Gembok Cinta di Bromo?

Kawah Bromo
 

Sewaktu bibi Erry Titi Teliti terpilih jadi pemenang untuk diberangkatkan ke Korea, para teman-teman pendukungnya ikut senang dan kasih pesan macam-macam. Aku sih bercanda mau titip pasang gembok saja, he..he.. kata Erry balas bercanda “ntar gemboknya dibeliin di pasar Gedebage”. Di Seoul, Korea itu ada Namsan Tower yang di banyak serial drama Korea alias K-drama ditampakkan sebagai tempat mencantolkan gembok oleh sepasang kekasih. Harapannya agar cinta mereka abadi.

Entah dari mana asal muasal kebiasaan memasang gembok di tempat-tempat tertentu, lalu membuang kuncinya ke sungai. Tak hanya di Korea, di kota-kota besar di Eropa dan di Asia juga ada pemandangan ratusan gembok bergantungan di jembatan. Bahkan saking beratnya pagar jembatan Pont des Arts di Paris sempat runtuh. Selain di kota romantis itu gembok cinta juga ada di Koln – Jerman, di Moscow, dll.

Mungkin karena pengaruh berita dan film-film romantis itulah aku jadi menebak ada gembok cinta juga di Bromo. Apa iya ada yang nekat pasang gembok di kawah? Apa nggak takut jatuh ? Tapi, sebetulnya nggak yakin juga sih gembok itu adalah gembok cinta, karena gemboknya hanya satu dan sudah berkarat pula. Di pinggir kawah Bromo itu ada tiang yang sudah rusak, sepertinya tiang beton, di situlah kulihat ada sebuah gembok berkarat. Letak tiang ini di kawah persis berhadapan dengan ujung tangga.

Melihat banyaknya jumlah gembok yang dipasang di berbagai tempat itu jadi berpikir ini sekedar trend sesaat atau karena ada ketidak yakinan akan kesetiaan pasangan. Menurut anda? Sudah pernah pasang gembok cinta ?

 

 

Iklan

27 thoughts on “Gembok Cinta di Bromo?

  1. cerita4musim berkata:

    sering ngeliat beberapa kali kalo pas traveling, yg plg ngetop di Pont des Arts Paris sama di Cinque Terre (via del amore), tp cuman liatin aja lucu2 gembok nya, tp belum tertarik untuk ikut2an 🙂

  2. aqied berkata:

    Ke bromo 2x, yg pertama kabut pekat. Yg kedua rame bangeeet jd di kawah cm sebentar aja lgsg turun. Gak sempet liat gembok. Hihi.
    Btw pas baca judulnya kirain di bromo ad tradisi gembok2an juga. Hihi

  3. danirachmat berkata:

    Belom pernah Mba Monda, selain karena butuh modal buat beli gembok dan berangkat ke sananya, ngomong dan komunikasi aja lebih gampang buat bikin cinta awet. huehehehe

  4. zilko berkata:

    *Uhuk* belum pernah pasang gembok, hahaha 😆 .

    Iya, fenomena gembok ini kayaknya mendunia banget ya, dimana-mana ada. Tapi memang yang paling klise jelas memasang gembok di Paris sih 😀 . Kalau di Bromo itu beneran niat banget ya. Dan memang unik sih tapinya! 🙂

  5. Evi berkata:

    Kemarin ke Bromo, gak perhatiin ada gembok di sana. Mungkin saking ngos2an sampai di atas jadi banyak yang luput dari perhatian 🙂

  6. dey berkata:

    Jangankan pasang gembok cinta, cincin nikah aja saya ngga pakai. Bukan apa2 sih mbak, bagaimana hati saja. Kalau niatnya menjaga cinta, ngga pakai benda mati juga awet2 aja.

    Apa kabar mbak ?

  7. Allisa Yustica Krones berkata:

    Itu kalo beneran ada yang nekad masang gembok pas di pinggir kawah gitu, berarti orangnya nekad amat kak 😀

    Aku gak pernah masang gembok2an ini kak..mo kita taro gembok di manapun, kalo emang dasarnya gak bisa setia dan emang bukan jodoh ya tetep aja bakal pisah juga

  8. Imelda berkata:

    hmmm ada tuh teman saya yang pasang gembok cinta di Paris, tapi tetap saja cerai 😀
    Gembok cinta itu seharusnya invisible tak terlihat, yang menyatukan dua hati di manapun mereka berada. Itu menurut saya loh

    • MS berkata:

      aku juga beranggapan sama mbak…, nggak pada tempatnyalah menggantungkan harapan pada benda mati, yg penting kan bgmn cara kita menjaga hubungan dan tentu harus tetap berdoa pada Yang Maha Kuasa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s