Weekly Photo Challenge : Delicate

Aroma durian yang semerbak memang bisa mendatangkan protes dari orang yang tak menyukainya. Bahkan pecinta durian kelas wahid juga bisa mabuk bila mencium aromanya dalam ruang tertutup selama dua jam di pesawat terbang. Ya, aroma yang
(delicate) itu harus dipelakukan khusus.

Ini packing oleh-oleh pancake durian Medan yang dibawa ke dalam kabin.

20121216-061339.jpg

Kotak kardus kemasan dibuka terlihat ada irisan daun pandan di atas kotak gabus setebal ruas ibu jari tangan. Di dalam kotak gabus ada pancake diletakkan dalam wadah plastik tertutup rapat, tak lupa ada kemasan es supaya kue tetap awet. Betul, tak ada bau durian menguar dari kotak.

Mari mencicipi oleh-oleh durian Medan, kulit hijau pancake dengan bagian isi daging durian tebal, mak nyus mantap surantap.

20121216-063628.jpg

Foto berbeda tetapi dengan tema ini ada di Berbagi Kisahku, blogku yang lain.

40 thoughts on “Weekly Photo Challenge : Delicate

  1. bintangtimur berkata:

    Mbaaaak, pancake durian dari Medan memang nggak ada duanya, apalagi kalo dibeli di restoran n yang di Merdeka Walk itu…duh, lupa deh sama kesulitan-kesulitan hidup😀
    Ngomong-ngomong, saya pernah beli pancake jenis ini di Bandung dan di rest area, tapi rasanya memang beda. Jauh lebih enak yang dari Medan itu…bisa nyobain dikit?😉

  2. SITI FATIMAH AHMAD berkata:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Monda…

    SELAMAT HARI IBU untuk semua anak-anak, ayah dan ibu-ibu di Indonesia yang meraikan HARI IBU pada hari ini. Sebagai menghargai ibu yang dicintai, saya menghadiahkan 2 AWARD HARI IBU untuk dijadikan kenangan dari Malaysia.

    Silakan kutip award-award tersebut di sini:

    http://webctfatimah.wordpress.com/2012/12/22/ct143-22-disember-2012-selamat-hari-ibu-untuk-sahabatku-ibu-ibu-di-indonesia/

    Salam sejahtera dari Sarikei, Sarawak.

  3. Ni Made Sri Andani berkata:

    Duren Medan memang top banget ya Mbak. Kalau ke sana, aku juga suka diajak temanku untuk makan durian. Cuma biasanya hati-hati dan menakar-nakar diri jangan sampai kelebihan dan mabok..lupa diri saking keenakannya.. he he

  4. SITI FATIMAH AHMAD berkata:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Monda…

    Sebut namanya durian sahaja, sudah tergoda nih..terutama yang masih asli isinya dalam buah. Saya suka durian tetapi tidak menyukai yang sudah menjadi kuih, kek atau pankek kecuali bubur durian.

    Memang benar mbak, bau durian kalau diruang yang tertutup bisa membuat kita pening kepala dan mabuk. Saya selalu meletakkan daun pandan untuk mengurangkan baunya.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.😀

  5. kakaakin berkata:

    Pancake durian? Mauuu…!!
    Saya belum pernah mencicipi pancake isi durian, tetapi saya pernah melihat selebaran pancake durian di SMD. Masih belum terlalu populer nih di kota saya.

  6. Lailatul Qadr berkata:

    Pernah tahu, kalo mo “mengelabui” aroma durian itu dengan bubik kopi. Tapi itu pun masih kecium saking wanginya durian Medan. Ini pake pandan dan cuma segitu ajha? Aroma duriannya gak keluar, ya di pesawat?

  7. LJ berkata:

    whuiihh.. ini delicate tingkat dewa, kak..

    durian spt petai, klo makannya sih enak.. tapi gak kuat membaui aromanya.. wkwkkk
    apalg di ruangan tertutup, bikin mabok dan pingsan..😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s