Gara-gara Facebook

Copper Leaf

Dari notifikasi Facebook di email kutemukan mention dari mbak Lidya. Oooh ternyata Idah Ceris upload foto bunga dan bertanya nama bunga tersebut. Akibat sering bikin post tentang tanaman, sebagian teman rupanya sudah hafal kebiasaanku, terima kasih mbak Lidya yang sudah colek sampai aku muncul he..he.. dan menyebutku mungkin tau namanya.

Media sosial apa yang pertama diikuti? Akun pertamaku di sosmed itu Facebook. Dulu sih antusias untuk cari teman-teman lama, tapi tetap saja sangat jarang sekali isi status atau upload foto. Muncul di sana tuh lebih banyak hanya mengomentari status teman-teman lama yang telah lama berpisah tetapi akhirnya bisa bertemu di dunia maya. Belakangan dengan makin banyak sosmed populer baru , riuh rendah Facebook menyurut, teman sekolah sudah berkurang keaktifannya di sana, dan aku mulai buka jaringan baru dengan berteman dengan blogger yang sering mampir komentar di blog ini. Tapi ini pun tak lama, karena terlalu lama buka laman Facebook dan juga sosmed lainnya ini bikin pecah konsentrasiku yang memang suka agak kurang fokus mengisi blog. Akhirnya aku mundur dulu dari Facebook, Twitter, Instagram dan mulai mengurusi blog lagi.

Bunga yang sama seperti diunggah dek Idah itu pernah kufoto juga, kutemukan pagi hari saat jogging. Untungnya jadi early bird, bisa foto bunga yang baru mulai mekar bermandikan embun pagi. Tanaman ini lekat dalam ingatan karena pernah gagal tanam. Bungaku itu tak pernah berkembang sampai aku pindah rumah, mungkin karena tanahnya tak bagus atau aku yang kurang pengalaman, padahal tanamnya gampang, hanya dengan stek batang saja. Biasanya orang tanam bunga ini sebagai pembatas antar tanaman.

Walau familiar , tapi tetap saja tak paham namanya. Status Idah Ceris memaksaku googling dengan kata kunci bunga oranye, hasilnya nihil, lalu rubah kata kunci dengan daun coklat yang membawaku ke laman Wikipedia. Bunga ini bernama cantik , Chrysothemis pulchella, nama umumnya Sunset Bells, Black Flamingo, Copper Leaf atau Chrysothemis saja, tetapi nama setempat belum tau. Gara-gara status Facebook bisa tau nama bunga.

Dan gara-gara FB juga aku lihat foto bunglon kecoklatan yang diunggah teman lamaku, dia ini memang suka foto serangga dan binatang kecil. Karena kubilang aku foto bunglon hijau dan dia ingin lihat, makanya udah deh pasang di sini aja. Tak seperti dia yang pemotret handal, aku foto dengan hp, nggak begitu kelihatan sih. IMG_6015.PNG

48 thoughts on “Gara-gara Facebook

  1. Ping-balik: Keben | Kisahku
  2. eviindrawanto berkata:

    Wow keren. Jadi namanya sunset bells..Aku juga punya fotonya namun belum sempat bertanya sudah ada posting ini. Alhamdulillah. Terima kasih sudah berbagi, MM🙂

  3. Dila berkata:

    Mbaak sepertinya aku tau bunga ini, Ibuku punya. Ibuku sukaaaa banget sama tanaman, dedaunan, bunga2an.. asri banget sih emang rumah jadinya. Sayang nggak nurun sama aku mbak :”))

  4. prih berkata:

    mencari jawab dari colekan sahabat ya Mbak, sama koq mbak saya juga suka kurang perhatian tanaman baru kalau ada teman tanya, ubek mbah google.
    Selamat berakhir pekan

  5. Ded berkata:

    saya dari kecil sudah tau bunga ini mb, karena nenek suka merawatnya.
    Mudah tumbuh, tapi tidak boleh kebanyakan air, bisa busuk🙂

    • monda berkata:

      ooh sifatnya begitu ya…, akarnya juga kelihatan pendek da.., mungkin itu sebabnya nggak mau banyak air
      pantesan aku nggak berhasil
      trims da

  6. Gara berkata:

    Hwaa, kali ini komentar saya yang tidak masuk di sini, Mbak.
    Cantik bunganya. Warnanya yang kontras itu unik sekali, daunnya bahkan tidak berwarna hijau :hehe. Terlihat biru dari sini.

  7. Gara berkata:

    Bunganya cantik sekali, warna-warna di tanamannya itu kontras berpadu tapi sedap dipandang mata. Itu warna daunnya bukan hijau ya Mbak (baru sadar saya :haha).
    Setuju, ide dan informasi memang bisa datang dari mana saja :)).

  8. bintangtimur berkata:

    Ih, kelihatan kok mbak, itu kaki bunglonnya panjang…rada-rada geli gimana gitu, hehe, secara saya takut banget sama hewan melata yang kulitnya nggak rata kayak gini…langsung merindiiing!

  9. lieshadie berkata:

    Mbak Monda aku juga seperti dirimu….snap snip ber FB ..jarang update…mbuh ngerjain apa ngeblognya juga jarang hiks !

    Btw, itu bunga cinta abadi yaa..

  10. Idah Ceris berkata:

    Sunset Bells, bagus ya, Bund.😀
    Beberapa hari yg lalu, saya tabyakan ke penjual bunga. Katanya, nama lokalnya Cinta Abadi.😆

    Cantik bgtt mnrtky bunganya. Apalagi warna orens kesukaan saya.🙂

    Makasih udah berbagi ya, Bund.

  11. zaki19482 berkata:

    termasuk golongan naturalis. hehehehe…!!!! Yang suka tanam-menanam. Kalau saya suka tanaman tetapi…..hehehehe…!!! Saya termasuk” tangan panas” bukan yang “tangan dingin” Suka tanam tetapi tanamannya suka mati. hehehehe…..!!! tanaman yang sukses saya tanam cuman Pepaya. hehehehe…!!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s