Malam Jumat Kliwon

“Ibu  … kursi ibu itu kalau malam Jumat  Kliwon  mutar sendiri ya …?”

Itu pertanyaan seorang pasien kecil kepadaku.   Anak laki-laki berumur 5 tahun ini memang banyak omong,  apalagi dia sudah sering datang dan selalu ada saja yang diceritakan. Kursi yang dimaksud ada di  ruang kerjaku.

Tentu saja, ini mengagetkan,membuatku terperangah.  Anak sekecil itu yang masih bau kencur  sudah tahu mengenai hal-hal yang biasa muncul di film horor nasional. Film yang bahkan belum pernah kutonton. Kutanyakan pada ibunya,  si ibu justru turut mendampingi nonton, dibiarkan sampai si anak tertidur. Bahkan itu jadi cara untuk membujuk sang anak tidur. Dia dengan bangganya cerita si anak tidak takut dengan segala jenis hantu-hantuan di film.

Itu sekarang, tetapi   efek jangka panjangnya  bisa saja berbeda.   Bagaimana menurut anda teman ?

Jadi geleng-geleng kepala, kok ya dibiarkan nonton film sejenis itu sih…

44 thoughts on “Malam Jumat Kliwon

  1. Ilham berkata:

    wah saya suka film horor. tergantung minat anaknya juga sih. lucu juga ya ibunya menganggap anaknya gak takut hantu di film sebagai sebuah prestasi. haha

  2. ded berkata:

    Saya paling ga suka film horor, apalagi kalau anak-anak menontonnya.Pasti akan saya suruh ganti chanelnya.
    Tapi entah kenapa teman2 anak saya selalu bercerita tentang horor kepada sesamanya. Pernah selama satu minggu anak saya yang kecil (cewek) mb, ga bisa tidur. Kita sendiri juga tersiksa Mb, terpaksa menemaninya.
    Setelah ditanya baik-baik apa sebabnya, baru dia ngaku….

  3. Novi berkata:

    apalagi film/acara TV indonesia memang banyakannya horor (plus horror yg gak mutu pulak). jadi mau gak mau kalo nonton gak ada yg ngawasin semuanya tertonton.

  4. bintangtimur berkata:

    Waktu kecil, Risa juga tidak pernah saya biarkan nonton film yang tidak sesuai dengan usianya, mbak…selain memang karena saya juga takut banget kalo disuruh nonton film jenis ini…hehehehe😀

  5. mama-nya Kinan berkata:

    hehehe…pengaruh kotak hitam televisi..
    kinan nggak kukenalkan pada hal hal seperti itu …eh ternyata dia dapat dari kartun bunda..ternyata ada juga kartun itu sering cerita hari halowen..ada cerita nakut nakutin gitu.monster..ehhehe walupun akhirnya ternyata cuman main main dia sempat juga takut..takut tapi tetap pngin lihat hehehe…

  6. mechtadeera berkata:

    kadangkala..orangtua kurang memikirkan dam[pak tontonan anak, hanya sekedar merasa lega karena anak tak terus menerus merengek atau merepotinya..😦

  7. albertobroneo berkata:

    wah, film seperti itu gak pernah nonton…
    di sini, fenomena malam jumat kliwon masih sering didengung-dengungkan orang tua jg sih..😦

  8. Idah Ceris berkata:

    mengakibatkan aras-arasen juga kalau anak kecil sering nonton film horor, walaupun didampingi.
    Aras-arasen itu rasa takut yang berlebihan ketika benda atau barang yang ada di sekitar hampir sama dengan barang yang ada di film horror yang mereka tonton.

    Mending disuguhi film kartun saja ya, Bun?🙂

  9. kamal berkata:

    sama dengan komentar bu imelda, jangan2 anak kecil pasien bumon itu emang punya six-sense. konon katanya begitu karena kepolosannya, anak kecil bisa lihat hal2 gaib🙂 ada cerita anaknya sepupu yang bilang kalau di dapurnya ada orang pakai sorban kayak yang di film india, padahal di dapur cuma ada dia dan mamanya.
    jadi, kayaknya bener di kursi bu monda bisa bergerak kalau malam jumat kliwon…🙂

  10. saidah berkata:

    Pas baca kalimat pertama tuh anak tdnya aq pikir dia punya kemampuan ngliat makhluk lain bu hehehee gk taunya korban film2 horor nasional toh…bayangin dung kalo beneran dia ngliat itu kursi muter sendiri hahahahaa bakal merinding sejadi-jadinya deh🙂
    O iya…mo ngucapin selamat lebaran, maaf lahir bathin ya bu mon🙂 salam dr banjarmasin

  11. Lidya berkata:

    pascal gak ngerti tentang malam jumat kliwon,setan, hatun, pocong dan sebagainya loh bun, memang sengaja gak pernah ditakut2i. biasanay aku marah kalau ada yang menakut2i

  12. LJ berkata:

    yang gak ikut upacara, nanti malam bakal dibayang-bayang loh… wkwkkk

    jaman dulu lebih parah kak, mosok film g30s, kita anak sd kinyis2 ini wajib nonton.. sampai skrg emak masih trauma.

  13. Imelda berkata:

    hmmm jika dia tidak menonton filmm begituan, aku sih memang pernah mendengar bahwa anak-anak itu terkadang bisa melihat hal gaib. Sama seperti keponakanku (tidak pernah nonton film setan-setanan) tapi suatu hari berkata pada adikku, “Ma, itu om di kamar tamu kok ngga pergi-pergi ya?” padahal tidak ada siapa-siapa di situ😀

  14. kakaakin berkata:

    Masih mending kalo nanya dulu, Mbak…
    Daripada kek pasien saya yang nangis2 gak mau dirawat di puskesmas karena katanya dia ngeliat hantu di pojokan mananya puskesmas gitu…
    Perawatnya jadi saling berpandangan, jadi merinding…

  15. Arman berkata:

    padahal film2 itu kan udah ada ratingnya ya. G, PG, PG13, R. yang mana harusnya memudahkan buat para ortu untuk tau film ini cocok gak buat ditonton anaknya.
    sayangnya emang banyak orang tua yang gak mempedulikan rating film. bingung juga apa gak takut nanti efek nya ke mental/psikis anak ya?

  16. Niar Ningrum berkata:

    Secara gag langsung film yang gag layak ditonton anak kecil masuk gitu ajah di alam bawah sadar, terus berimajinasi kayak kursi goyang2 kan bisa ajah goyang kena angin😀

    Merinding deh malem jumat kliwon ngomongin tetan bu monda😀

  17. Applausr berkata:

    hehehehe, memang susah mengkontrol anak ana untuk nonton film…. orang tua harus bisa membantu memfilter filem dan tidak boleh egois soal nonton film

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s