Pie Susu Kue Kenangan

Sewaktu dulu tinggal di Papua ada kue favorit yang enak banget. Kue itu baru pertama kalinya kami cicipi. Namanya kue lontar, egg tart atau rhum taart.

Jaman itu kan masih jarang orang berjualan kue, jadi kalau sedang kepingin makan kue itu, kami mengajak tante Zeth menginap  dan membuat  kue di rumah kami. Oom dan tante Zeth itu LDR,  jadi di rumahnya yang hanya ditempati si oom  tak ada peralatan membuat kue. Hanya bila tante datang dari Ambon,  kami bisa menikmati kelezatan kue buatannya. Si tante ini adalah istri oom Zeth,  pengemudi  di kantor papa. Kue-kue buatan si tante ini enak sekali, tetapi yang paling top ya rhum taart itu. Kue ini kabarnya khas dari Indonesia Timur, khususnya Papua. Entahlah, mungkin karena di Indonesia Timur itu memang masih  banyak  pengaruh masakan barat.

Kue lontar itu khas sekali. Cetakan kuenya memakai piring keramik kuno warna biru bergambar ikan. Kurasa mama masih punya piring ini. Dasar piring ikan ditutupi dengan kulit pie. Bagian tengahnya diisi adonan yang disebut custard. Custard ini lembut dan halus karena banyak kandungan susu dan telur. Tetapi bagian yang paling kusuka justru pinggiran kulit pie yang dibentuk terpilin seperti  bagian tepi kulit lumpia. Bagian ini terasa renyah.

Ketika mendengar nama pie susu dan melihat foto pie susu asli enak kuperkirakan itu adalah kue kenangan kami. Jadi penasaran.

IMG_0983

Akhirnya memang ada kesempatan mencicipi pie susu yang ternyata rasanya tidak terlalu jauh  berbeda dari kue kenangan itu. Hanya ukurannya tentu jauh berbeda. Pie susu ini mungil, beratnya  kurang lebih 38 gram.  Tapi sekarang kan memang sedang musimnya kue mungil, alias kue yang bisa sekaligus masuk mulut. Konsistensi custard juga beda. Pie susu  agak lebih padat, jadi tak mudah remuk dalam pengiriman. Soal rasa, kulit pienya juga renyah, custard manisnya sedang dan tak bikin eneg.

IMG_0985

Oh..,jadi gampang sekarang ya kalau kepengen kue lontar  atau pie susu tinggal pesan saja ke oleh-oleh khas Bali. Tinggal klik, transfer  dan pesanan akan segera dikirim.   Harganya masih sangat terjangkau, per buah itu Rp 3000,- dengan pesanan minimal 20 buah.  Varian rasa ada original, coklat atau kopi. Jangan takut rusak di jalan karena pie susu bisa bertahan 4 hari di luar kulkas. Selain pie susu, banyak lagi jenis oleh-oleh khas Bali di sana seperti kacang disko, salak, bahkan nasi pedas.

31 thoughts on “Pie Susu Kue Kenangan

  1. prih berkata:

    Kue lontar. … Kombinasi renyahnya pai dan legitnya susu-telur tiada duanya. Pernah mendapat oleh-oleh kue lontar ala Ketapang meski panggang kulit painya tidak mempergunakan keramik tembikar khusus. Salam

  2. Ni Made Sri Andani berkata:

    Tahu sih pia itu, tapi baru belakangan ngeh kalau banyak yang beli justru dari Bali. kadang ada yang pesen beliin kalau pas pulang ke Bali. Kenapa dari Bali ya? Bukannya di tempat lain juga pie ini banyak? he he..bingung..

    • monda berkata:

      resep aslinya sih ada, tapi kami minta dibuatkan nggak pakai rhum
      pas googling di Surabaya ada yg jual juga lho, bisa dicari
      di Jakarta belum ketemu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s