Mengapa Jati Menggugurkan Daunnya?

Pohon jati ini terlihat meranggas ya…  kering kerontang tanpa ada penampakan daun-daunnya yang lebar itu. Inilah penampakan pohon jati di saat musim kemarau di sebuah perkebunan, yang tak sengaja ketemu karena kesasar yang membawa nikmat makan kolak duren

Pohon jati akan menggugurkan semua  daunnya pada saat musim kemarau di mana jumlah air terbatas. Pengguguran daun akan mengurangi penguapan air  dan dianggap sebagai mekanisme penghematan energi.

Jati (Tectona Grandis L), adalah salah satu tanaman keras bernilai ekonomis tinggi  dengan kayu terbaik untuk industri furnitur  ataupun bahan bangunan rumah. Tak hanya batangnya yang bermanfaat. Daun jati  yang lebar dan rimbun saat musim hujan digunakanan sebagai pembungkus makanan, misalnya untuk membungkus Nasi Jamblang Cirebon.  Daun  jati muda pun bermanfaat sebagai pewarna alami batik karena bisa menghasilkan warna merah kecoklatan.

(Foto ini bertema  Seasons.)

Iklan

12 respons untuk ‘Mengapa Jati Menggugurkan Daunnya?

  1. jarwadi berkata:

    mungkin karena dia sedang sedih, hihi
    eh kalau kata biologi untuk mengurangi penguapan pada musim kemarau

    • MS berkata:

      nah kira2 apa mbak yg bisa kita ambil pelajaran dari jati..
      menurutku sih kita perlu lihat sikon bila ketemu masalah ya, mengalah untuk menang
      trims mbak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s