Ibu Lebay

20120412-085254.jpg

Tugas  orang tua mengantarkan anak  mengarungi  hidupnya, mendampingi dalam perjalanan agar bisa mandiri di masa depan.

Betul kan.. anak mandiri yang jadi impian kita ? Kita ingin anak mandiri agar dia juga kelak bisa menghidupi dirinya sendiri dan membentuk keluarganya sendiri. Itulah siklus kehidupan yang umum.

Apa sih modal yang diperlukan seorang anak supaya bisa berdikari, berdiri di atas kakinya sendiri?  Tentu saja iman, pendidikan, ahlak, sikap dan  lain-lain.

Sulungku sudah lepas dari pendidikan dasar, dan kini sedang merintis ke tingkat pendidikan lebih  tinggi. Tak terasa mungkin dalam 4 atau 5 tahun ke depan dia akan selesai  kuliah lalu  mencoba mandiri berusaha mencari penghasilan sendiri. Tak disangka juga sudah sampai tahap ini, merasa baru kemarin dia belajar berjalan, baru kemarin belajar membaca, tiba-tiba dalam sekejap dia sudah  mahasiswa.  Kok ada rasa ingin tarik ulur ya.

Sulung mengambil kuliah yang aku tak mengerti sama sekali. Dia ambil studi bahasa Jepang,  bidang yang sangat dia suka, sedangkan aku hanya tahu sebatas arigato aishiteru.  Dia tak lagi bertanya padaku tentang pelajaran, seperti yang telah dilakukan selama 12 tahun ini. Pernah terlintas ingin kursus bahasa Jepang saja biar “nyambung” dengan anak, biar dia bisa bertanya padaku lagi. Tapi setelah kupikir-pikir tak usah saja ya.., ini kan juga salah satu cara pendewasaan dirinya, cara agar dia belajar menentukan target pribadinya.

Aku ibu yang lebay,  ya kan ……?

33 thoughts on “Ibu Lebay

  1. Imelda berkata:

    wahhh jadi masuk ke mana? Gambattekudasai.

    Namanya seorang ibu, memang takut kesepian, ditinggal jika anak-anak semakin besar. Aku saja sekarang sudah lebay kok mbak…. mikir gimana anak-anakku kalau lebih besar lagi, padahal si chibi baru mau masuk SD hehehe.
    NAH< mulai sekarang mamanya harus cari TEMAN BARU yang banyak biar tidak kesepian.

  2. mama-nya Kinan berkata:

    membaca tulisan bunda bisa untuk “warning” buat aku…aku juga mungkin lebay mbak..aku yagn kinan masih kecil gini aja selalu ingin mengerti dan ingin tahu apa yang dia pikirkan apa yang di inginkan..rasanya kayak halikopter muter muter dalam kehidupannya terus…kalo bisa 24 jam …kalo ada yang nakalin dikit aja pinginnya protektif…hehehe…tapi itu namanya ibu kan mbak…apalagi masih kecil kayak gitiu…pernah baca dan ikut polling di portal ayah bunda soal ibu helikopter yang selalu saja ingin tahu dan ikut campur kegiatan anak…bukan bermaksud jadi helikopter yang muter muter, sebagai ibu ingin memastikan semua baik baik dan berjalan lancar…:) …

  3. prih berkata:

    Mari bergabung bersama ibu lebay, mbarep dan tengah belajar glidig kerja, emaknya masih suka nganggap kanak, jadi alasan nengok sambil refreshing. Tak lama lagi sang adik nyusul ya mbak. Salam

  4. tinsyam berkata:

    hahaha jangankan ibunya, bude kaya daku aja lebay kalu ponakan mo sekolah, eeehhh dadak udah kuliah, kapan sih kecilnya? mbakmonda ga sendiri lah..

  5. ysalma berkata:

    Selamat buat si sulung,
    kayaknya lebih merasa kebutuhan anak terhadap ibunya agak berkurang ya Kak.
    mereka sudah punya kesibukan sendiri dan teman yang sudah sesuai minat.

  6. Ni Made Sri Andani berkata:

    Wah.. selamat ya buat si Sulung Mbak.. Semoga sukses dengan pilihannya. Kalau dipikir sih memang kita orangtua cuma akan bisa mengantarkan anak hingga titik tertentu saja ya Mbak.. akhirnya kita akan tiba pada suatu titik dimana kita tak mampu lagi membantu dan menyerahkan sepenuhnya kepada anak untuk menjalaninya.. * sambil mikir khawatir juga..*

  7. Rahmat_98 berkata:

    Kayaknya insting semua ibu seperti itu bun. Dimatanya seorang anak akan selalu butuh bimbingan ibu, meskipun anaknya telah berumah tangga. Saya malah bangga mempunyai seorang ibu yang seperti ini…😀

  8. mamih berkata:

    hehehe…gak lebay juga lah Bun…
    kayaknya hampir semua mak emak emang agak2 lebay gitu deh…

    ( ikutan ya bun kalau jadi kursus bahasa jepang nya….🙂 )

    salam

  9. pursuingmydreams berkata:

    Kalau banyak waktu luang bisa ikutan kursus bhs Jepang saja kak, siapa tahu kapan-kapan bisa jalan-jalan bersama anak ke Jepang😀 . Bisa juga banyak membaca mengenai Jepang jadi bisa ngobrol atau sesekali nanya2 ke anak😉 .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s