Cerita Rakyat Maluku, Batu Badaong

Kemarin-kemarin ini banyak teman buat posting tentang dongeng, ada giveaway tentang dongeng rupanya. Walaupun nggak ikut giveaway, idenya kupakai buat posting di sini.

Waktu kecil kami kakak beradik itu doyan banget dengar cerita. Mamaku sih yang suka cerita. Kami ngumpul di tempat tidur mama, cerita selesai baru deh pindah ke kamar masing-masing. Cerita mama sih cuma itu-itu saja Gadis Kerudung Merah dan cerita Putri Angsa dari karya HC Andersen. Dengar cerita itu diulang-ulang tetap saja seru.

Selain mama, kita juga suka minta dongeng dari tante Zeth. Tante Zeth ini istri pengemudi di kantor papa , beliau kami bajak supaya bermalam di rumah. Jaman itu di Sorong nggak banyak yang jual kue-kue. Kalau mau makan enak ya buat sendiri. Nah, andalannya ya tante Zeth. Si tante ini kan pintar buat kue khas Indonesia Timur yang lezat itu. Selain itu tante juga jago cerita. Kami minta diceritakan apa saja, mulai dari suasana kampungnya di pulau Ambon sampai dongeng. Cerita darinya cerita rakyat dari daerah asalnya di Maluku.

Aku ingat dua cerita yang dibawakannya, cerita bertema fabel, atau tentang hewan. Cerita tentang kes (kera) dan tuturuga (kura-kura) yang saling adu pintar. Mirip dengan kisah si kancil yang licik, tetapi dalam kisah-kisah ini teman kes yang punya tipu daya.

Ada lagi kisah Batu Badaong. Ini cerita rakyat Maluku. Detail cerita aku sudah tak begitu ingat, cerita mengenai anak yang melawan orangg tua. Tapi pada akhirnya kisah ditutup dengan seorang ibu yang marah dan sedih berlari dan masuk ke dalam lautan hingga tubuhnya ditelan Batu Badaong (mungkin sejenis tanaman laut besar yang bisa menelan ).

Nah efek cerita ini sedih bikin adik terkecilku yang belum usia sekolah menangis takut dan tidak mau lagi dengar si tante mendongeng. Makanya biarpun judulnya dongeng atau cerita rakyat kita harus bisa memilih cerita yang layak untuk anak

Kisah Batu Badaong juga dijadikan lagu mendayu yang liriknya seperti ini (kalau mau dengar lahunya ke youtube saja ya). Dengar cerita dan irama lagunya yang menyayat tak heran bisa bikin anak kecil takut.

batu badaong batulah batangke
buka mulutmu telanlah beta
gunalah apa beta hidup sandiri
sedangkan hidup terlalu susah

40 thoughts on “Cerita Rakyat Maluku, Batu Badaong

  1. chris13jkt berkata:

    Seingat aku di daerah lain juga ada cerita rakyat yang mirip deh Mbak. Dan betul, ceritanya memang jadi agak menyeramkan buat anak kecil

  2. prih berkata:

    Efek dari dongeng ya mbak, ada keteladanan tanpa paksaan, ada yang menakut-nakuti, setuju banget kudu jeli memilihnya.
    Btw ganti tampilan ya mbak…keren loh.
    Selamat berlibur.

  3. Beby berkata:

    Kak, ceritanya mirip sama Batu Belah ya.. Aku kira nama Batunya itu Badaong. Heheh.. Pas masik kecil sukak kali aku denger cerita gitu Kak, cengar-cengir pulak. Mamak ku sampe desperado liatnya, bukannya takut trus beliau berharap aku jadi sering bantuin nyuci piring. Wkwkwk😀

    • MS berkata:

      nggak ingat deh cerita Batu Belah.., kalau Batu Badaong itu artinya batu berdaun..

      hah..ha.., udah keliatan kali giatnya dari kicik ya Beb

  4. Yeye berkata:

    Aku tau lagu nya mba Mon, papa ku suka banget nyetel lagu2 daerah, jd aku udah terbiasa dgr lagu itu🙂
    Klo ceritanya sendiri aku blm tau.

    Iya setuju, mesti pilih2 cerita yah buat dongengin anak, terbukti aku dlu suka diceritain bwg merah bwg putih trs aku jd benci bgt sm bwg merah gara2 dia jahat hahaha *lebay*

  5. eda berkata:

    ini cerita waktu aku masih SD kaak.. *keliatan tuanya*
    aku inget betul, waktu disuru guru baca ini dr buku bahasa indonesia di depan kelas, aku nangis. sediiiih baca ceritanya..huhuhu..

    • monda berkata:

      lagunya menyayat dan ceritanya tragis ya..,
      kl dipikir2 dongeng seperti ini kok seperti ngajarin ambil jalan pintas tapi juga bisa kasih ajaran supaya menenggang perasaan orang lain

  6. Dewi berkata:

    ya hooh ya,, kita harus pandai pilih cerita,, atau sesuaikan umur gitu ya mb,, nanti malah trauma berkepanjangan malah gaswat

    • MS berkata:

      iya ..
      beli buku juntuk anak juga harus hati2 lho
      kemarin ini kan ada buku bahasa Inggris untuk anak yg isinya porno

  7. SITI FATIMAH AHMAD berkata:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Monda….

    Jalan kisahnya sama seperti kisah Batu Belah Batu Bertangkup. Yang si ibu berlari ke gua dan minta di makan oleh batu bertangkup kerana tidak kesampaian untuk makan telur ikan tembakul. Masa kecil dulu, saya juga takut mendengar kisah-kisah serem begini mbak.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s