Suatu Pagi di Nagari

menjemur gabah

Pagi hari cerah aktivitas harian di sebuah nagari di Bukittinggi telah dimulai. Seorang ibu menjemur gabahnya di pelataran belakang masjid agar gabah siap dibawa ke penggilingan dan digiling menjadi beras. Para remaja bahkan asyik bersenda gurau sesamanya. Di desa yang bertangga-tangga ini  masjid begitu dekat dijangkau bahkan kubahnya seakan-akan bisa dipeluk. Januari 2014  aku dan Inon datang ke nagari cantik ini untuk menjiarahi almarhumah Neneknya Inon. Kampung ini baru saja direnovasi dengan proyek perbaikan kampung.

 

Foto ini diikutsertakan dalam Lomba Foto Blog The Ordinary Trainer

22 thoughts on “Suatu Pagi di Nagari

  1. nh18 berkata:

    Juri datang membawa form penilaian
    Terima kasih telah berkenan untuk ikut lomba foto di blog The Ordinary Trainer
    Semoga Sukses
    # 35

    • MS berkata:

      cantik desanya, biar kecil banyak sudut2 bagus buat difoto dan dieksplor.., kayaknya masih akan banyak lagi cerita dari desa sini

  2. vizon berkata:

    Suasana pagi dengan kabut dan aneka kegiatan penduduknya ini, bikin rindu untuk kembali pulang kampung..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s