Terubuk dan Roti Buaya

Membaca judul tulisan ini sudah tahu kan mau dibawa ke mana? Ya betul, kondangan  adat Betawi.

Akhir pekan lalu ada  undangan dari salah satu teman SMA untuk datang ke acara ngunduh mantu di rumah besannya di daerah  Sawangan, entahlah masuk wilayah Bogor atau Tangerang Selatan. Putri teman kami ini dipersunting oleh seorang pemuda dari  suku Betawi. Akad nikah dan resepsi di pihak wanita sudah dilaksanakan akhir bulan lalu. Maka demi silaturahim  dan ikut merasakan kebahagiaan teman, datanglah kami  6 orang ibu dalam 2  mobil terpisah dari dua arah berbeda. Telepon genggam pegang peranan untuk saling mencocokkan jalur yang dilalui.

Kami hanya mengandalkan peta dari pengantin pria dan … janur… Jalur yang tak begitu kami ketahui dan kemacetan di sana sini sempat membuat panik dan kelaparan he…he…. Akhirnya di mulut sebuah jalan kecil   terlihatlah janur melengkung  dengan nama kedua pengantin. Kami ikuti saja meskipun semula agak ragu karena berbeda dengan gambaran di peta.  Jarak janur pertama dengan berikutnya yang cukup jauh membuat was-was hingga kami  perlu bertanya ke  seorang bapak di tepi jalan.

Setelah janur ke empat sampailah kami di  tempat sohibul bait, perasaan masih dengan agak ragu takut salah masuk kondangan. Untunglah ibunda mempelai wanita, teman kami itu, segera melihat. Alhamdulillah, akhirnya sampai.

Sambutan hangat dari keluarga mempelai pria membuat serasa berada di keluarga sendiri. Setelah menyalami pengantin, kami langsung diajak mencicipi hidangan. Salah satu teman langsung berseru  menyebut sayur besan ketika melihat hidangan yang tersaji. Sayur yang baru pertama kali kudengar namanya.

Akhirnya didapat cerita dari empunya hajat. Sayur besan  yang berkuah santan itu berasal dari bunga tebu atau disebut juga terubuk. Asosiasiku langsung mengarah ke ikan terubuk  yang  sering diperjual belikan telurnya. Ternyata lain. Ini nama tumbuhan  yang bernama Latin Saccharum edule Hassk  dan  di daerah lain disebut juga tobu bunga, turubuk (Sunda), tebu endog (Jawa), delowako .   Jadi bagian dalam atau intinyalah yang dimasak. Sayur ini biasa disediakan di hajatan perkawinan di daerah sekitar Tangerang Selatan.

Ketika kucicipi rasanya mirip dengan putren atau jagung muda, hanya lebih lembut. Tapi salah satu teman lain menyebut dengan sosis he..he….

Sayang, foto sayur besanku kurang cantik, tapi tak apalah ya. Sayur besan di bagian atas piring makan. Isinya selain trubuk, juga ada potongan kentang dan bihun.

Tak hanya itu kejutan dengan wisata kuliner daerah.  Khusus untuk kami dipesankan roti buaya.  Biasanya memang roti ini dibawa oleh keluarga pihak pria pada waktu lamaran atau akad nikah, dan waktu itu kami tak hadir di sana. Roti buaya jantan betina ini terlihat sangat cantik (jika untuk kelengkapan adat ada lagi dua ekor anak buaya, ynag salah satunya digendong oleh induknya).  Buaya ini kabarnya sebagai lambang kestiaan pada satu pasangan.

Berulang-ulang kami mengagumi dan tak ingin memakannya, agar tetap indah dipandang. Akhirnya setelah dibujuk dan disediakan pisau pemotong, maka kami relakanlah si buaya cantik ini diiris. Kini,  sudah tersedia roti buaya isi. Yang kami makan itu isi kacang hijau. Sedap dan nikmat.

Silaturahni yang berkesan, apalagi setelah pulang dari sana sempat mebeli oleh-oleh pisang raja sere dan pepaya Callina dari rumah penduduk sekitar.

Iklan

45 thoughts on “Terubuk dan Roti Buaya

  1. Devi Yudhistira berkata:

    belum pernah denger tuh sayur besan….musti nanya2 ke teman yang orang betawi nih.

    Dulu penasaran sama roti buaya, tapi untunglah bisa beli di toko roti mayestik, cm menurut bbrp teman, ada toko2 khusus yg rasanya emang bener2 enak…sayang lupa aku nama tokonya…

    Paling seneng ama pohon duit kl pas ada acara nikah betawi 🙂

    Dulu pas kuliah, sering nonton layar tancep juga yg biasanya ada malam setelah hajatan, gatau deh apa sekarang masih musim yak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s