Perjalanan Mangarapintu

Kisah  terciptanya huruf Batak belum pernah kuketahui, tak seperti kisah  Aji Saka dan hanacaraka  yang sudah banyak dibukukan dan telah kukenal sejak kecil.  Ketika sedang mencari info tentang buku Tintin et Le Pustaha, tak sengaja kutemukan kisah ini.

Ama ni si Mangarapintu sedang mengerjakan sentuhan akhir pembuatan rumahnya. Sudah menjadi kebiasaan di kampung, sebelumnya para tetangga dan sanak kerabat sudah bergotong royong  membantu mencarikan kayu di hutan untuk rangka rumah. Kini karena pekerjaan berat tak banyak lagi maka  hanya tinggal dia dan anaknya yang bekerja.

Baca lebih lanjut

Tintin dan Aksara Batak

Artikel di majalah Tempo beberapa waktu lalu membuatku terkejut. Sebagai penggemar Tintin terkaget-kaget ada serial Tintin yang terbit dua bahasa dalam satu buku, Perancis dan Batak Toba. Tak hanya berbahasa Batak, tetapi juga ditulis dalam aksara Batak. Kisahnya tentang petualangan Tintin  dan kapten Haddock yang tentu saja disertai Snowy mencari pustaha yang hilang dari museum.  Pencarian ini membawa mereka ke Tano Batak.  Judulnya Tintin et le Pustaha. Baca lebih lanjut