Setelah Banjir Surut

Setelah banjir surut ada yang berubah. Ada pemandangan lumpur tebal, sampah berserakan, kasur dan bantal basah yang dijemur di depan rumah, tapi ada juga kasur pegas yang berakhir di gerobak pemulung, dan jalan yang bergelombang.

Perjalanan setelah banjir surut sering menemui hambatan karena jalan rusak. Jalan beraspal itu memang gampang rusak terkena kikisan air. Lapisan aspal itu terlepas sedikif demi sedikit, yang lalu diikuti dengan rontoknya kerikil pelapis .

Jalan yang lalu lintas ramai berubah jadi antrian panjang karena kendaraan harus berjalan perlahan. Ladang rejeki buat orang-orang tertentu. Puing bekas bongkaran bangunan ditambalkan ke lubang itu oleh pak ogah.

Tetapi selain pak ogah ada lho orang yang beramal menambal lubang itu. Sengaja dibelinya batu kali karungan yang sering dipakai untuk hiasan taman dan dipakai mengisi lubang. Ada juga orang lewat yang sengaja memarkir mobilnya mengambil batu dari pinggir jalan dan mengganjal lubang. Memang jalan tak seketika mulus, tetapi insya Allah bisa mencegah mobil lain terperosok dan patas as.

Alhamdulillah, di kota yang katanya lebih kejam daripada ibu tiri masih banyak orang baik tanpa pamrih. Mudah-mudahan dilimpahkan pahala bagi mereka.

24 thoughts on “Setelah Banjir Surut

  1. BunDit berkata:

    Kalau di sekitar rumah saya ada 1 bapak2 yang rajin banget nambalin jalan berlubang dengan batu, dan kerjanya itu serius.. makanya banyak yang nyemplungin uang lumayan besar di kaleng yang dia sediakan, karena berkat dia, jalanan enak dilalui. Paling sebel kalau ada yang nyodorin kaleng di jalan jelek, tapi batu nya cuma ditumpuk gitu. Bukannya kerja dulu tapi tumpukan batunya malah bikin kendaraan tersendat, alau yang begitu saya enggan kasih duit🙂

  2. applausr berkata:

    Memang masih banyak orang seperti itu di kota yang sekejam apapun itu…. dan itu adalah kenikmatan tersendiri untuk bisa menyaksikan itu semua… Thanks…

  3. zilko berkata:

    Melihat masih ada banyaknya orang baik memang menenangkan ya. Dunia ini tidak “sejahat” itu rupanya🙂 Masih banyak orang baik dimana-mana🙂 .

  4. kakaakin berkata:

    Alhamdulillah ada orang baik yang langsung beraksi. Semoga nanti gak ada yang pasang kotak di pinggir jalan untuk meminta sumbangan demi perbaikan/menambal lubang di jalan🙂

  5. mama-nya Kinan berkata:

    musibah yang terjadi kadang banyak hikmah yah bun…seperti yang bunda cerita diatas …dan alhamdulilah kepedulian banyak orang tergugah termasuk dari hal kecil seperti menambal jalan🙂

  6. bintangtimur berkata:

    Mbaaaak, ternyata masih ada rasa peduli di ibukota ini ya, ikut seneng bacanya, dan Amiiiin…buat doa yang mbak tulis untuk mereka di posting ini…
    Kebaikan hati, memang tak akan pernah mati. Sekalipun itu di tempat yang sulit buat berbagi empati.🙂

  7. Pakies berkata:

    Saya juga yakin dan percaya, selalu ada orang baik pada situasi dan kondisi apapun. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk melakukan segala sesuatu dengan tanpa memikirkan pamrih tapi dengan landasan keikhlasan

  8. Ilham berkata:

    wih ternyata masih ada ya orang2 yang berani berinisiatif seperti itu. walau mungkin motivasinya supaya nggak mencelakakan dirinya sendiri juga, tapi jadi bermanfaat buat orang lainnya.

  9. nh18 berkata:

    … masih banyak orang baik tanpa pamrih. …
    Saya yakin dan percaya ini Kak …
    saya yakin ini …

    Media dan Milis kadang membuat sesuatu menjadi tidak obyektif dan cenderung mengeneralisir …

    Salam saya Kak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s