Blogwalking

Blogwalking sudah menjadi seperti satu kesatuan dengan blogging itu sendiri. Tanpa blogwalking  tak ada yang mengenal blog anda dan meninggalkan komen.

Kapan waktunya anda melakukan hal itu?

Biasanya kulakukan itu di sela-sela waktu kosong, maupun saat istirahat. Paling sering di kendaraan umum lewat hp, karena kalau harus menunggu di depan kompi terkadang tidak ada kesempatan.

Di bis sudah lazim melihat sesama penumpang sibuk dengan alat komunikasinya masing-masing.  Pernah kubayangkan apakah ada blogger lain di dalam bis kota ini? Tetapi rata-rata, kulihat mereka membuka jaringan  sosial seperti Facebook. Bagaimana rasanya jika kebetulan itu terjadi ?  Bagaimana bila tiba-tiba aku bertemu dengan si Usagi di bis? Hi..hi… tak mungkin, dia kan naik kereta. Atau bagaimana bila tiba-tiba di mall ketemu dengan Zee? Pernah kulihat seorang wanita dan putrinya kira-kira seumur Vaya disertai baby sitternya di escalator. Kalau itu Zee bagaimana ya ? Pasti jadi suasana yang heboh he..he…

Blogwalking dengan hp ini paling gampang meninggalkan komentar di sesama pengguna wordpress, langsung klik submit , komentar langsung terbit. Berkomentar di blogdetikpun tak terlalu repot.

Tetapi  di blogspot atau beberapa blog  self hosting agak susah  meninggalkan jejak. Di blogspot kulihat cara meninggalkan komentar berbeda-beda, ada yang gampang sekali submit,  hanya 2 langkah, ada juga  yang harus berjenjang, bahkan sampai 5 langkah,  sehingga memakan waktu lama.   Maka dari itu aku mohon maaf bila blogwalking ke blog teman-teman hanya membaca artikel sahabat tanpa meninggalkan jejak, atau bila sempat duduk di depan komputer aku akan kembali dan meninggalkan pesan.

Untuk diketahui blogku yang satu lagi juga di blogspot dan  posting ini terinspirasi dari komentar bu Edratna yang susah meninggalkan komentar di sana. Blog itu tak kuiisi dengan artikel baru, hanya untuk menampung link sahabat.