Bubur Jali

bubur jali

Lagu  dan lirik lagu Jali-jali  yang  berasal dari Betawi sudah hafal sejak kecil, pohon jali  (Coix lacryma-jobi L) baru kenal tiga  tahun lalu, tetapi makan bubur jali baru kemarin. Pohon jali itu mirip jagung, tetapi daunnya lebih kecil dan bijinya berwarna-warni tergantung kematangannya. Biji jali ini seperti manik-manik, ada lubang di tengahnya  dan bisa dirangkai jadi kalung-kalungan.

 

buah jali

Waktu mudik   tak lupa kami  mampir ke supermarket buat cari oleh-oleh dan makanan khas setempat.  Suamiku menemukan    buah jali kering di rak. Diambilnya  2 bungkus.  Katanya dia kangen sudah lama banget tidak makan bubur jali, dan supaya aku dan anak-anak bisa  mencoba variasi makanan dan  biar  tidak melongo saja kalau diceritakan.  Dulu  saat dia kecil mertuaku sering  masak bubur jali untuk kudapan sore hari.   Aku belum pernah sama sekali melihatnya apalagi masaknya.  Fakta ini buat  suamiku malah heran he..he…. kok nggak kenal jali ya…

Makanya ketika mau memasak  tanya-tanya dulu ke kakak ipar cara membuatnya.

Cara masak  jali ini sama saja seperti masak bubur kacang hijau.  Butiran jali itu direndam  dalam air beberapa saat. Sementara  itu masak air gula merah, tambahkan daun pandan supaya wangi.  Setelah itu jali yang sudah agak  mengembang ini direbus sampai lembut.  Masukkan cairan gula merah.  Nanti akan didapat  paduan yang mengental.  Saat menyantapnya tambahkan  santan  masak, bila suka, supaya lebih gurih.

bubur jali

Rasanya bagaimana? Enak pastinya dan anak-anak suka sekali. Rasanya kurang lebih  mirip dengan bubur biji salak,   hanya saja biji jali  terasa  agak kenyal. Alhamdulillah ada variasi kudapan baru, ini pasti cocok juga  untuk hidangan berbuka puasa.

 

 

15 thoughts on “Bubur Jali

  1. SITI FATIMAH AHMAD berkata:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mbak Monda…

    Kalau diliat pada fotonya biji jali itu seperti buah manik yang saya selalu buat kalung dan gelang tangan mbak. Wah ! baru tahu ia bisa dimakan dan dijadikan bubur. Ingin sekali mencicipinya. Sekarang, tidak lagi bertemu pokok ini di kampung halaman saya kerana pembangunan banyak merubah kondisi kampung.

    Salam manis dari Sarikei, Sarawak.🙂

  2. ded berkata:

    Saya baru tau namanya buah jali, dan baru tau juga ternyata bisa jadikan bubur
    Sejak SD saya sudah menggunakan buah jali untuk prakarya.
    Banyak tumbuh di sekitar rumah di kampung dulu🙂

  3. Breldine berkata:

    Sama dengan beberapa yg lain.
    Ini pertama kali nya saya dengar dan lihat bubur jali, engga sengaja liat liat blog ini deh..
    Kelihatannya memang enak ya.
    Jadi mauuu cobaaaa :d

  4. prih berkata:

    merangkainya untuk manik2 sering saat kami kecil, mendengar bubur jali pernah dan mengudapnya belum. Siip mbak, variasi kudapan dan sumber karbo, Terima kasih sharingnya Mbak, izin copy.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s