Mau Cepat Malah…

Kerapkali terjadi kemacetan di jalan bebas hambatan yang dikarenakan panjangnya antrian mobil yang akan membayar biaya tol. Seringnya pengendara membayar memakai uang pecahan besar mengakibatkan satu transaksi saja berjalan lambat.

Belakangan ini dipakai sistim pembayaran tol dengan memakai kartu yang disebut E-toll card. Kartu ini berupa kartu chip yang telah berisi uang dengan nominal tertentu. Pemilik kartu hanya perlu menempelkan kartunya di alat pemindai, lalu palang di pintu gerbang akan terangkat. Kartu ini bisa diisi ulang bila nominal telah berkurang. Diharapkan cara ini akan mempersingkat waktu transaksi.

Cara pembayaran otomatis ini belum diberlakukan di semua pintu. Sehingga ada saja kejadian lucu atau malah menyebalkan bisa terjadi di sini. Tak semua pengemudi mengetahui adanya gerbang khusus ini. Atau pura-pura tidak tahu?

Pengemudi yang terlanjur masuk ke situ tetapi tak memiliki kartu akan dibukakan palang oleh petugas dan diarahkan ke loket dan membayar denda. Besarnya denda kurang jelas, lupa ….., yang pasti nominalnya lebih besar daripada tarif .

Suatu hari Minggu ada kejadian yang lucu. Ada dua mobil di depan kami mengantri di gardu tol otomatis. Mobil terdepan tampak lama berhenti di pintu tol. Karena hari libur, suasana hati juga sedang santai tak mengejar waktu, maka kami hanya menunggu dan mengamati. Beberapa saat si pengemudi, sebutlah Pak Z, sibuk sendiri tanpa melakukan transaksi. Petugas tol menghampiri. Keduanya tampak berbicara. Lalu Pak Z keluar dari mobilnya menghampiri mobil di belakangnya.

Mereka berbicara, Pak Z memberi uang kepada Pak A. Dan Pak A menyerahkan kartu tol miliknya kepada petugas. Rupanya petugas tak punya kartu atau kunci untuk membuka palang. Dengan kartu pinjaman
pintupun terbuka.

Tontonan (he..he..) ini berlangsung kurang lebih 5 menit. Jika terjadi hari kerja pastilah suara klakson mobil sudah bersahut-sahutan. Mau cepat ternyata malah lebih lama.

Iklan

47 thoughts on “Mau Cepat Malah…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s