Taiko

Taiko, Kendo, Iaido

Masih ada foto-foto dan cerita di sekitar acara Festival Jak Japan Matsuri yang sayang kalau disimpan saja. Festival Matsuri tahun ini dibuka dengan parade drum band korps kepolisian beberapa negara, Indonesia dan Jepang pastilah  mengirimkan kontingen, juga beberapa negara lain.  Selain itu ada pameran selama seminggu mengambil tempat di Plaza Senayan. Ternyata tiap hari itu pameran dan acaranya berbeda. Kami tak melihat pameran kerajinan tangan seperti bunda Samara.

Ketika kami datang ke lokasi pameran Minggu pagi itu belum ada acara, maka aku dan anak-anak  cari makan siang dulu di food court.  Jam 12an siang  barulah terdengar dentuman suara drum. Rupanya hari itu ada acara  pertunjukan perkusi khas Jepang yang  disebut Taiko. Taiko ini   dimainkan anak-anak murid dari sekolah internasional. Suara dentuman berbagai jenis dan ukuran alat musik pukul ini terdengar keras dan bersemangat. Memang terlihat sekali gerakan tangan anak-anak ini sangat bertenaga.  Satu jenis drum dipakai bergantian oleh 3 orang anak., pergantian yang manis karena tak ada jeda. Ada juga sekumpulan anak dibantu orang dewasa mengangkat tandu. Kata seorang ibu salah satu anak penggotong tandu,  benda itu bernama omikoshi.

Taiko

Omikoshi itu tandu suci, bagian dari perlengkapan ibadah agama Shinto, yaitu sebagai kendaraan para dewa.

IMG_1017

Acara Taiko selesai kami melihat pameran yukata (kimono tipis) yang terbuat dari batik. Juga ada pameran foto-foto tentang Indonesia oleh orang Jepang, dan sebaliknya negara Jepang di mata kamera orang Indonesia.

Kendo, olahraga bela diri dari Jepang

Lalu dimulai acara Kendo.  Atlit kendo ini   ada anak-anak dan dewasa. Perlengkapan Kendo termasuk alat-alat pelindung tubuh, masker dan bambu. Uniknya setiap akan melakukan gerakan selalu disertai suara yang keras, lalu mengayunkan bilah bambunya ke arah lawan, ke kepala dan bahu.

Kendo

Olahraga beladiri dari Jepang itu ternyata banyak juga ya, selain yang sudah biasa dikenal di sini seperti Karatedo, Aikido. Nah di festival ini dikenalkan olahraga beladiri yang  bisa disebut seni pedang. Namanya Iaido. Iaido ini  menunjukkan keindahan dan ketenangan gerakan mengeluarkan pedang, menggerakkan, membersihkan sampai menyimpannya kembali. Karena mengandung unsur keindahan makanya atlit ini butuh ketenangan. Pengunjung diharapkan tidak bersuara, bahkan ketika jam Plaza Senayan yang legendaris itu berbunyi, demonstrasi sengaja ditunda.  Bapak ini adalah  seorang master Iaido  yang sudah memenangkan berbagai jenis kejuaraan.

Iaido, seni pedang dari Jepang

Hari itu sebetulnya ada lagi acara pertunjukan Doraemon, tetapi tak kami tunggu karena baru akan muncul 2 jam kemudian.  Cukup senanglah anak-anak melihat acara ini, bisa menambah wawasan dengan mengenal budaya bangsa lain, semoga bisa terus menjalin persaudaraan antar bangsa dan negara.

16 thoughts on “Taiko, Kendo, Iaido

  1. marsudiyanto berkata:

    Meski di kota kecil, saya termasuk beruntung karena kebetulan sekolah saya menjalin kerjasama dengan Japan Foundation yang secara berkala mengadakan pameran kebudayaan di sekolah kami. Teman guru Bahasa Jepang berkesempatan dapat pengalaman mengunjungi Jepang dan beberapa murid saya juga ada yang kuliah sambil bekerja di sana. Salah satunya malah sudah lulus S3

  2. nh18 berkata:

    ketika jam Plaza Senayan yang legendaris itu berbunyi, demonstrasi sengaja ditunda

    Waahhh luar biasa ini …
    sangat perlu berkonsentrasi sepertinya

    salam saya Kak

    • monda berkata:

      betul2 harus tenang oom, tampaknya ini gerakan2 ini mengandung semacam meditasi juga…, ..atau karena pedangnya tajam…,
      ndak tau juga itu pedang asli atau pura2..

  3. Pakies berkata:

    Itulah kenapa saya paling seneng nonton film jepang yang berhubungan pedang jepang. Membuatnya dengan seni, merawatnya dengan seni bahkan penggunaannya pun demikian

  4. LJ berkata:

    perkenalan langsung anak2 dgn budaya negeri matahari terbit, membuka wawasan dan menguatkan cita2 untuk kelak keliling dunia.
    harapannya makin banyak festival spt ini dari negara yg berbeda2.. dan smoga gak nyampe jakarta saja..😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s