Ephemeral & Hypolimnas bollina

IMG_5744.JPG

Ephemeral:
adjective
1. Lasting for a very short time.

Ephemeral itu tema dari WPC minggu ini. Kata ini terdengar asing, untung saja nggak usah susah, Dailypost sudah menyediakan terjemahannya. Mungkin karena kata ini memang jarang dipakai ya. Jadi, ephemeral itu adalah sesuatu yang gampang hilang dalam waktu singkat.

Kira-kira apa yang bisa kutampilkan untuk tema ini, rasanya nggak punya stok foto sesuai tema. Akhirnya nggak sengaja saat Kopdar Peri di Taman Wisata Lebah kulihat rumpun bunga sebangsa kenikir. Di kelopak kembang kuning itu tertumbuk mata pada seekor kupu-kupu yang sedang hinggap mengisap sari bunganya. Dari jarak agak jauh itu terlihat kupu-kupu itu dari jenis Hipolymnas. Tapi sepertinya ada yang janggal. Kucoba ikuti terus.

Karena buat potret dengan telepon genggamku, jarak harus sedekat mungkin, untung saja sang kupu tidak terusik, hingga bisa kulihat lebih ditel. Ini tampilan sang kupu cantik.

IMG_5745.JPG

Dari teman blogger mbak Made Sri Andani, aku tahu ini jenis Hypolimnas bolina betina, kupu-kupu berenda. Kupu-kupu ini familiar, karena sudah pernah kufoto saat hinggap di semak-semak rumput ajeran. Kupu-kupu ini sangat cantik, warna sayapnya hitam dengan bintik-bintik putih di tepi sayap, mirip renda. Tetapi coba perhatikan seksama, antara sayap kiri dan kanan tidak sama, seperti ada bagian yang hilang. Apakah kupu-kupu ini terluka? Kasihan sekali ya, bagaimana sayap yang rapuh itu bisa robek? Kupu-kupu Hypolimnas ini jinak, mungkinkah dia sempat ditangkap seseorang lalu dilepaskan lagi?

25 thoughts on “Ephemeral & Hypolimnas bollina

  1. fajarnugrahaini2 berkata:

    Suka foto kupu2 dan bunga nya Mba, berasa kontras bgt..🙂 Btw, kupu2nya beneran anteng banget berarti ya Mba? hhmm.. udah jaraaaaaaangg banget aku liat kupu2 di Jakarta..😦

  2. Lyliana Thia berkata:

    Kadang aku bertanya2 bun… kalau sayap kupu2 ada yg robek, sakit nggak yaa…. hiks…

    bunga nya cantik Bun… sayangnya bunga salah satu benda yg ephemeral yah bun… hehehe…

  3. prih berkata:

    Sisi pengamat kupu dari Mbak Monda.
    Sobeknya sayap sang kupu tak mengurangi keelokan justru decak kagum kemampuan bertahan yang luar biasa ya Mbak.
    Salam

    • MS berkata:

      ah iya mbak…, pertemanan dunia maya ini saling menularkan virus minat sih, he..he..
      jadi tertarik liat2 kupu2 ya daro mbak Dani, banyak keindahan di sekitar yang luput dari perhatian

      iya gimana itu terbangnya apa nggak oleng ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s