Di Ke Dari

Di, ke, dari adalah kata depan. Ada penulisan baku untuk kata ini dalam sebuah kalimat. Kata depan itu harus dipisahkan dari keterangan  tempat yang mengikutinya.

Banyak kerancuan yang terjadi antara kata depan dan imbuhan. Banyak yang menulis kata depan  disambung dengan keterangan tempat.   Yang disambung itu adalah penulisan imbuhan  (awalan, sisipan, akhiran) dituliskan harus menyambung dengan kata kerja.

Bisa melihat bedanya?  Tentu saja makna akan berubah bukan?

di rumah    dengan     dirumahkan

ke samping     dengan  kesampingkan

Iklan

29 thoughts on “Di Ke Dari

  1. jarwadi berkata:

    wah, terimakasih penyegaranya, saya sudah mulai untuk lebih baik menggunakan bahasa Indonesia. Walaupun kenyataannya sampai sekarang belum bagus-bagus amat. 🙂

  2. Mabruri Sirampog berkata:

    jurus sakti waktu sekolah dulu, guru bhs indonesia saya ngingetinnya kaya gini bun:
    “Kalau punya istri, meskipun di mall, ya jangan digandeng, di kamar juga ga boleh digandeng, tetap harus dilepaskan” 😀 😀

    ampuh juga, jadi mudah malahan untuk menerapkannya. 😀

  3. Ni Made Sri Andani berkata:

    Wah.. lumayan ada yang mengingatkan kembali tentang ejaan Bahasa Indonesia ini. Masalahnya sudah berapa tahun ya lewat..sejak terakhir kali menerima pelajaran Bahasa Indonesia terakhir kali (ngeles.. jadi punya alasan kalau salah he he). Thanks Mbak

    • walank ergea berkata:

      Kalau DV kebetulan berkunjung ke Bogor, mampirlah ke rumah saya. Di sini banyak makanan yang dijajakan di pinggir jalan dalam bentuk lapak-lapak yang berderet panjang. Memang sangat potensial membuka bisnis kuliner di kota ini sebab banyak pengunjung yang berdatangan dari Jakarta. Ada yang singgah untuk mencari kesejukan. Ada pula yang berkunjung untuk menyewa ruko yang kebetulan dikontrakkan. Dulu saya pernah tinggal di kontrakan yang dekat dengan ruko-ruko tempat di mana banyak mobil diparkir di parkiran. Salam 🙂

  4. nh18 berkata:

    “Plak …”
    heheheh …

    Jujur ini merupakan catatan tersendiri bagi saya …
    saya suka kebalik-balik penulisan dan penggunaannya …

    Salam saya Kak

  5. budiastawa berkata:

    Saya acung dua jempol karena Bunda peduli dengan EYD dan tata penulisan bahasa kita. Memang antara preposisi dan prefiks sering kali simpang siur.

    Khususnya prefiks ‘di’ dan ‘ke’. Yang benar itu ‘ke sana’ atau ‘kesana’? ‘di sini’ atau ‘disini’? ‘ke mana’ atau ‘kemana’?

    Salut buat Bunda Monda 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s