pengen banget deh.. tapi klo dr pontianak susah kali yak 😦 *eh tapi udh gak ada kuis juga :p

  8. zoothera berkata:

    Seruuuuwwwwnyahhh bisa ngeksis di tipi hihihi… Iya bund no pics= hoax *bcandaahhhhh* 😀
    Dulu ada temen teater jaman kuliah yg emang hobi bgt ikutan kuis tv *zamannyakuislgmusimbgt* dan luckynya selalu dipanggil… Ckckckc

    • monda berkata:

      Beruntung banget bisa dipanggil banyak kuis ya,
      Ada 2 kuis lainnya yg kukirimi lamaran , tp nggak dipanggil juga sampai kuisnya tenggelam

  9. krismariana berkata:

    wah, ternyata pernah jadi peserta acara ini to mbak? keren deh! aku nggak kebayang deh kalau ikut. kayaknya banyak yg nggak bisa jawab pas udah sampai di pertanyaan2 akhir… hehe

    • monda berkata:

      Pertanyaan awalnya kan gampang Man, nggak jauh dari profesi dan hobby peserta. Kurasa srmua orang juga bisa, cuma masalahnya bisa tiba2 ngeblank pas di depan,
      Itu terjadi padaku, hingga bantuan habis terpakai di saat kritis.

  10. Una berkata:

    Wahhh asik banget. Aku juga pengen ih bisa ikut kuis gitu. Suka gemes ngeliat orang gabisa jawab hahaha~ padahal sendirinya lebih gabisa.
    Lumayan banget 16 juta hihi.

    Terimakasih yaaa mb, segera kucatat 🙂

  11. nique berkata:

    jadi mencoba nginget2, kira2 pernah nonton ga ya waktu itu 😀

    ah si kakak ikutan kontes, pasti menang dah ini, soale sampai dapat 16juta sih hehehe

    good luck ya kak

  12. LJ berkata:

    gak ada fotonya juga aku percayaaaa..!

    klo ada kuis2an lagi, bilang aja klo kak monda gak suka museum, biar soal yg keluar museum semua.. 😛

  13. vizon berkata:

    Wuih.. gigih juga Kak Monda untuk bisa mengikuti kuis yang “berkursi panas” itu ya..
    Senang pastinya, ketika usaha keras kita membuahkan hasil, meski tidak maksimal.
    Saya suka sekali dengan cerita kegigihan seperti ini..
    Meski tidak ada bukti dokumentasi, saya percaya kok.. Jangan khawatir kak, haha.. 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s