Between

photo

Between, di antara jalan kecil ini ada deretan kios kosong. Kios ini bukan kios terlantar, tetapi ini adalah kios yang hanya diisi pada hari-hari tertentu. Di desa-desa keadaan seperti ini sangat umum. Pedagang baru akan datang  berjualan pada hari pasar seminggu sekali. Makanya pasar di desa dinamakan sesuai dengan hari pasar dibuka, misal Pasar Kamis. Lokasi pasar tradisional ini di sebuah desa asal Inon Putri Usagi, di Sumatera Barat.

Cara Lain Menikmati Hujan Dan…. Kopi…

4 sore di Ranah  Minang selalu dihiasi  dengan guyuran air hujan, terkadang hanya rinai tak berarti,  terkadang hujan selebat-lebatnya. Tetapi hambatan alam ini tak  mau dipakai     sebagai  alasan membatalkan  rencana yang telah disusun.      Bahkan kalau perlu ditunggu  saja sampai hujannya reda.  Jadi, tak perlu hari hujan diisi hanya dengan bermuram durja atau menarik selimut agar kembali lelap.

Sedang asyik berpose di dasar Ngarai Sianok,  mendung yang sedari tadi menggantung berubah menjadi gerimis, lebih  baiklah  berteduh dulu di pondok dan menikmati minuman hangat. Begitupun ketika mendekati Lembah Anai hujan sangat lebat, untunglah ketika tiba di tempat hanya tinggal gerimis saja. Hasrat terpendam untuk duduk di batu gunung besar sedekat mungkin ke air terjun  terkenal itupun  tercapai sudah. Puaaaas …… sambil ditutup dengan  mencerna durian lezat… si kucing lalok. Baca lebih lanjut