Berpikir Positif Berkomentar Positif

Berpikir positif itu yang harus kita lakukan setiap saat. Belakangan ini  aku terusik hampir-hampir muak (kalu kecek  wong Plembang lah malek nian aku ni artinya kalau kata orang Palembang aku sudah sangat muak)  karena banyak artikel di media diakhiri dengan  kata-kata menyindir atau menghujat keadaan negeri  ini : “Mereka berjuang tanpa subsidi tanpa korupsi”.

Di kolom tetap Parodi yang terdapat di Kompas Minggu tanggal  29 Mei 2011  tulisan Samuel Mulia  berjudul Berpikir Positif berkata begini  (sengaja kukutip satu paragraf penuh tanpa disunting) :

“Kenegatifan itu secara konkret diwujudkan melalui getar yang tak terlihat pada lingkungan di sekitar kita. Karena kepala berpikir negatif, maka aksinya negatif. Maka benarlah kalau ada yang mengatakan, semua terjadi seperti apa yang diyakini. Saya yakin tertangkap, maka saya tertangkap. Teman saya berbeda. Ia yakin barang hilangnya akan datang esok hari, maka benar terjadi keesokan harinya ia menerima apa yang diyakininya itu”

Maka suka sekali ketika beberapa waktu lalu  menemukan di blogroll mbak Hilsya ada blog Indonesia Proud dengan  tagline dari kutipan syair lagu Indonesia Raya, bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya. Blog ini mengkhususkan  artikel tentang prestasi anak bangsa. Salut.

Sharing Mama Susi

Sharing Mama Susi adalah tagline (apa ya  terjemahan Indonesianya) dari blog kepunyaan mbak Susindra dari Jepara. Berbagi, seperti itulah isi blog ibunda dari 2 anak yang baru saja memilih untuk bekerja penuh di rumah dan menjadi bloggerwati. Banyak kisah-kisah seru yang diceritakannya.

Mbak Susindra (ternyata adalah gabungan nama beliau dan sang suami),  belum lama kukenal, baru beberapa bulan saja.  Namanya belum pernah kulihat di komen para sahabatku dan  ternyata memang kita belum berada  dalam satu lingkaran pertemanan yang sama. Maka ketika pertama kukunjungi blognya kucoba cari tahu tentang teman baru ini. Seperti biasa kulakukan, yang pertama kulihat adalah beberapa posting awalnya karena seringkali pemilik blog lebih banyak  menceritakan tentang diri dan keluarganya di sana. Kenyataannya mbak Susi sudah lama menjadi blogger, bahkan pernah punya blog  lain yang sekarang sudah terlenyapkan .

Ada beberapa kesamaanku dengan mbak Susi. Dan inilah beberapa artikel yang sempat kubaca Ceri Jawa dan  Tarzan  a la Susi, artikel menceritakan pengalaman masa kecil mbak Susi yang senang memanjat pohon,  persis sama dengan tingkahku dulu di  Pohon Kersen .

Ada kisah lucunya mbak Susindra di sini, dia terlalu asyik makan buah kersen sampai tidak sadar hari itu adalah salah satu hari di bulan Ramadhan dan banyak orang yang melihat kejadian itu.

Artikel yang lain tentang lagunya  Eric Clapton. Kami  berdua menyukai lagu yang sama, bahkan ada kisah romantis di balik lagu ini buatku, persembahan si papa (ehm..ehm..tak usah diceritakan ah). Satu lagi artikelnya yang menarik Sentilan dari Orang Perancis, membaca cerita ini membuat kuping orang Indonesia merah, baca sendiri saja ya di blognya Susindra.

Pesan buat mbak Susi dariku hanya tolong tambahkan widget Search, karena untuk kembali mencari artikel yang pernah kubaca agak sulit, harus melihat satu persatu di Arsip.  Satu permintaan khusus dariku yang suka sejarah yaitu laporan pandangan mata  cerita tentang Benteng Jepara,  yang info keberadaannya  kudapat dari pak Mars. Terima kasih sebelumnya mbak Susi.

 

Rusa Bawean

Topic #123 adalah usulan dari tim Post A Day 2011 untuk menulis  tentang blog lain yang menjadi sahabat penulis. Ide ini cocok dengan keinginanku untuk mengenal lebih dekat Rusa Bawean.

