Kabut di Masjid Raya Bayur

Masjid Raya Bayur

Sebuah masjid   indah hasil  kerja sama masyarakat  setempat dan kaum perantau kini menjadi persinggahan wisatawan untuk  menghadap Sang Khalik. Dari Bukittingi, setelah sampai di ujung kelok 44 belokkan kendaraan ke kanan ke arah Lubuk Basung. Lokasi tepatnya di Nagari Bayur,  kabupaten Agam.

Kabut mendung  sore itu melingkupi bangunan masjid paduan gaya Thailand dan Minangkabau. Udara sejuk dan ketenangan alam pesisir danau yang   syahdu bikin betah duduk di dalamnya menekur  penuh rasa syukur.  Kolam air mancur di bagian depan, tampilan yang banyak kulihat di masjid-masjid Minangkabau, pun  .  jadi tempat santai sesaat sebelum melanjutkan perjalanan.

Foto ini diikutsertakan dalam Lomba Foto Blog theordinarytrainer.com

14 thoughts on “Kabut di Masjid Raya Bayur

  1. nh18 berkata:

    Juri sudah datang ke sini dan melakukan penilaian
    Terima kasih telah berkenan ikut meramaikan lomba foto di blog saya
    Semoga sukses

    salam saya
    @nh18

  2. eda berkata:

    masya Allah.. dr jauh aja masjidnya udah kliatan cantik banget. apalagi kalo bisa sholat di sana.. adem banget pasti

  3. usagi berkata:

    inon ke masjid ini waktu liburan 2011 sama emakk,, masjidnya bagus,, airnya dingin ,,dan ada bedug gede,disana kalau gak salah itu bedug umurnya ratusantahun…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s