Remaja Penolong Tukang Becak

Rekonstruksi kasus dengan korban dan tersangka masih berusia remaja yang disiarkan berulang-ulang di televisi terus terang saja membuatku ikut terenyuh.  Simpatiku bukan hanya untuk korban dan orang tuanya tetapi juga untuk kedua pasang orang tua lainnya. Sebagai orang tua yang memiliki anak  sebaya mereka aku kok jadi merasa sangat kepikiran. Galau juga gitu deh. Seolah-olah mereka adalah anakku sendiri.  Orang tua mana sih yang  siap menerima kejadian  seperti ini menimpa ananda tersayang.

Belum lagi kasus ini selesai ada lagi berita kasus menimpa sepasang remaja di Cilacap.  Rasanya seolah-olah  hatiku  ikut jatuh ke dasar jurang. Miris kok sekarang semakin banya remaja   jadi pelaku utama kejahatan.

Di tengah maraknya pemberitaan media massa mengenai kasus kriminilitas itu ada yang sempat membuat bernafas lega. Ada 3 orang remaja yang spontan menolong orang lain.

Kisahnya begini nih…

Saat itu kurang lebih seminggu lalu  aku sedang menyetir  di jalan raya sebuah perumahan, jalan raya yang akan menghubungkan dengan jalan utama . Lalu lintas cukup perlahan karena persis di depanku ada seorang penarik becak.  Penarik becak ini terlihat sudah setengah baya, dia mendorong becaknya, karena muatan becak sangat banyak. Muatannya itu berupa kantong-kantong plastik besar yang menggunung.

Tiba-tiba  di pengkolan becak terperosok  lubang. Lalu lintas otomatis terhenti.

Untungnya kejadian ini tak berlangsung lama. Dari sisi kanan kulihat sebuah sepeda motor dengan dua orang penumpang remaja pria tanpa helm langsung meminggirkan kendaraannya. Remaja di boncengan langsung turun, bersamaan dengan seorang remaja putri yang menyebrang dan menghampiri tukang becak. Anak muda yang telah memarkirkan motornya juga datang menghampiri. Bertiga mereka membantu pak tua menarik becak keluar dari lubang.

Kejadian hanya sekian menit, lalu lintas lancar lagi tapi peristiwa ini berhasil menghangatkan hatiku. Alhamdulillah, aku  optimis anak muda Indonesia masih banyak yang positif.

34 thoughts on “Remaja Penolong Tukang Becak

  1. chris13jkt berkata:

    Sayangnya yang lebih sering terekspos adalah yang tidak baik ya Mbak.
    Mudah-mudahan hasil didikan keluarga yang baik masih kita temukan dalam keseharian kita.

  2. pursuingmydreams berkata:

    Iya kak Monda, masih banyak kok anak muda Indonesia yg baik dan bersikap positip.
    Sayangnya, biasanya yg baik jarang ter-ekpos, klo yg skelakuannya jelek langsung ramai diberitakan.

  3. prih berkata:

    Ketiga remaja hasil pendidikan keluarga yang hangat dan penolong di rumahnya ya mBak.
    Bila pembuat berita mau ‘membalik paradigma’ hanya menyiarkan kebaikan dan kemanfaatan tentulah berlomba kebaikan dan kemanfaatan ya mBak.
    Salam hangat tuk duo remaja putri di kelg mBak.

  4. BangKoor berkata:

    Hallo bund, kali pertama mampir nih. Maklum, baru kerasukan arwah blogwalking😀

    Sebenernya masih banyak kok bund anak-anak muda di negeri ini yang bikin bangga kedua orangtuanya, juga orang-orang sekitarnya. Sayangnya kita lebih sering liat yang sebaliknya, walaupun bisa dibilang itu lebih sedikit daripada yang ngebanggain. Yah, karena media kita lebih demen ngekspos yang negatif.

    Salam kenal bund😀

  5. Batavusqu berkata:

    Salam Takzim
    Sudah semain sulit menemukan kasus ini bund, apalagi di kota besar. Semoga para remaja yang berprilaku penolong tetap ada ya bund
    Salam Takzim Batavusqu

  6. Beby berkata:

    Alhamdulillah.. Memang benar ya Kak, kalo ada yang jahat pastiiii ada yang baik juga.. Walaupun yang baik ini ngga sempurna tapi bisa ngasih pelajaran berharga bagi orang-orang di sekitar..🙂

  7. naniknara berkata:

    Semoga yang baik jumlahnya makin banyak, makin banyak juga yang mengabarkan hal yang baik. Hal yang buruk disiarkan berulang-ulang, lengkap dan detail, kadang jadi inspirasi bagi melihat untuk menirukannya, demikian pula hal yang baik. Jadi ya, semoga makin banyak disiarkan hal-hal yang baik

  8. Lidya berkata:

    Sebetunya banyak kok pemuda yang care terhadap sesama ya bun. Herannya kenapa pemberitaan selalu di bombardir dengan prilaku buruk ya. Kadang say alagi nonton berita di tv aja langsung dimatikan karena beritanya seperti itu takutnya pasal & alvin nonton malah bingung

  9. aqied berkata:

    Iya, bunda. Aku dulu berfikir di dunia ini udah gak ada orang baik. Sampai kmudoan bertemu hal hal kecil yg meruntuhkan pendapatku itu.
    Misal nya cuma ketika aku naik bus jarak jauh, selalu ad yang merelakan kursinya untuk saya.

  10. bemzkyyeye berkata:

    Alhamdulillah yah Mba msh banyak anak muda yang msh punya jiwa saling tolong menolong, ga cuek2 aja..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s