Rusa   mengomentari  artikel 2 hari lalu tentang foto rusa totol  : “gak ada Rusa Bawean-nya ya di situ ?” (maksudnya di Prambanan)

Rusa Bawean (Axis kuhlii)

Setelah mencari-cari,  artikel di Wikipedia tentang Rusa Bawean   ternyata kalah lengkap dari artikelnya mas Alamendah di sini.

Rusa Bawean  (Axis kuhlii)adalah hewan endemik  , artinya hanya ditemukan di pulau Bawean.  Rusa ini lebih kecil dari kebanyakan rusa lainnya. Tubuhnya yang mungil ini menyebabkan ia bisa berlari kencang. Di habitat aslinya, Rusa terancam kepunahan, jumlah hewan dewasa kurang dari 250 ekor, sehingga menurut  IUCN red list termasuk kategori kritis.  Untuk mengatasinya dibuat Suaka Margasatwa Pulau Bawean dan penangkaran. Ingin tahu lebih jauh ke mas Alamendah saja ya.

Pulau Bawean itu terletak di utara pulau Jawa dan berada dalam wilayah  Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Mereka berbahasa Bawean dan menyebut dirinya orang Boyan karena dialek Malaysia dan Singapura (orang Bawean banyak yang merantau ke sana).

Peta Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur

Rusa Bawean adalah juga nama sebuah blog yang belum lama kukenal. Pemilik blog ini selalu  menyebut dirinya rusa. Dia berasal dari pulau Bawean dan ingin mengangkat pulau itu termasuk budaya dan hewan asli pulau itu. Blognya sendiri  berisi berbagai macam hal, antara lain  wisata  dan kuliner. Dan asyiknya lagi si rusa ini sudah memenangkan berbagai kompetisi, yang terbaru menang di kategori  bronze di ajang Indonesia Sehat Blogger Award 2011 .

Artikelnya baru sedikit yang kubaca, tapi salut dengan usahanya untuk mengangkat pulau ini, salah satu wujud cinta tanah air bukan?  Bahasa tulisannyapun enak dibaca, dengan gaya campur-campur he..he..

Sumber Foto : Wikipedia

Lem Sangkek Asoy

Lem menurut http://kamusbahasaindonesia.org adalah barang cair atau liat, dipakai untuk merekatkan sesuatu pada barang lain ; perekat.

Lem banyak macamnya, lem kertas, lem kayu, lem besi,lem kaca, lem tikus, bahkan ada yang menggelari  lem ajaib (katanya…) yaitu lem yang banyak dijual di perempatan lampu merah dan di dalam bis kota, yang konon katanya bisa merekatkan apa saja. Ada lem yang berbau khas, sampai pernah dahulu timbul istilah ngelem, kebiasaan mencium bau lem yang dikaitkan dengan ketergantungan atau adiksi.

Di kantor pos disediakan semangkok lem yang terbuat dari tepung kanji yang dilarutkan untuk merekatkan perangko di atas amplop, atau bila lem sudah habis, merekatkan perangko cukup dijilat saja :P,  jika di rumah kehabisan lem, rekatkan saja pakai nasi 😀 Atau  teman mengetahui ada jenis lem darurat lainnya? Bisa berbagi cerita?

Jadi bertanya-tanya “lem”, mengapa sesingkat itu namanya? . Dari mana asal katanya? (Posting iseng, karena melihat ada sebotol lem hampir kering di meja).

Lain pula dengan kantong plastik yang sebaiknya dikurangi pemakaiannya. Ada yang menyebutnya kantong kresek, mungkin  karena suara yang timbul bila plastik digesekkan, tetapi ada pula yang menyebutnya  sangkek (keranjang)  asoy, istilah di daerah Palembang sekitarnya,  siapa yang pertama kali  iseng menyebutnya demikian?. (basing bae  ngapolah nak  nulis cak iko nian )

Weekly Photo Challenge : Wild Life

Rusa totol (Axis axis) di Taman Wisata Candi Prambanan

Rusa Totol yang berasal dari India ini berada di Taman Wisata Candi Prambanan.  Foto diambil setahun lalu. Status konsernvasinya LC (Least Concern) yang berada di urutan terbawah dari klasifikasi status karena jumlahnya yang masih sangat banyak.

This chital or cheetal  deer (Axis axis),  also called spotted deer  means rusa  totol in Indonesian. I captured this picture at Prambanan Temple Park, Central Java, Indonesia.

Originated from India and conservation status of these deer is listed  Least Concern because it occurs in a very wide range and  are many large populations.